• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 19 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Kisah Pemuda 24 Tahun yang Jaga Ibunya selama Ibadah Haji

08/05/2026
in Berita
Kisah Pemuda 24 Tahun yang Jaga Ibunya selama Ibadah Haji

Foto: kompas.com

71
SHARES
548
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PEMUDA 24 tahun dengan ikhlas menjaga dan mengurusi ibunya selama ibadah haji. Di tengah lautan manusia di Masjidil Haram, bibir Tsamrotul Fuadah (53) terus melantunkan doa-doa di atas kursi rodanya.

Di belakang kursi roda tampak pemuda berusia 24 tahun, Muhammad Amri Lubab, dengan telaten mendorong kursi roda yang diduduki ibunya.

Air mata calon haji asal Tangerang Selatan itu pun pecah karena dapat melihat Kabah untuk pertama kalinya sekaligus terharu melihat bakti luar biasa dari sang putra. Rasa syukur dia ucapkan karena dapat berhaji setelah penantian belasan tahun.

“Saya tidak bisa melukiskan dengan kata-kata, setelah menjalankan umroh wajib, terutama dengan semangat anak saya yang membuktikan baktinya kepada ibunya,” tutur Fuadah, dikutip dari berbagai sumber.

Pemuda itu mendedikasikan waktunya untuk menjadi tumpuan sang ibu. Bahkan, ketika Fuadah menawarkan untuk menyewa jasa pendorong kursi roda profesional saat melakukan tawaf dan sa’i, Amri langsung menolaknya.

Memeluk erat putranya, Fuadah menirukan jawaban tegas Amri kala itu. “Jangan, Ma. Biarkan ini menjadi takzim Amri kepada Mama hari ini. Jangankan mendorong, menggendong Mama pun Amri siap. Amri ingat cerita Mama tentang sahabat Nabi, Uwais,” kata Fuadah.

Baca juga: Kemenhaj Larang Tur Kota bagi Jemaah Haji Sebelum Puncak Haji Selesai

Kisah Pemuda 24 Tahun yang Jaga Ibunya selama Ibadah Haji

Amri mendorong sang ibu memutari Kakbah sebanyak tujuh kali, kemudian mengulangi prosesi yang sama untuk ibadah umrohnya sendiri di hari yang sama. Segala kebutuhan ibunya ia tangani secara mandiri, termasuk mencuci pakaian setiap hari dan menolak keras menggunakan jasa binatu.

“Tenaganya biarkan habis buat merawat ibunya. Alhamdulillah, saya diberikan ‘obat’ yang luar biasa dari anak saya. Saya tidak takabur, namun saya bersyukur dengan pendidikan yang saya berikan dari rumah. Allah menunjukkannya di sini,” puji Fuadah dengan raut wajah bangga dan terharu.

Dari atas kursi rodanya, dengan tatapan penuh kasih memandangi Amri, sebuah doa tulus mengangkasa di langit Tanah Suci.

“Ya Allah, jadikanlah anak saya penyejuk hati keluarga. Jauhkanlah ia dari orang-orang zalim, dan berilah ia kebahagiaan dunia akhirat. Dan semoga, haji kami semua dicatat sebagai haji yang mabrur,” ucapnya.

Kehadiran Amri di Tanah Suci sebetulnya adalah untuk menggantikan posisi sang ayah yang berpulang ke Rahmatullah pada 24 Desember 2024 akibat penyakit jantung.

Sejak 15 tahun lalu, Fuadah dan mendiang suaminya telah mendaftar untuk bisa menunaikan rukun Islam kelima ini bersama-sama.

Tepat sehari sebelum keberangkatannya, pada 22 April pagi, Fuadah kembali mendapat ujian. Di tengah suka cita acara pelepasan jemaah di Masjid Islamic Center BSD, Fuadah tersandung anak tangga yang tak disadarinya.

Insiden jatuh itu sangat fatal. Ia harus dievakuasi menggunakan ambulans dan kursi roda, melalui serangkaian drama medis dari asrama haji Cipondoh hingga RSUD Kota Tangerang.

Diagnosis awal menunjukkan adanya robekan otot, sebuah vonis yang seolah siap mengubur impian hajinya. Beruntung, keajaiban datang saat tim dokter pada akhirnya menyatakan ia tetap memenuhi syarat terbang.

Perjalanan udaranya pun harus dilakukan terpisah dari rombongan. Menggunakan ambulans, ia difasilitasi kursi kelas bisnis oleh ketua kloter pada penerbangan Garuda Indonesia guna menjaga kondisi kakinya.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Ujian fisiknya belum tuntas. Setibanya di Madinah, rontgen di Saudi German Hospital mengungkap adanya patah tulang melingkar di bawah lutut. Fuadah harus melewati operasi selama lima setengah jam dan menjalani masa pemulihan intensif.

Kelancaran ibadah Fuadah tentu tak lepas dari dukungan lingkungan sekitarnya. Teman-teman sekamarnya menjelma bak keluarga kandung yang bergantian membantu meracik obat, menyiapkan asupan berprotein tinggi, hingga menuntunnya ke kamar mandi.

Di sisi lain, kesigapan Tim Lansia dan Disabilitas (Landis) serta Tim Kesehatan PPIH Arab Saudi turut memberikan rasa aman. Sugita Esadora, selaku petugas Tim Landis Daker Makkah, menjelaskan bahwa pendampingan ekstra memang disiapkan sejak di Madinah hingga Makkah.

“Petugas haji selalu membantu kebutuhan harian calon haji di hotel, mulai dari mandi, hingga hal-hal yang bersifat personal. Tim kesehatan juga melakukan visitasi secara rutin, hingga tiga kali sehari untuk memastikan kondisi fisik jamaah calon haji tetap stabil,” papar Sugita.

Kini, jelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Fuadah bersiap melakukan kontrol lanjutan di rumah sakit Makkah bersama lima dokter spesialis dari PPIH. [Din]

Tags: Kisah Pemuda 24 Tahun yang Jaga Ibunya selama Ibadah Haji
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tiga Tantangan Orang Tua Masa Kini

Next Post

Ayah, Kenali 7 Kalimat Sakti untuk Anak

Next Post
Ayah, Kenali 7 Kalimat Sakti untuk Anak

Ayah, Kenali 7 Kalimat Sakti untuk Anak

Kisah Chagatai Khan, Cucu Jengis Khan yang Memeluk Islam

Kisah Chagatai Khan, Cucu Jengis Khan yang Memeluk Islam

Perhatikan Aturan Barang Bawaan Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Perhatikan Aturan Barang Bawaan Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9134 shares
    Share 3654 Tweet 2284
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    692 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1211 shares
    Share 484 Tweet 303
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4134 shares
    Share 1654 Tweet 1034
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11697 shares
    Share 4679 Tweet 2924
  • Kepompong Corona

    262 shares
    Share 105 Tweet 66
  • AHA Commerce Sediakan Layanan Pengelolaan E-Commerce Secara Terintegrasi

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2358 shares
    Share 943 Tweet 590
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga