• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 9 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Membiasakan Kebiasaan Baik pada Anak

02/06/2025
in Parenting, Unggulan
Membiasakan Kebiasaan Baik pada Anak

Membiasakan Kebiasaan Baik pada Anak (foto: pixabay)

105
SHARES
810
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MEMBIASAKAN kebiasaan baik pada anak. Ibu juga harus berbuat seperti yang diperbuat Ayah, melarang anak tidur siang karena kebiasaan tidur siang menimbulkan rasa malas dan mengharuskannya tidur malam dengan cara tidur yang baik agar anggota badannya bisa nyaman.

Anak harus dibiasakan sederhana dalam masalah tempat tidur, makanan dan pakaian, dibiasakan banyak bergerak, berjalan dan olahraga, agar tidak membuat badannya menjadi malas dan lemah.

Anak harus dilarang membanggakan sesuatu yang dimiliki orangtuanya kepada teman-temannya, dibiasakan tawadhu’ dan menghormati orang lain.

Anak dilarang mengambil sesuatu pun dari anak lain, dia harus diberi tahu bahwa mengambil barang orang lain adalah perbuatan hina.

Anak dibiasakan agar tidak meludah di dekat tempat duduknya, tidak mengeluarkan ingus dari hidung, tidak menguap di hadapan orang lain, tidak menumpangkan sebelah kaki di atas kaki yang lain dan tidak boleh terlalu banyak berbicara.

Baca Juga: Kebiasaan Baik Suami Istri di Malam Hari

Membiasakan Kebiasaan Baik pada Anak

Anak dibiasakan tidak berbicara kecuali sekadar memberi jawaban, harus mendengarkan perkataan lawan bicaranya, terlebih lagi orang yang lebih tua darinya.

Selain itu, anak dilarang ikut nimbrung dalam pembicaraan dan tidak boleh mencuri dengar perkataan orang lain. Anak diberi mainan yang baik sepulang dari sekolah agar dia bisa melepaskan lelah dari belajar.

Dikatakan dalam sebuah pepatah, “Hati yang beristirahat bisa membangkitkan zikir.” Anak dibiasakan taat kepada kedua orangtua dan gurunya.

Jika anak sudah berumur tujuh tahun, dia harus disuruh mengerjakan shalat dan tidak ada kelonggaran untuk meninggalkan shalat ini, agar dia terbiasa. Anak harus ditakut-takuti tentang dusta, khianat.

Jika dia sudah menginjak usia remaja, semua masalah ini harus dijabarkan.

Ketahuilah bahwa makanan itu sama dengan obat. Tujuan dari makanan adalah menguatkan badan untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah.

Tidak ada yang abadi dengan dunia. Kematian pasti memutus kenikmatannya, yang setiap saat sudah siap menunggu.

Orang yang berakal ialah yang mencari bekal untuk akhiratnya. Jika pertumbuhan dirinya baik, hatinya pun akan baik, sebagaimana batu mulia yang sudah dibentuk dengan baik.

Sahl bin Abdullah berkata, “Saat itu, aku masih berumur tiga tahun. Suatu malam, aku bangun dari tidur dan menunggui shalat pamanku, Muhammad bin Siwar.

Suatu hari, paman berkata kepadaku, “Tidakkah engkau mengingat Allah yang telah menciptakan dirimu?”

Baca Juga: Dua Sifat Manusia yang Menjauhkan dari Allah

Mengingat Allah

“Bagaimana aku mengingat-Nya?” aku balik bertanya.

“Katakan di dalam hatimu tiga kali tanpa menggerakkan lidah, ‘Allah besertaku. Allah melihatku. Allah menyaksikan aku’.”

Jika malam hari aku mengucapkan di dalam hati yang seperti itu, hingga dapat mengenal-Nya. Lalu paman berkata lagi kepadaku, “Ucapkan yang seperti itu setiap malam sebelas kali.”

Maka kulakukan sarannya sehingga di dalam hatinya ada sesuatu yang terasa nikmat. Setahun kemudian, paman berkata kepadaku.

“Jaga apa yang sudah kuajarkan kepadamu dan terus laksanakan hingga engkau masuk ke liang kuburmu.”

Maka sarannya itu terus kulaksanakan hingga aku benar-benar merasa kenikmatan di dalam batinku. Kemudian paman berkata kepadaku,

“Wahai Sahl, siapa yang Allah besertanya, melihat dan menyaksikan dirinya, maka mana mungkin dia akan mendurhakai-Nya? Jauhilah kedurhakaan.”

Setelah itu, aku melanjutkan perjalanan ke sekolah untuk menghapalkan Al-Qur’an, yang saat itu umurku baru enam atau tujuh tahun.

Setelah itu, aku banyak berpuasa, makan hanya dengan roti dan setiap malam mendirikan shalat.[ind]

Sumber: Minhajul Qashidin, Jalan Orang-orang yang Mendapat Petunjuk, Ibnu Qudamah, Pustaka Al-Kautsar, tanpa tahun.

Tags: membiasakaan kebiasaan baik pada anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hidup Berharap Tanpa Musuh Adalah Mustahil

Next Post

203 Ribu Jemaah Haji Reguler Indonesia Siap Masuki Masa Tenang Menjelang Puncak Haji

Next Post
203 Ribu Jemaah Haji Reguler Indonesia Siap Masuki Masa Tenang Menjelang Puncak Haji

203 Ribu Jemaah Haji Reguler Indonesia Siap Masuki Masa Tenang Menjelang Puncak Haji

Palestina, Asqalan, dan Negeri Akhir Zaman

Palestina, Asqalan, dan Negeri Akhir Zaman

Dunia Anak adalah Dunia Bermain

Mendidik itu bukan sekadar Menyayangi

  • Teluk Manado Sulawesi Utara jadi Lokasi Menyelam Terbaik di Bumi

    Teluk Manado Sulawesi Utara jadi Lokasi Menyelam Terbaik di Bumi

    122 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Jangan Terbawa Arus

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    201 shares
    Share 80 Tweet 50
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Resep Singkong Keju Goreng

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1642 shares
    Share 657 Tweet 411
  • 7 Akun Instagram Influencer Dakwah yang Bikin Kita Nggak Ketinggalan Berita Terkini

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Kebijaksanaan Nabi Sulaiman ketika Memutuskan Perkara Dua Orang Ibu yang Berselisih karena Anaknya Dibawa Serigala

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Wanita yang Mendapat Salam dari Rabbnya

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga