SHANUM Zahsy Askanah, siswi kelas 3 SDIT An-Najiyah asal Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Hafiz Indonesia 2026.
Siswi berusia 8 tahun itu merupakan putri pasangan Abi Vito Fharnenko dan Umi Yuni Anggraini.
Shanum mulai menghafal Al-Qur’an sejak usia 4 tahun dengan bimbingan orang tua dan guru mengajinya.
Proses pembelajaran yang dilakukan secara bertahap tersebut membawanya hingga berhasil lolos ke tahap nasional dalam ajang tersebut.
Pada Wisuda Akbar Hafiz Indonesia 2026, Shanum tampil di hadapan dewan juri dengan kemampuan hafalan dan bacaan Al-Qur’an yang dinilai baik.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Dalam kompetisi tersebut, ia berhasil menempati posisi Juara 2 serta menerima penghargaan kategori Ajmal (bacaan terindah).
Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ibu Shanum, Yuni Anggraini, mengaku tidak menyangka putrinya dapat mencapai prestasi di tingkat nasional.
Ia menyebut capaian tersebut sebagai hasil dari proses pembelajaran yang dilakukan sejak usia dini.
Penampilan Shanum dalam ajang tersebut mendapatkan perhatian dari para juri dan penonton.
Dibimbing Sejak Dini, Shanum Asal Riau Ukir Prestasi di Hafiz Indonesia 2026
Baca juga: Kenali Hafizah Muda Peraih Juara 2 Dubai International Holy Quran Award 2026, Hafizah Aisyah Arrumi
Bacaan Al-Qur’an yang ditampilkan dinilai memiliki penghayatan yang baik serta ketepatan dalam pelafalan.
Setelah mengikuti ajang Hafiz Indonesia 2026, Shanum dilaporkan melanjutkan aktivitasnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan hafalan Al-Qur’an.
Ia juga disebut bergabung dengan sebuah program dakwah digital Ngajilah TV di bawah pembinaan Muzammil Hasballah.
Program tersebut berfokus pada pengembangan dakwah dan pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak dan remaja.
Keikutsertaan Shanum diharapkan dapat menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan dalam memperkuat kemampuan hafalan dan bacaan Al-Qur’an.
Ajang Hafiz Indonesia sendiri merupakan kompetisi tahunan yang menampilkan peserta anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an.
Kegiatan ini menjadi salah satu wadah pembinaan generasi muda dalam bidang keagamaan.[Sdz]





