DRAMA Korea Teach You a Lesson menjadi salah satu tontonan yang menarik perhatian karena mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat, yaitu dunia pendidikan. Berbeda dengan drama sekolah pada umumnya yang berfokus pada kisah persahabatan atau percintaan remaja, serial ini justru mengupas persoalan yang lebih serius seperti perundungan (bullying), kekerasan di sekolah, lemahnya disiplin, hingga hubungan antara guru, orang tua, dan siswa. Drama ini diadaptasi dari webtoon Get Schooled dan menceritakan sebuah lembaga khusus yang ditugaskan pemerintah untuk menangani berbagai masalah di lingkungan sekolah dengan cara yang tegas.
Meski dibalut adegan aksi yang dramatis, pesan utama yang ingin disampaikan sebenarnya bukan tentang hukuman fisik, melainkan pentingnya tanggung jawab semua pihak dalam membentuk karakter anak. Banyak kasus di dalam drama memperlihatkan bahwa kenakalan siswa tidak muncul begitu saja. Ada anak yang tumbuh tanpa perhatian orang tua, ada yang dimanjakan secara berlebihan, bahkan ada pula yang menjadi korban lingkungan yang tidak sehat.
Jika dikaitkan dengan kondisi di Indonesia, persoalan tersebut terasa sangat relevan. Kasus perundungan di sekolah masih sering terjadi. Tidak sedikit guru yang merasa kesulitan menegakkan disiplin karena khawatir tindakannya disalahartikan. Di sisi lain, sebagian orang tua cenderung langsung membela anak tanpa mencari tahu duduk permasalahan yang sebenarnya. Akibatnya, komunikasi antara rumah dan sekolah menjadi kurang harmonis.
Baca Juga: Suami Meninggal, Begini Cara Single Parent Mendidik Anak
Belajar Pengasuhan dan Pendidikan dari Drama Korea Teach You a Lesson
Padahal, pendidikan karakter tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada guru. Rumah merupakan sekolah pertama bagi setiap anak. Sikap jujur, menghargai orang lain, bertanggung jawab, serta mampu mengendalikan emosi dibentuk sejak anak berada di lingkungan keluarga. Ketika orang tua hanya fokus pada nilai akademik tetapi mengabaikan pembentukan karakter, anak berpotensi mengalami kesulitan dalam bersosialisasi.
Drama Teach You a Lesson juga mengingatkan bahwa guru membutuhkan dukungan dari orang tua. Guru bukan hanya pengajar mata pelajaran, tetapi juga pembimbing yang membantu anak berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Karena itu, ketika terjadi masalah di sekolah, langkah terbaik adalah membangun komunikasi terbuka, bukan saling menyalahkan.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Di Indonesia sendiri, penerapan disiplin positif semakin banyak diperkenalkan di berbagai sekolah. Pendekatan ini mengajarkan anak untuk memahami konsekuensi dari setiap tindakan tanpa menggunakan kekerasan. Anak diajak berdialog, belajar bertanggung jawab, dan memperbaiki kesalahannya. Pendekatan seperti ini dinilai lebih efektif dalam membangun karakter dibandingkan hukuman yang hanya menimbulkan rasa takut.
Pesan lain yang dapat dipetik dari drama ini adalah pentingnya keberanian untuk melindungi korban. Banyak kasus perundungan terus berlangsung karena orang-orang di sekitarnya memilih diam. Baik guru, teman, maupun orang tua memiliki peran untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua anak.
Pada akhirnya, Teach You a Lesson mengajak penonton untuk merenungkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kualitas karakter peserta didik. Bagi Indonesia, pelajaran terbesar dari drama ini adalah bahwa pengasuhan yang penuh perhatian, kerja sama yang baik antara orang tua dan sekolah, serta pendidikan karakter yang konsisten merupakan fondasi penting untuk melahirkan generasi yang cerdas, berempati, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai tersebut jauh lebih relevan untuk diterapkan daripada cara-cara ekstrem yang ditampilkan demi kepentingan dramatisasi cerita. [DW]





