• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 15 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Ayah Bunda, Ini 5 Love Language ke Anak yang Perlu Orang tua Ketahui

23/12/2025
in Parenting, Unggulan
Hati-Hati dengan Lingkungan, Anak Nakal Itu Banyak Disebabkan Lingkungan

foto: pixabay

126
SHARES
973
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AYAH Bunda, love language apa yang biasa orang tua terapkan ke anak? Selain kepada pasangan, ternyata anak juga membutuhkan Bahasa Cinta agar terpenuhi rasa kasih sayangnya. Yuk simak.

Penulis buku dan motivator parenting dari Rumah Pintar Aisha Randy Ariyanto W. menulis tentang bahasa cinta orang tua kepada anak. Berikut ulasannya.

Ayah Bunda, dalam sebuah buku yang berjudul The Five Love Languages: How to Express Heartfelt Commitment to Your Mate karya Gary Chapman, ada lima cara untuk menyatakan dan merasakan cinta.

Baca Juga: 5 Love Languages yang Perlu Kamu Ketahui Agar Hubunganmu dengan Pasangan Semakin Harmonis

Ayah Bunda, Ini 5 Love Language ke Anak yang Perlu Orang tua Ketahui

Kelima cara inilah yang membuat orang atau anak merasa dicintai. Apa saja kelima bahasa cinta itu?

1. Ada anak yang suka sentuhan fisik

Misalnya suka dipeluk, dibelai, dirangkul, dicium pipi, dipegang tangannya, digandeng saat berjalan kalau laki-laki biasanya dengan tepukan di pundak.

2. Ada anak yang suka dipuji perilakunya, penampilannya, karyanya, prestasinya dan dihargai hasil pekerjaannya.

Atau kalau perempuan, mereka senang dengan pujian seperti cantik, lembut, penyayang. Termasuk juga bahasa cinta verbal seperti aku sayang kamu ya nak, aku cinta kamu ya nak, kamu cantik sekali hari ini dsb.

3. Ada bahasa kasih waktu yang berkualitas

Misalnya suka ditemenin, suka diajak jalan-jalan, suka diajak makan, suka ditemenin dan didengerin ceritanya. Anak yang bahasa kasihnya quality time ia suka kalau orang tuanya punya waktu buatnya.

4. Ada yang bahasa kasihnya itu minta dilayani.

Misalnya ia sangat suka sekali kalau diambilin air minum, dibawain makanan, di bawakan tasnya, dibukakan pintu mobilnya, dimasakan makanan kesukaannya, disiapkan semua kebutuhannya.

5. Terakhir, ada yang bahasa kasihnya diberi hadiah

Dikejutkan dengan kue ulang tahun, diberi hadiah saat juara, saat berprestasi dll. Termasuk juga saat kita pergi ke kota lain kita bawa oleh-oleh untuk mereka.

Saat kita keluar pergi ke supermarket kita bawa snack kesukaannya. Saat kita keluar rumah kita bawakan makanan kesukaannya.

Kita sebagai orang tua harus jeli dan tahu, kira-kira dari 5 bahasa kasih ini, yang manakah bahasa kasih yang paling utama/dominan pada anak kita itu.

Kita memang suka dengan kelima bahasa kasih itu, kita suka dipuji, dilayani, ditemenin, diberi hadiah dan sentuhan fisik seperti dipeluk.

Tapi dari kelima bahasa kasih itu, coba ayah bunda perhatikan yang manakah yang paling anak sukai.

Setiap anak memiliki bahasa kasih yang berbeda-beda, maka ketahui dan pahami bahasa kasih masing-masing anak. Lalu, tunjukkan rasa cinta dan sayang Ayah Bunda dengan bahasa kasih yang paling anak sukai.[ind]

Tags: Ayah Bundabahasa cintaIni 5 Love Language ke Anak yang Perlu Orang tua Ketahuilove languagelove language anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hukum Shalat Laki-laki yang Sudah Uzur dan Statusnya sebagai Imam

Next Post

Hidayah Mengubah Masa Lalu

Next Post
Jangan Sia-siakan Waktu

Hidayah Mengubah Masa Lalu

Adab Left Group

Istri Meminta Wali Menegur Suami karena Menyimpan Foto Wanita Lain

Jus Melon dan Stroberi dapat Mengatasi Efek Samping Pusing dan Mual

Jus Melon dan Stroberi dapat Mengatasi Efek Samping Pusing dan Mual

  • Dakwah Mendunia: Ustaz Muda Indonesia Gaungkan Al-Quran di Selandia Baru

    Dakwah Mendunia: Ustaz Muda Indonesia Gaungkan Al-Quran di Selandia Baru

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1923 shares
    Share 769 Tweet 481
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8070 shares
    Share 3228 Tweet 2018
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3573 shares
    Share 1429 Tweet 893
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11207 shares
    Share 4483 Tweet 2802
  • Bacaan Doa Iftitah sesuai Sunnah Rasulullah

    203 shares
    Share 81 Tweet 51
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    653 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4172 shares
    Share 1669 Tweet 1043
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga