• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 1 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Menjadi Pemimpin Itu Tidak Mudah

03/07/2024
in Khazanah
Cara Memilih Pemimpin, antara Amanah tapi Kurang Profesional atau Profesional tapi Kurang Amanah

(foto: pixabay)

138
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENJADI pemimpin itu tidaklah mudah, lebih mudah menjadi manajer. Kenapa begitu? Karena manajer bekerja pada tataran teknis terkait job desk, prosedur kerja, pendelegasian tugas dan lain sebagainya.

Sedangkan pemimpin bekerja pada tataran psikis: mengarahkan, menyelaraskan, memotivasi dan menginspirasi tim.

Menjadi Pemimpin Itu Tidak Mudah

Ummu Faza (Heartly Leader) menjelaskan, idealnya, seorang manajer adalah juga seorang pemimpin, dan seorang pemimpin idealnya memiliki kemampuan manajerial yang baik.

Pemimpin adalah seseorang yang mengambil tanggung jawab untuk mewujudkan tujuan bersama dan bersedia berkorban membangun tim untuk terus bertumbuh, berkembang dan berjaya.

Seorang pemimpin akan lebih mudah memimpin timnya jika ia memimpin dengan hati (Heartly Leader).

Memimpin dengan hati adalah sebuah keniscayaan karena yang dipimpin adalah manusia yang memiliki hati.

Apa yang berasal dari hati akan sampai ke hati (maa min qalbi yashilu ilal qolbi), demikian ungkapan sebuah kata mutiara.

Para ahli dalam bidang sumber daya manusia bahkan meramalkan bahwa perusahaan, organisasi dan komunitas. Negara yang tidak dipimpin dengan hati oleh pemimpinnya, cepat atau lambat akan menghadapi masalah besar.

Untuk mampu memimpin dengan hati, seorang pemimpin harus memiliki kendali internal.

Kendali internal adalah kemampuan seorang pemimpin untuk merasa memiliki (ownership), bisa diandalkan (accountable), dan bertanggung jawab (responsibility) terhadap organisasi dan tim yang dipimpinnya.

Tidak patut bagi seorang pemimpin menyalahkan bawahan (blame), mencari alasan (excuse) dan mencari pembenaran (justify) atas kegagalan dirinya dan team yang dipimpinnya.

Seorang pemimpin harus hadir dan BERPERAN sesuai kapasitasnya, memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi.

Bukan malah “BAPERAN” (emosi) enggak karuan dan “NGEGAS” enggak jelas, marah tak terarah melihat kondisi yang makin parah.

Baca Juga: Meraih Hati Sebelum Menasihati

Tiga Prinsip Utama Memimpin dengan Hati

Seorang yang memimpin dengan hati, harus memegang teguh 3 prinsip utama.

Pertama, TAKE RESPONSIBILITY

Berani mengambil tanggung jawab atas resiko kepemimpinannya.

Kedua, INTEGRITY

Memiliki harga diri, berpegang teguh pada prinsip prinsip akhlaqul karimah, etika dan norma, kata dan perilakunya menyatu tidak membuat ambigu (membingungkan).

Ketiga, GIVING HOPE

Mampu membangun harapan kepada orang-orang (tim) yang dipimpinnya.

Ketika seseorang menjadi pemimpin, ia tidak boleh berpikir bahwa sukses itu hanya tentang dirinya semata. Seorang pemimpin harus berpikir bahwa sukses itu adalah tentang kita (tim).

“Before you are a leader, success is all about growing yourself. When become you are a leader, success is all about growing others.”

Kesempatan menjadi pemimpin adalah kesempatan bagi seseorang untuk memengaruhi orang banyak untuk berbuat kebaikan, kesempatan untuk memiliki amal jariah abadi (passive pahala).

Kesempatan untuk menjadi orang yang akan mendapat perlindungan Allah Subhanahu wa taala di hari kiamat karena telah berusaha total (mastatho’tum) untuk menjadi pemimpin yang JURDIL ( Jujur dan Adil).

Maka bersyukurlah bagi mereka yang diberi amanah untuk menjadi pemimpin, karena itu berarti Allah Subhanahu wa taala percaya kepadanya.

Siapapun yang diberi amanah, maka jadilah pemimpin yang meluruskan niatnya.

Niat yang lurus dan tulus bahwa apapun yang dilakukan terkait tugas dan wewenangnya sebagai pemimpin harus diniatkan dalam upaya menggapai ridho Allah Subhanahu wa taala.

Kepada siapapun yang diberi amanah sebagai pemimpin, saya mengajak diri saya dan kita semua untuk berbuat yang terbaik mumpung masih diberi waktu dan kesempatan.

BE THE FIRST, BE THE BEST ( jadilah pelopor jadilah yang terbaik).

Hingga saatnya nanti, Allah Subhanahu wa taala memanggil kita dan berkata: “Cukup wahai hamba-Ku, tugasmu sudah selesai, kembalilah kepada-Ku”.

Kita telah siap dan dalam kondisi jiwa yang tenang (husnul khotimah) karena kita telah melakukan yang terbaik (ahsana amala) yang kita bisa (mastatho’na).

“Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridho dan diridhoi-Nya, masuklah ke dalam golongan hamba – hamba-Ku dan syurga-Ku”. (QS. Al-Fajar: 27-30).[ind]

Tags: heartly leadermenjadi pemimpin itu tidak mudah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

AQL Muharram Fest, Sebagai Momen Mencerahkan Kehidupan Dengan Sumber Literasi Tertinggi

Next Post

Hukum Penggunaan Lonceng Dalam Islam

Next Post
Hukum Penggunaan Lonceng Dalam Islam

Hukum Penggunaan Lonceng Dalam Islam

Bank Indonesia dan LAZ Al Azhar Resmikan Program Desa Berdikari di Kota Banjar

Bank Indonesia dan LAZ Al Azhar Resmikan Program Desa Berdikari di Kota Banjar

Sambut 1 Muharram 1446 H, AQL Islamic Center Gelar AQl Muharram Fest 2024 bertajuk “Unlimited Quran’s Miracles.”

Sambut 1 Muharram 1446 H, AQL Islamic Center Gelar AQl Muharram Fest 2024 bertajuk “Unlimited Quran’s Miracles.”

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9006 shares
    Share 3602 Tweet 2252
  • Saudi Education Expo 2026 Buka Akses Pendidikan Tinggi Arab Saudi bagi Pelajar Indonesia

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Saudi Education Expo 2026 Diserbu Ribuan Pengunjung di Hari Pertama

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11649 shares
    Share 4660 Tweet 2912
  • Menghafal Quran Saat Usia 40 Tahun Inilah Pengalaman Prof. DR. Ir. Kudang Boro Seminar, Msc.

    467 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Kisah Kuli Bangunan yang Berhasil Menerbitkan Sebuah Buku

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4068 shares
    Share 1627 Tweet 1017
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2393 shares
    Share 957 Tweet 598
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2315 shares
    Share 926 Tweet 579
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga