SEMUA tergantung pada apa yang kita lihat. Carilah sudut pandang yang baik, dan abaikan yang buruk.
Selepas hujan deras, dua jendela digunakan dua orang yang berbeda. Yang satu melihat ke arah langit yang cerah, dan dia pun tersenyum. Sementara satunya lagi melihat ke arah tanah yang becek, dan dia pun cemberut.
**
Dua orang berwisata hiking ke puncak gunung. Setibanya di rumah, satu orang mengenang pemandangan gunung yang indah, dan dia pun tersenyum. Satunya lagi merasakan capeknya kaki dan badan, dan dia pun cemberut.
**
Dua orang berwisata kuliner di sebuah rumah makan top. Dalam perjalanan pulang, satu orang masih merasakan lezatnya rasa makanan, dan dia pun tersenyum. Satunya lagi merasakan mahalnya tagihan harga makanan, dan dia pun cemberut.
**
Seperti itulah suka duka kehidupan. Dan hidup ini selalu Allah hidangkan dalam wujud yang dinamis, agar kita bisa selalu mengambil pelajaran.
Cobalah selalu melihat ke arah yang baik, maka kita akan mudah bersyukur. Hindari terjebak pada pandangan yang buruk, karena itu hanya akan memudahkan kita mengeluh dan menyesal. [Mh]



