• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 17 Desember, 2025
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Mukmin yang Kuat Lebih Allah Cintai

16/11/2025
in Nasihat
Kemenangan Harus Diperjuangkan

Ilustrasi, foto: wosrobertquinn.blogspot.com

67
SHARES
519
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MUKMIN yang kuat lebih baik dan lebih Allah cintai dari mukmin yang lemah. Tapi, masing-masing ada kebaikannya. (Al-Hadis)

Di abad keenam hijriyah ada seorang ulama yang bukan hanya kuat dalam ilmu. Tapi juga dalam hal fisik. Bukan sekadar mufti, tapi juga mujahid di medan pertempuran.

Ia bernama Muwaffaquddin Abu Muhammad Abdullah bin Muhammad bin Qudamah, atau biasa disebut Ibnu Qudamah rahimahullah.

Beliau lahir di Palestina pada tahun 541 hijriyah. Pada usia tujuh tahun, Ibnu Qudamah kecil mengungsi ke Suriah karena wilayah Palestina diserang oleh tentara Salib.

Meski tinggal dalam perantauan di Damaskus Suriah, Ibnu Qudamah tetap berprestasi. Di usia belia ia sudah menghafal Al-Qur’an dan belajar dengan banyak ulama di Suriah.

Pada usia 20 tahun, Ibnu Qudamah belajar ke Bagdad untuk mencari ilmu dengan tokoh-tokoh hebat di sana. Di antara mereka adalah Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani yang terkenal hingga saat ini. Ia juga belajar dengan tokoh ulama bernama Ibnu Al-Manni.

Kurang lebih selama 13 tahun, ia menetap di Bagdad dan menimba ilmu dari para ulama-ulama hebat di sana. Setelah itu, ia pergi ke Mekah untuk berhaji.

Di Mekah, Ibnu Qudamah tidak langsung pulang ke Damaskus. Ia belajar dengan banyak ulama di sana. Baru setelah itu, ia kembali ke Damaskus dan menetap hingga akhir hayatnya di usia 80-an tahun.

Yang menarik, perjalanan keilmuan ini tidak memalingkannya dari perjalanan jihad. Pada usia 42 tahun, Ibnu Qudamah bergabung dengan Shalahuddin Al-Ayyubi. Selama beberapa tahun, ia ikut memimpin perang untuk kemenangan Baitul Maqdis di Palestina.

Berbagai keilmuan ia kuasai. Mulai dari Al-Qur’an, hadis, ushul fikih, kosmografi, nahwu, hisab, dan lainnya. Beliaulah imam besar di Damaskus saat itu.

Tinta dan darah seolah menjadi satu kesatuan yang selalu terjalin dalam perjalanan keilmuan dan jihadnya.

**

Kesolehan seseorang tak selalu identik dengan ibadah dan keilmuannya. Kesiapan dalam jihad pun menjadi bagian yang tak terpisahkan.

Salah seorang guru Imam Bukhari, Abdullah ibnu Mubarak, pernah menegur sahabatnya yang menghabiskan hidupnya hanya beri’tikaf di Masjidil Haram.

Ia menulis surat: alangkah enaknya ibadahmu. Kamu dikelilingi harum wangi, sementara kami debu-debu. Kamu berlinangan air mata, sementara kami bercucuran darah. [Mh]

 

 

Tags: Mukmin yang Kuat Lebih Allah Cintai
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hukum Berpegangan Tangan setelah Bertunangan

Next Post

Heboh Perias Pengantin Hijaber Asal Lombok yang ternyata Pria

Next Post
Heboh Perias Pengantin Hijaber Asal Lombok yang ternyata Pria

Heboh Perias Pengantin Hijaber Asal Lombok yang ternyata Pria

Ajari Anak Bersyukur Saat Diberi

9 Pengusaha Perusak Negara

9 Pengusaha Perusak Negara

  • Pulau Komodo NTT Dinobatkan Menjadi Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi BBC

    Pulau Komodo NTT Dinobatkan Menjadi Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi BBC

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Peluncuran Buku Antologi di Batang, Dorong Tumbuhnya Penulis dan Pegiat Literasi Lokal

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ketua Salimah Kota Blitar Lantik Kepengurusan Tiga PC

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7722 shares
    Share 3089 Tweet 1931
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    347 shares
    Share 139 Tweet 87
  • Aceh… Oh Aceh

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Harman Subakat Raih Best of The Best Marketeer of The Year 2025

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keragaman Modest Wear dengan Wastra dan Konsep Sustainability di Panggung SPOTLIGHT Indonesia 2023 Culture: Then and Now

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Itinerary ke Bandung bisa Jadi Referensi Liburan Akhir Tahun

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga