• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 12 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Rezeki yang Dicari, Rezeki yang Mencari

28/12/2024
in Nasihat
Dua Sayap untuk Ayah Ibu

Ilustrasi, foto: Pinterest

101
SHARES
779
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

REZEKI itu ada yang dicari, tapi ada pula yang mencari orang yang berhak mendapatkannya.

Ada kisah menarik antara Imam Malik rahimahullah dan Imam Syafi’i rahimahullah saat masih belia. Hubungan dua tokoh, guru dan murid ini berkenaan tentang masalah rezeki.

Keduanya berbeda pendapat, apakah rezeki harus dicari dahulu baru diperoleh, atau diperoleh begitu saja tanpa dicari.

Menurut Imam Syafi’i muda, rezeki itu harus dicari dahulu, baru kemudian akan diperoleh. Sementara Imam Malik mengatakan bahwa kalau kita bertawakal pada Allah, maka rezeki yang akan mencari kita.

Imam Malik menunjukkan sebuah hadis Rasul yang berbunyi, “Andai saja kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, maka Allah akan memberikan rezeki kepada kalian seperti halnya Allah memberikan rezeki kepada burung yang pergi di pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR. Malik)

Tapi, Imam Syafi’i masih belum puas dengan pendapat gurunya. Menurutnya, bukankah burung baru mendapatkan rezekinya setelah keluar dari sarang dan mencari rezekinya.

Suatu kali, Imam Syafi’i melewati kebun anggur yang petaninya sedang panen. Imam Syafi’i dimintai bantuannya oleh petani untuk ikut memanen. Setelah selesai, petani memberikannya seikat anggur yang lezat.

“Aha!” begitu kira-kira yang ada di pikiran Imam Syafi’i. Ia mendapatkan rezeki berupa anggur bukan karena berdiam diri. Tapi karena bekerja membantu si petani. Kalau ia tidak mau membantu, tentu ia tidak mendapat anggur.

Pengalaman ini tentu menguatkan pendapatnya. Sambil membawa anggur, ia pun bergegas ke rumah gurunya untuk menceritakan pengalamannya.

“Guru, saya mendapatkan rezeki berupa anggur setelah saya ikut membantu sang petani memanen kebunnya,” ungkap Imam Syafi’i sambil menyediakan seikat anggur yang dimakan keduanya.

“Ya, tadi aku pun membayangkan Allah akan memberikan aku rezeki anggur, dan ternyata engkau membawakannya,” sahut Imam Malik yang memberikan isyarat bahwa rezeki berupa anggur itu datang tanpa ia cari.

Keduanya pun akhirnya tertawa sambil terus menikmati kelezatan anggur.

**

Lakukanlah dengan baik apa yang menjadi kewajiban kita: berikhtiar, beribadah, dan bertawakal; serahkanlah hasilnya kepada Allah dalam bentuk tawakal yang sempurna.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatan mereka.” (QS. Al-A’raf: 96) [Mh]

 

 

Tags: tawakal terhadap rezeki dari Allah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cinta Keluarga hingga ke Surga

Next Post

Berprestasi, Enam Penyandang Disabilitas Raih Penghargaan dari Kemensos

Next Post
Berprestasi, Enam Penyandang Disabilitas Raih Penghargaan dari Kemensos

Berprestasi, Enam Penyandang Disabilitas Raih Penghargaan dari Kemensos

Nyi Raden Calvinca Naomi Poerawinata Berhasil Lulus di Dua Universitas yang Beda Negara

Nyi Raden Calvinca Naomi Poerawinata Berhasil Lulus di Dua Universitas yang Beda Negara

Mengajak Anak untuk Belajar Islam ketika Ibu dan Ayah Berbeda Keyakinan

Cara agar Nasi di Rice Cooker Tidak Mudah Basi dan Kering

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8374 shares
    Share 3350 Tweet 2094
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4294 shares
    Share 1718 Tweet 1074
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3779 shares
    Share 1512 Tweet 945
  • Alasan Nikita Willy Mantap Berhijab

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2118 shares
    Share 847 Tweet 530
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
  • Pengurus Salimah Kalimantan Selatan Ikuti Rakornas, PKPS 2, dan TFT Kepalestinaan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Salimah Kudus Tingkatkan Soliditas Pengurus Cabang hingga Ranting

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3349 shares
    Share 1340 Tweet 837
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga