• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 22 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Kemunafikan Bisa dari Apa Saja

12/01/2026
in Nasihat
Jangan Korupsi meski Sesedikit Apa pun

Ilustrasi, foto: thefiscalnest.com

67
SHARES
515
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TANDA munafik itu tiga: berkata dusta, janji palsu, dan tidak amanah. Hati-hati jika sifat ini ada pada kita.

Ada sosok buruk di Madinah saat masa kehidupan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Ia bernama Abdullah bin Ubay. Sosok munafik pertama dalam sejarah Islam.

Sebelum Nabi dan umat Islam tiba di Madinah, dua suku yang ada di Madinah: Aus dan Khazraj selalu berperang. Peperangan begitu sering dan menimbulkan banyak korban.

Kedua suku ini akhirnya sadar. Mereka butuh pemersatu yang bisa menengahi kasus apa pun antara suku Aus dan Khazraj. Dan sosok yang mereka sepakati adalah Abdullah bin Ubay.

Abdullah bin Ubay merupakan tokoh di Madinah dan berasal dari suku Khazraj. Ibnu Salul, panggilannya, bukan hanya dihormati dua suku itu. Ia juga disegani tiga suku Yahudi yang sudah ratusan tahun menetap di Madinah: suku Qainuqa, Nadzir, dan Quraizha.

Ibnu Salul bisa dibilang sebagai sosok sempurna sebagai ‘raja’ di Madinah. Bahkan, ia sudah mempersiapkan segala aksesorisnya termasuk mahkota jika warga Madinah akhirnya menjadikannya sebagai pemimpin.

Namun, keadaan berkata lain. Ada sosok baru yang jauh lebih sempurna dari dirinya. Ia adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang diterima baik oleh warga Madinah.

Rasulullah bagi suku Aus dan Khazraj bukan sekadar pemimpin yang diidam-idamkan untuk memimpin Madinah. Mereka selama ini memang merasa ‘rendah’ karena warga Yahudi kerap membangga-banggakan bahwa mereka punya Nabi.

Dengan kata lain, kehadiran Rasulullah juga menjadi pengobat rasa wibawa Aus dan Khazraj terhadap posisi warga Yahudi di sana. Karena sejak itu, ada Nabi dari kalangan orang Arab non Yahudi.

Ibnu Salul bukan ‘pemain’ amatiran. Ia juga seorang politisi kawakan yang bisa menempatkan diri agar kepentingannya tak hilang sama sekali. Ia pun menyatakan diri masuk Islam. Padahal, sosok Nabi baginya adalah ancaman dan saingan.

Tidak heran jika di beberapa momen perang besar, ia melakukan kesepakatan jahat dengan musuh-musuh Islam. Dalam perang Uhud dan Khandaq, ia membocorkan semua keadaan Madinah ke kafir Quraisy.

Ketika suku Yahudi Qainuqa dihukum Nabi karena berkhianat, Ibnu Salul datang ke Nabi memohon agar mereka dimaafkan. Nabi tetap mengusir suku ini dari Madinah. Sebagian ahli sejarah menilai Nabi masih mempertimbangkan permohonan Ibnu Salul. Karena jika tidak, Qainuqa mungkin sudah akan dihukum mati seperti suku Yahudi yang lain.

Allah subhanahu wata’ala sudah mengabarkan ‘sikap mendua’ Ibnu Salul ini kepada Nabi. Tapi, Nabi tetap memperlakukannya dengan cara yang bijak.

Dalam Perang Tabuk di sekitar awal tahun kedelapan hijriah, Ibnu Salul ikut dalam rombongan. Tapi, di tengah jalan, ia dan rombongannya menyatakan tidak bisa meneruskan perjalanan karena sakit. Nabi mengizinkannya.

Dua bulan setelah itu, Ibnu Salul sakit keras. Tak lama kemudian meninggal dunia. Ia mati bersama dendam dan pengkhianatannya.

Namun begitu, masih ada yang baik dari sosok Ibnu Salul. Ia punya tiga istri dan sembilan orang anak. Dari sembilan orang anak itu, semuanya menjadi pengikut Rasulullah yang baik. Di antaranya, yang bernama Abdullah bin Abdullah bin Ubay bin Salul radhiyallahu ‘anhu.

**

Berhati-hatilah dengan sifat munafik yang bisa muncul karena apa saja: karena kepentingan politik, bisnis, atau hal duniawi lainnya.

Jangan pernah anggap ringan sifat buruk ini. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutnya akan berada di dasar api neraka.

Jika ada dalam diri kita kebencian terhadap umat Islam, keinginan agar para pemimpin Islam menjadi rusak, atau merasa senang jika umat Islam terbelakang; berhati-hatilah, ada sifat munafik dalam diri kita. [Mh]

 

 

Tags: Abdullah bin UbayKemunafikan Bisa dari Apa Saja
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Alasan Kawasan Adat Baduy Dalam Ditutup untuk Wisatawan Mulai 20 Januari 2026

Next Post

6 Cara Mengatasi Bayi yang Susah Tidur

Next Post
6 Cara Mengatasi Bayi yang Susah Tidur

6 Cara Mengatasi Bayi yang Susah Tidur

Keutamaan Istighfar Menurut Hadis

Kiat Agar Tidak Diganggu Setan, Lakukanlah Amalan-Amalan Ini (Bagian 9)

Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1911 shares
    Share 764 Tweet 478
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3518 shares
    Share 1407 Tweet 880
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1670 shares
    Share 668 Tweet 418
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7991 shares
    Share 3196 Tweet 1998
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5010 shares
    Share 2004 Tweet 1253
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2934 shares
    Share 1174 Tweet 734
  • Syarat Kemenangan Menurut Hadis Rasulullah Muhammad

    220 shares
    Share 88 Tweet 55
  • Hukum Menyentuh Kemaluan Saat Mandi Wajib

    2053 shares
    Share 821 Tweet 513
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga