• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Jangan Seperti Orang yang Berjalan Terbalik

27/01/2023
in Nasihat
Selalu Ada Kemungkinan Berubah

Ilustrasi, foto: Pine Rest

97
SHARES
747
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SURAH Al-Mulk ayat 22 memberikan banyak pelajaran. Orang yang tidak suka dengan syariat Islam diumpamakan seperti orang berjalan dengan terbalik.

Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam Surah Al-Mulk ayat 22. Artinya, “Maka apakah orang yang berjalan terjungkal di atas mukanya itu lebih banyak mendapatkan petunjuk ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus?”

Ayat ini menyampaikan pelajaran dalam bentuk pertanyaan. Hal ini agar manusia bisa berpikir dan bermuhasabah.

Ada di antara manusia yang berjalan dengan wajah berada di bawah. Terjungkal, atau terbalik: karena wajah yang normalnya ada di atas tapi berada di bawah.

Para mufasirin menyatakan bahwa sosok yang dimaksud ayat tersebut adalah Abu Jahal. Yaitu, seorang pemimpin di zamannya yang merasa lebih pantas diikuti daripada syariat Islam yang dibawa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Dialah yang selalu menggugat apa yang diturunkan Allah melalui Rasulullah. Abu Jahal merasa hartanya sangat banyak, begitu pun dengan pengikutnya.

Ia merasa bahwa dirinyalah yang lebih pantas dirujuk, diikuti, daripada Nabi Muhammad dan syariat Islam yang dibawanya.

Allah subhanahu wata’ala menghinakan Abu Jahal dan orang-orang musyrik melalui ayat ini. Yaitu dengan sebutan orang yang berjalan dengan terjungkal atau terbalik.

Ayat ini tentu tidak hanya ditujukan kepada Abu Jahal dan orang musyrik saat itu saja. Tapi juga untuk orang-orang setelahnya, kita, dan generasi akan datang.

Yaitu, mereka yang merasa lebih hebat, lebih pintar, lebih digjaya daripada apa yang Allah turunkan dalam syariat Islam. Dan orang-orang seperti itu akan selalu ada sepanjang masa.

Trend di lingkungan pemuja dunia selalu menempatkan syariat seperti sebuah barang antik. Pemuliaannya hanya sekadar pajangan. Karena tidak dipakai dalam dunia nyata.

Gambaran seperti itu pun masih bagus, karena masih menghormati kemuliaan syariat Islam meski tidak diamalkan. Yang lebih parah jika syariat dikelompokkan dalam benda-benda yang berbahaya.

Jangankan digunakan dalam dunia nyata, sekadar pajangan pun masih tak pantas. Syariat seperti virus jahat yang harus segera dimusnahkan.

Padahal, sebenarnya mereka tidak tahu apa-apa tentang arah hidup ini. Mereka memandang hidup ini dalam kacamata terbalik: atas berada di bawah, dan bawah berada di atas.

Boleh jadi, kita hidup di tengah-tengah mereka. Dan keadaan tidak baik itu kadang menggiring kita menjadi ragu dalam istiqamah.

Ketika bersama orang baik, kita menjadi begitu istiqamah. Tapi ketika bersama lingkungan buruk itu, kita pun menjadi tidak begitu menerapkan syariat dalam kehidupan nyata.

Pelajarannya, tetap berjalan tegak lurus dalam ajaran yang Allah turunkan melalui tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Jangan sekali-kali ragu, karena boleh jadi kita pun akan berjalan terjungkal dengan wajah di bawah, sementara kita merasa sudah sangat tegak. [Mh]

 

 

Tags: Jangan Seperti Orang yang Berjalan Terbalik
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Viral Video Ibu Beri Bayinya Kopi Susu Sachet, Presiden Jokowi Ingatkan Posyandu dan BKKBN

Next Post

Makanan Dapat Memengaruhi Gen Manusia

Next Post
Makanan memengaruhi gen manusia

Makanan Dapat Memengaruhi Gen Manusia

Zakat dan Pajak Berfungsi untuk Lindungi Masyarakat

Zakat dan Pajak Berfungsi untuk Lindungi Masyarakat

Banyak Subsidi untuk Rakyat yang Dikurangi

Banyak Subsidi untuk Rakyat yang Dikurangi

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8238 shares
    Share 3295 Tweet 2060
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1160 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3691 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4224 shares
    Share 1690 Tweet 1056
  • Menghina Allah dalam Hati

    453 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11265 shares
    Share 4506 Tweet 2816
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3301 shares
    Share 1320 Tweet 825
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4548 shares
    Share 1819 Tweet 1137
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga