• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 31 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Bukan Kita yang Mengatur Hidup Ini

29/03/2026
in Nasihat
Budaya Kematian di Arab Saudi yang Belum Kita Tahu

Ilustrasi, foto: viva.co.id

72
SHARES
556
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SURATAN takdir sudah Allah tentukan pada setiap hal. Termasuk untuk diri dan keluarga kita.

Ada yang menarik di akhir perjalanan hidup Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Pada Bulan Zulhijah tahun kedelapan hijriyah, lahir putra beliau yang diberi nama Ibrahim. Sebuah nama yang merujuk pada bapak para Nabi: Nabi Ibrahim alaihissalam.

Ibrahim lahir dari seorang ibu bernama Mariah Al-Qibthiyah, seorang istri Nabi yang berasal dari wilayah Mesir.

Betapa bahagianya hati Nabi dengan kelahiran seorang putra itu. Jika akan berangkat ke tempat jauh, Nabi selalu menyempatkan diri untuk menengoknya. Begitu pun ketika pulangnya.

Sebagaimana tradisi Arab, Ibrahim pun mengalami pengasuhan oleh seorang ibu yang masih akrab dengan kehidupan Arab: bahasa, tradisi, dan lainnya. Nama ibu asuh Ibrahim yaitu Ummu Sayf.

Namun siapa sangka, di saat sedang ‘lucu-lucu’nya, Ibrahim jatuh sakit. Usianya saat itu sekitar satu tahun delapan bulan. Mungkin, seukuran bayi yang sedang semangatnya belajar berjalan dan bicara.

Ibunya, Mariyah, dan bibinya, Sirin, merawat Ibrahim dengan sepenuh daya dan rasa. Keduanya hampir dua puluh empat jam sehari merawat Ibrahim yang sakit.

Di saat sakit itu, Rasulullah ditemani Abdurrahman bin Auf radhiyallahu ‘anhu menjenguk Ibrahim. Saat itu, Rasulullah merasakan kalau sakit Ibrahim sudah sangat parah.

Seperti momen perpisahan, Rasulullah mengatakan, Wahai Ibrahim, kami sangat menyayangimu. Tapi, lisan kami tak mau mengucapkan sesuatu yang menyalahi ketentuan dan kehendak Allah subhanahu wata’ala.

Benar saja. Ibrahim wafat hanya beberapa hari setelah mengalami sakit parah. Saat itu, Rasulullah menangis. Air matanya tampak berlinang.

Rasulullah menegaskan bahwa air mata itu bukan sebuah penyesalan terhadap takdir Allah. Melainkan sebuah ungkapan cinta dari seorang ayah kepada putranya.

Ibrahim wafat di bulan Jumadil Awal tahun kesepuluh hijriyah. Atau, kurang lebih hampir satu tahun sebelum wafatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di bulan Rabiul Awal satu tahun setelahnya.

**

Bahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun tak mampu mengubah suratan takdir yang telah Allah tetapkan. Meskipun hal itu tidak diinginkan Rasulullah.

Begitu pun dengan kita semua. Kita tak akan pernah berdaya terhadap apa yang telah Allah tetapkan untuk kita, untuk keluarga kita, atau untuk orang-orang yang kita cintai.

Nabi mengajarkan, ucapkanlah qadarullah! Apa yang Allah inginkan, maka terlaksanalah.

Jangan pernah berandai-andai dengan ucapan seandainya. Karena kata itu hanya akan membuka celah pintu untuk setan, yang membuat kita kecewa, marah, bahkan naudzubillah menggugat apa yang telah Allah takdirkan. [Mh]

Tags: Bukan Kita yang Mengatur Hidup Ini
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kebiasaan Rasulullah, Makan dengan Tiga Jari

Next Post

Melindungi Keluarga dari Pemikiran yang Menyimpang

Next Post
Melindungi Keluarga dari Pemikiran yang Menyimpang

Melindungi Keluarga dari Pemikiran yang Menyimpang

Bantu Suamimu agar Tidak Tergoda Wanita yang Tidak Halal Baginya

Bantu Suamimu agar Tidak Tergoda Wanita yang Tidak Halal Baginya

Virus HMPV Sering Terjadi pada Anak-Anak Dibanding Orang Dewasa

Virus HMPV Sering Terjadi pada Anak-Anak Dibanding Orang Dewasa

  • doa rabithah

    Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2576 shares
    Share 1030 Tweet 644
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9642 shares
    Share 3857 Tweet 2411
  • Sikapi Karhutla, Salimah Desak Pemerintah Bertindak Cepat Selamatkan Masyarakat dan Ekosistem

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2504 shares
    Share 1002 Tweet 626
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4348 shares
    Share 1739 Tweet 1087
  • Panduan Menentukan Warna Cushion yang Tepat Sesuai Undertone dan Warna Kulit Wajah

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Cinta Quran Foundation dan RS Islam Bogor Luncurkan Program Rumah Sakit Wakaf, Targetkan Dana Rp231 Miliar

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hasil Pemilu Israel dan Nasib Palestina

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    427 shares
    Share 171 Tweet 107
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga