ANAK kecil tak peduli sosok ayah atau ibu. Yang ia inginkan, ada yang selalu melindungi dirinya.
Ada kisah menarik dari Kolaka, Sulawesi Tenggara. Seorang ayah memantau keadaan bayinya melalui ponsel yang terhubung dengan CCTV kosannya. Sementara, ia tetap bisa mencari nafkah sebagai driver ojek online.
Namanya Tri Rama Dandi, 26 tahun. Ia bekerja sebagai driver ojek online. Waktu kerjanya memang fleksibel. Sambil menunggu orderan, Rama bisa tetap mengurus bayinya seorang diri di sebuah kamar kos sederhana.
Sebagai orang tua tunggal, Rama memang harus serba bisa. Kadang sebagai ayah yang mencari nafkah, kadang sebagai sosok ibu yang memberikan susu, makan, dan menemani bayinya yang berusia sekitar satu setengah tahun bermain di ruangan kamar.
Kalau ada orderan, ia harus mengukur lama perjalanan. Jangan sampai bayinya terlalu lama ditinggal. Sang bayi yang sudah bisa berjalan itu pun seperti memahami keadaan ayahnya. Ia tidak rewel, dan memasrahkan kepergian ayahnya untuk mencari nafkah.
Seperti diberitakan, Rama pernah stress dengan keadaan hidup seperti itu. Rasanya, ia ingin mengakhiri hidup karena tak kuat.
Tapi, sosok Faiz, nama bayinya, mampu menyegarkan kembali semangatnya. Hal ini karena dirinya saja yang bisa menjadi andalan hidup buah hatinya itu. Seberat apa pun beban hidup yang harus dilalui, ia harus tetap kuat dan tegar.
Rasanya buat Rama, tak ada kebahagiaan selain bisa kembali ke kamar kos dan disambut Faiz dengan wajah ceria.
**
Konsep dasar hidup itu memang ujian, selain pengabdian kepada Allah subhanahu wata’ala.
Apa pun dan bagaimana pun lakon hidup yang kita geluti, tak akan pernah lepas dari ujian. Bentuknya tidak selalu yang sengsara. Bahkan kemewahan pun bisa membuat orang tersiksa.
Jangan putus asa. Jangan menyerah dengan keadaan. Yakinlah, bahwa apa yang Allah ujikan kepada kita tak akan melampaui batas kemampuan kita.
Nikmati apa pun problematika hidup ini. Hadapi, dan jangan pernah ‘lari’! [Mh]


