• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 29 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tips

Lima Cara Mengurangi Paparan Mikroplastik

26/05/2026
in Tips
Lima Cara Mengurangi Paparan Mikroplastik

Foto: Pinterest

74
SHARES
568
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BERDASARKAN studi yang terbit dalam jurnal Brain Medicin, beberapa cara mengurangi paparan mikroplastik masuk ke dalam tubuh.

Mikroplastik, partikel plastik berukuran sangat kecil, telah mencemari hampir setiap sudut planet kita. Paparan mikroplastik dapat berdampak buruk bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengambil langkah-langkah untuk mengurangi paparan mikroplastik.

Baca juga: 17 Ribu Warga Mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis pada 10 Februari 2025

Lima Cara Mengurangi Paparan Mikroplastik

Berikut adalah lima cara yang dapat kita lakukan:

Kurangi minum air kemasan

Air kemasan mengandung ribuan potongan plastik kecil, bahkan merupakan penyebab utama masuknya mikroplastik ke dalam tubuh.

Para peneliti menemukan bahwa rata-rata satu liter air kemasan mengandung sekitar 240.000 partikel plastik, yang sebagian besar adalah nanoplastik.

Sebagai informasi, nanoplastik adalah potongan plastik yang sangat kecil berukuran hanya sepersekian dari lebar rambut manusia.

Dibanding air kemasan, rebusan air mentah atau air keran yang sudah disaring jauh lebih baik untuk dikonsumsi. Meski mikroplastik juga ditemukan dalam air keran, tetapi jumlahnya lebih sedikit.

Merebus dan menyaring air dapat membantu menghilangkan hingga 90 persen partikel plastik. Namun, para peneliti juga mengingatkan proses ini bisa meningkatkan larutnya bahan kimia beracun di dalam air.

Tidak menggunakan wadah plastik

Wadah plastik banyak digunakan karena mudah didapat, harganya terjangkau, dan cukup awet dipakai berulang kali.

Sayangnya, tempat makanan ini dapat melepaskan partikel plastik, terutama ketika digunakan untuk menyimpan makanan yang masih panas.

Selain menghindari penggunaannya, paparan mikroplastik bisa dikurangi dengan membeli makanan atau minuman yang dikemas dengan bahan alternatif, misalnya selai kacang yang dikemas dengan wadah kaca. Apa pun yang dikemas dalam platik, ada mikroplastik yang luruh dari bahan tersebut.

Hindari kantong teh celup berbahan plastic

Selain kertas, kain, dan sutra, kantong teh celup bisa terbuat dari plastik jenis nilon, polietilen terefltalat (PET) atau asam polilaktat (PLA).

Menurut peneliti, satu kantong teh nilon dapat melepaskan lebih dari 11 miliar partikel mikroplastik dan tiga miliar partikel nanoplastik.

Karenanya, sebaiknya perhatikan bahan kantong teh celup sebelum membeli. Pastikan bahan dasarnya dari serat tanaman seperti kertas sehingga bisa terurai secara alami.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Gunakan gelas untuk microwave

Sebuah studi menemukan, makanan yang dipanaskan dengan wadah plastik di dalam microwave bisa melepaskan lebih dari empat juta partikel mikroplastik.

Selain itu, memanaskan makanan berwadah plastik di microwave selama tiga menit dapat melepaskan dua miliar partikel nanoplastik.

Direktur pelaksana dan kepala petugas ilmiah dari Food Packaging Forum, Jane Muncke menjelaskan, panas bisa menyebabkan mikroplastik berpindah.

Oleh sebab itu, dia menyarankan untuk tidak menyimpan makanan di tempat yang hangat dan terlindungi dari sinar Matahari.

Kurangi makanan ulta proses

Makanan yang diproses secara berlebihan mengandung lebih banyak mirkoplastik daripada makanan yang diolah secara sederhana.

Menurut sebuah studi yang menguji 16 produk protein ultra proses, udang yang dilapisi tepung roti memiliki konsentrasi partikel plastik paling tinggi.

Selanjutnya, nugget ayam juga mengandung 30 kali lebih banyak mikroplasstik per gramnya dibandingkan dengan dada ayam. Sebagai patokan, semakin banyak makanan diproses atau diproses ulang, semakin banyak pula mikro-nanoplastik yang dilepaskan.

Berdasarkan penelitian tahun 2023, mikroplastik juga bisa bersembunyi di bumbu dapur seperti garam. Temuan ini didapat setelah menganalisis tujuh jenis garam, termasuk garam meja, garam laut, dan garam Himalaya.

Setiap garam ternyata memiliki jumlah mikroplastik yang terukur, tetapi garam Himalaya yang kasar dan garam hitam memiliki konsentrasi partikel mikroplastik paling tinggi.  Sementara, kadar mikroplastik terendah ditemukan dalam garam beryodium. [Din]

Tags: Lima Cara Mengurangi Paparan Mikroplastik
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Meruqyah Bangunan Toko agar Laris

Next Post

Merenungkan Kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

Next Post
Merenungkan Kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam

Merenungkan Kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam

Begini Cara Membuat Tekwan Khas Palembang yang Gurih di Rumah

Begini Cara Membuat Tekwan Khas Palembang yang Gurih di Rumah

Sering Ketemu dengan Orang yang Suka Merendahkan Tapi Bercanda? Ini Kata Psikolog

Taubatnya Orang-orang yang Labil dalam Surat At-Taubah

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    136 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    550 shares
    Share 220 Tweet 138
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8527 shares
    Share 3411 Tweet 2132
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4364 shares
    Share 1746 Tweet 1091
  • Perhatikan Batas Usia Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 2025/2026

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    453 shares
    Share 181 Tweet 113
  • 3 Resep Olahan Daging Sapi Recommended Dicoba

    531 shares
    Share 212 Tweet 133
  • 15 Tahun Menebar Berkah, Yayasan Bunyaanun Marshush Salurkan Qurban di Gunungsari Bogor

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Perbedaan Air Mani dan Madzi

    246 shares
    Share 98 Tweet 62
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    233 shares
    Share 93 Tweet 58
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga