• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 21 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Ada Kemuliaan di Balik Kesabaran

28/02/2026
in Nasihat
Jika Tiba Bersamaan, Dahulukan Shalat atau Makan?

Ilustrasi, foto: youtube.com

67
SHARES
514
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ORANG sabar disayang Tuhan. Tetaplah bersabar karena ada kemuliaan di balik kesabaran.

Ada seorang sahabat Nabi yang begitu disayang oleh Nabi sejak kecil. Namanya bahkan tercantum dalam Al-Qur’an. Padahal, tidak seorang pun sahabat Nabi yang mendapat kemuliaan itu. Ia adalah Zaid bin Haritsah radhiyallahu ‘anhu.

Zaid bin Haritsah mengalami hal buruk ketika masih kecil. Ketika dalam sebuah perjalanan bersama ibunya, bocah yatim dan ibunya ini diculik oleh segerombolan orang jahat. Keduanya pun dijual selayaknya para budak di zaman itu.

Ia dan ibunya pun diperdagangkan di sebuah pasar bernama Ukaz. Namun begitu, Sayyidah Khadijah membelinya di pasar itu. Dan Zaid akhirnya Allah pertemukan dengan manusia paling mulia: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Zaid begitu bahagia berada di keluarga yang begitu mencintainya. Ia bukan saja dimerdekakan oleh Nabi, bahkan diangkat sebagai anak. Sebuah kemuliaan yang luar biasa. Saat itu, usianya sekitar 8 tahun.

Kemuliaan Zaid kian bertambah ketika ayah angkatnya menjadi Nabi dan Rasul. Ia pun menjadi salah seorang yang pertama memeluk Islam setelah Sayyidah Khadijah radhiyallahu ‘anha.

Zaid pernah menemani Rasulullah berdakwah di Thaif. Berhari-hari bersama Nabi dalam perjalanan, dan ikut mengalami kesedihan ketika mereka diusir oleh warga Thaif.

Berkenaan dengan status anak angkat, Al-Qur’an meluruskan status hukum itu. Nama Zaid tidak bisa dinisbatkan kepada nama Nabi seperti yang dilakukan Nabi selama itu. Zaid harus dinisbatkan kepada ayah kandungnya yaitu Haritsah. Jadi, Zaid bin Haritsah.

Ketika Zaid dewasa, Nabi menikahkannya dengan salah seorang muslimah kerabat Nabi. Ia bernama Zainab binti Jahsy radhiyallahu ‘anha. Tapi lagi-lagi, Zaid mendapatkan ujian kesabaran di momen ini.

Pasalnya, Zainab tidak ingin meneruskan pernikahan keduanya. Dan akhirnya, keduanya pun bercerai. Begitu pun ketika Nabi menjodohkannya dengan wanita lain, lagi-lagi ia ditolak.

Tentang perceraian Zaid dan Zainab inilah, nama Zaid tercantum dalam Al-Qur’an. Padahal, tak ada nama istri Nabi yang disebut, bahkan ibu beliau. Juga, tak ada satu pun nama sahabat Nabi yang disebut dalam Al-Qur’an. Tapi, nama Zaid ada (QS. Al-Ahzab: 37).

Terakhir, Nabi menjodohkannya dengan seorang muslimah yang begitu dekat dengan Nabi sejak Nabi masih kecil. Karena, muslimah itu sudah dianggap keluarga oleh ibu Nabi ketika beliau masih kecil. Ia adalah Ummu Aiman radhiyallahu ‘anha.

Dari pernikahan ini, Allah memuliakan Zaid dengan kelahiran seorang putra. Anak itu diberi nama Usamah radhiyallahu ‘anhu. Kelak, ia menjadi seorang panglima perang termuda sepanjang sejarah Islam.

Sayyidah Aisyah radhiyallahu ‘anha menceritakan betapa Rasulullah begitu menyayangi Zaid, meskipun ia sudah dewasa dan berkeluarga. Di hampir semua peperangan, selalu ada Zaid di sisi Nabi.

Bahkan, Nabi selalu mempercayakan Zaid sebagai panglima dalam perang-perang yang berskala kecil.

Zaid adalah dari sekian sahabat Nabi yang wafat sebelum Nabi wafat. Ia wafat di tahun kedelapan hijriyah atau 2 tahun sebelum Nabi wafat.

Zaid syahid dalam Perang Mu’tah melawan Romawi. Ia terbunuh di kawasan wilayah Syam, tepatnya di Yordania. Inilah kemuliaan lain yang Allah anugerahkan kepada Zaid radhiyallahu ‘anhu: wafat sebagai syuhada.

**

Hidup ini tidak datar. Seperti permainan jungkat-jungkit, adakalanya hidup ada di atas, dan adakalanya di bawah.

Bersyukurlah ketika Allah menganugerahkan kita nikmat, dan bersabarlah ketika cobaan dan kesusahan yang sedang kita dapatkan. Syukur dan sabar itu merupakan keistimewaan orang yang beriman. [Mh]

 

 

 

 

 

 

 

Tags: Ada Kemuliaan di Balik KesabaranZaid bin haritsah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Harus Ada Pengorbanan yang Ikhlas dan Serius

Next Post

Krisis Keluarga Sebagai Musuh dan Bencana

Next Post
Krisis Keluarga Sebagai Musuh dan Bencana

Krisis Keluarga Sebagai Musuh dan Bencana

Mengatasi Kekerasan Verbal Ayah terhadap Anak: Solusi dan Dukungan untuk Ibu

Ayah Sering Berkata Buruk kepada Anak dengan Tujuan Baik

Ketahui Lebih Jauh Tentang Tamattu

Ketahui Lebih Jauh Tentang Tamattu

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1973 shares
    Share 789 Tweet 493
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8089 shares
    Share 3236 Tweet 2022
  • Surat Al-Mutaffifin Ayat 7-9, Apa itu Sijjin?

    136 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    648 shares
    Share 259 Tweet 162
  • Beberapa Warna Hijab yang bisa Kamu Mix and Match dengan Gamis Hitam

    149 shares
    Share 60 Tweet 37
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1951 shares
    Share 780 Tweet 488
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3588 shares
    Share 1435 Tweet 897
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2393 shares
    Share 957 Tweet 598
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarga yang Masih Hidup (Bag. 2)

    172 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Tetap Shalih Setelah Ramadan

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga