CUMI-CUMI bisa menjadi lauk yang menggugah selera kalau dimasak dengan cara yang tepat. Teksturnya kenyal, rasanya gurih, dan bumbu apa pun biasanya mudah meresap. Sayangnya, ada satu masalah yang sering membuat orang enggan memasaknya sendiri, yaitu cumi berubah menjadi alot seperti karet dan masih meninggalkan aroma amis.
Padahal, kunci mendapatkan cumi yang empuk dan lezat sebenarnya tidak sulit. Mulai dari memilih cumi yang segar, membersihkannya dengan benar, sampai memperhatikan durasi memasak, semuanya berpengaruh terhadap hasil akhir. Berikut beberapa tips yang bisa dicoba di rumah.
Baca Juga: Tiga Aspek Penting yang Perlu Diperhatikan dalam Makanan Sumber Vitamin C
Rahasia Memasak Cumi Tetap Empuk dan Bebas Bau Amis
1.Pilih cumi yang masih segar
Langkah pertama justru dimulai sebelum memasak. Pilih cumi yang dagingnya terasa kenyal, tampak segar, dan tidak mengeluarkan bau menyengat. Cumi yang kualitasnya sudah menurun biasanya memiliki aroma amis yang lebih kuat sehingga lebih sulit dihilangkan ketika dimasak.
Jika membeli cumi utuh, perhatikan pula bagian tubuh dan kantong tintanya. Jangan menggunakan cumi yang sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan hanya karena ingin menghemat bahan.
2.Bersihkan dengan teliti
Setelah membeli cumi, bersihkan bagian dalamnya. Tarik kepala secara perlahan, keluarkan tulang bening yang terdapat di dalam tubuh cumi, lalu bersihkan sisa kotoran dan lendir menggunakan air mengalir.
Bagian kulit juga bisa dibersihkan sesuai kebutuhan. Semakin bersih cumi sebelum dimasak, semakin kecil kemungkinan aroma yang tidak sedap terbawa ke dalam masakan.
3.Gunakan jeruk nipis secukupnya
Untuk membantu mengurangi aroma amis, cumi dapat dilumuri sedikit air jeruk nipis. Diamkan sekitar 10–15 menit, kemudian bilas kembali sebelum dimasak. Cara ini juga banyak digunakan dalam pengolahan seafood lainnya.
Jangan merendam cumi terlalu lama dalam bahan asam karena dapat memengaruhi teksturnya.
4.Tambahkan bumbu aromatik
Bawang putih, jahe, serai, dan daun jeruk bisa menjadi pilihan ketika memasak cumi. Selain membuat masakan lebih harum, bahan-bahan tersebut membantu mengurangi kesan amis sekaligus memberikan rasa yang lebih kaya.
Sebaiknya tumis bumbu sampai benar-benar harum sebelum memasukkan cumi. Dengan begitu, aroma bumbu akan lebih menyatu dengan seafood.
5.Jangan memasak cumi terlalu lama
Inilah bagian yang paling penting. Cumi mudah menjadi alot jika terlalu lama berada di atas api. Untuk masakan seperti tumisan atau nasi goreng, cumi cukup dimasak sebentar sampai berubah warna dan matang. Salah satu resep yang diterbitkan Fimela bahkan menggunakan waktu sekitar 1–2 menit untuk menjaga teksturnya tetap kenyal.
Jika membuat hidangan yang membutuhkan proses memasak lebih lama, masukkan cumi pada tahap yang sesuai dan hindari membiarkannya terus-menerus di dalam kuah panas tanpa perhitungan waktu.
6.Potong sesuai kebutuhan
Bentuk potongan juga dapat memengaruhi hasil masakan. Cumi bisa dipotong berbentuk cincin, disayat, atau dibiarkan utuh untuk hidangan tertentu. Yang terpenting, buat ukuran potongan relatif seragam agar matangnya bersamaan.
Untuk cumi goreng tepung, pastikan cumi ditiriskan dan dikeringkan terlebih dahulu sebelum diberi lapisan tepung. Kelembapan berlebih dapat membuat lapisan tepung kurang menempel dan hasil gorengan tidak maksimal.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Memasak cumi sebenarnya tidak membutuhkan banyak trik rumit. Gunakan bahan yang segar, bersihkan dengan baik, manfaatkan bumbu aromatik, dan yang paling penting jangan terlalu lama memasaknya. Dengan beberapa kebiasaan sederhana tersebut, cumi buatan rumah bisa tetap kenyal, gurih, dan jauh dari aroma amis yang mengganggu. [DW]



