MAKANAN yang berwarna cerah memang selalu terlihat lebih menggugah selera. Tak heran jika banyak orang menambahkan pewarna pada kue, minuman, puding, hingga jajanan tradisional. Namun, daripada menggunakan pewarna sintetis yang belum tentu aman jika dipakai berlebihan, kamu bisa memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di dapur.
Selain memberi warna yang indah, pewarna alami juga berasal dari tumbuhan yang mengandung pigmen alami seperti kurkumin, klorofil, antosianin, dan betalain.
Baca Juga: Rahasia Memasak Cumi Tetap Empuk dan Bebas Bau Amis
5 Pewarna Makanan Alami untuk Sajian Lebih Sehat
1. Kunyit
Kunyit menjadi pewarna alami yang paling populer di Indonesia. Kandungan kurkumin menghasilkan warna kuning cerah hingga oranye yang cocok untuk nasi kuning, kue basah, mie, atau aneka masakan berkuah. Cara menggunakannya cukup mudah, yaitu dengan memarut atau menghaluskan kunyit segar, kemudian menyaring sarinya sebelum dicampurkan ke adonan. Selain memberi warna, kunyit juga dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiradang
2. Daun Pandan
Jika ingin membuat klepon, bolu kukus, atau dadar gulung berwarna hijau, daun pandan dan daun suji adalah pilihan terbaik. Daun suji menghasilkan hijau yang lebih pekat, sedangkan pandan memberi warna hijau lembut sekaligus aroma harum yang khas. Blender daun bersama sedikit air, lalu saring hingga diperoleh ekstrak hijau yang siap digunakan
3. Buah Bit
Buah bit mengandung pigmen betalain yang menghasilkan warna merah keunguan yang cantik. Pewarna ini cocok untuk buttercream, red velvet, puding, es krim, hingga minuman. Cukup kukus atau blender buah bit, kemudian ambil sarinya. Agar warnanya tetap cerah, hindari pemanasan terlalu lama karena pigmen bit cukup sensitif terhadap suhu tinggi.
4. Bunga Telang
Bunga telang menghasilkan warna biru alami berkat kandungan antosianin. Menariknya, warna ini bisa berubah menjadi ungu ketika ditambahkan perasan jeruk nipis karena perubahan tingkat keasaman. Rebus beberapa kuntum bunga telang dalam air hangat hingga air berubah biru, lalu gunakan sebagai pewarna nasi, agar-agar, minuman, atau kue.
5. Wortel
Wortel kaya akan beta-karoten yang memberikan warna oranye alami. Blender wortel dengan sedikit air, lalu saring untuk mendapatkan sari yang siap dicampurkan ke adonan roti, puding, pancake, atau mie rumahan. Selain mempercantik tampilan, wortel juga menambah kandungan vitamin A pada makanan.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Pewarna alami umumnya tidak setahan pewarna sintetis terhadap panas dan cahaya. Karena itu, simpan ekstrak di dalam lemari es dan gunakan sesegera mungkin agar warna tetap optimal. Gunakan secukupnya agar tidak mengubah rasa asli makanan, serta pilih bahan yang masih segar untuk memperoleh warna yang lebih pekat. [DW]





