• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 27 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Ummu Haram binti Milhan, Shahabiyah yang Mendapat Kabar Gembira dari Rasulullah

06/08/2026
in Kisah
Ummu Haram binti Milhan, Shabiyah yang Mendapat Kabar Gembira dari Rasulullah

Sumber: Pixabay

68
SHARES
522
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

UMMU Haram berasal dari Bani Najjar, salah satu kabilah Anshar di Madinah. Ia merupakan saudara kandung dari Ummu Sulaim binti Milhan, ibu dari sahabat Anas bin Malik RA yang menjadi pelayan Rasulullah SAW. Karena hubungan kekerabatan tersebut, rumah Ummu Haram menjadi salah satu tempat yang sering dikunjungi Rasulullah SAW ketika berada di Madinah.

Suaminya adalah Ubadah bin Ash-Shamit RA, seorang sahabat yang termasuk dalam kelompok awal kaum Anshar yang berbaiat kepada Rasulullah pada Baiat Aqabah. Pasangan ini dikenal sebagai keluarga yang sangat mencintai Islam dan selalu siap berkhidmat untuk perjuangan agama.

Baca Juga: Kisah Ali bin Abi Thalib yang Memuliakan Seorang Lansia, Pelajaran Indah tentang Akhlak dan Adab

Ummu Haram binti Milhan, Shabiyah yang Mendapat Kabar Gembira dari Rasulullah

Salah satu kisah paling terkenal tentang Ummu Haram diriwayatkan dalam kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim. Suatu hari Rasulullah SAW berkunjung ke rumahnya. Setelah berbincang, beliau beristirahat sejenak hingga tertidur. Ketika bangun, Rasulullah tersenyum. Ummu Haram pun bertanya mengapa beliau tersenyum.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa beliau diperlihatkan dalam mimpi sekelompok umatnya yang berlayar di lautan untuk berjihad di jalan Allah. Mereka tampak seperti para raja yang duduk di atas singgasana karena kemuliaan yang Allah berikan kepada mereka.

Mendengar kabar tersebut, Ummu Haram segera berkata, “Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar aku termasuk di antara mereka.”

Rasulullah SAW kemudian mendoakan, “Engkau termasuk golongan yang pertama.”

Tidak lama kemudian Rasulullah kembali tertidur. Saat bangun, beliau kembali tersenyum dan menyampaikan mimpi yang sama. Ummu Haram kembali meminta didoakan agar ikut bersama rombongan tersebut. Namun kali ini Rasulullah bersabda bahwa ia termasuk rombongan yang pertama.

Beberapa tahun setelah Rasulullah SAW wafat, tepatnya pada masa pemerintahan Khalifah Utsman bin Affan RA, kaum Muslim mulai melakukan ekspedisi melalui jalur laut menuju wilayah Siprus (Cyprus). Muawiyah bin Abu Sufyan yang saat itu menjadi gubernur Syam memimpin ekspedisi tersebut setelah memperoleh izin dari khalifah.

Sesuai kabar gembira yang pernah disampaikan Rasulullah, Ummu Haram ikut dalam rombongan bersama suaminya. Ia menjadi salah satu perempuan pertama yang mengikuti ekspedisi laut kaum Muslim.

Namun, setelah misi selesai dan rombongan hendak kembali, Ummu Haram mengalami kecelakaan. Riwayat menyebutkan bahwa ia terjatuh dari tunggangannya sehingga wafat. Makam beliau hingga kini diyakini berada di wilayah Larnaca, Siprus, dan dikenal sebagai salah satu situs bersejarah Islam.

Kisah Ummu Haram menunjukkan bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah tidak ditentukan oleh jenis kelamin, melainkan oleh ketakwaan dan kesungguhannya dalam beramal saleh. Meski tidak berada di medan dakwah setiap hari, ia selalu memanfaatkan kesempatan untuk melayani Rasulullah, mendukung perjuangan Islam, dan memohon kepada Allah agar diberi kesempatan memperoleh kemuliaan di jalan-Nya.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Semangatnya mengajarkan bahwa seorang Muslim hendaknya memiliki cita-cita yang tinggi dalam beribadah. Ketika mendengar kabar tentang pahala besar, Ummu Haram tidak hanya menjadi pendengar, tetapi langsung memohon kepada Allah agar diberi kesempatan meraihnya. Sikap inilah yang patut diteladani hingga kini: memiliki semangat dalam mengejar amal terbaik serta meyakini bahwa setiap pengorbanan di jalan Allah akan mendapatkan balasan yang paling sempurna. [DW]

Sumber Referensi

  1. Imam Al-Bukhari, Shahih al-Bukhari, Kitab al-Jihad wa as-Siyar, hadis tentang Ummu Haram binti Milhan
  2. Ibnu Katsir, Al-Bidayah wa an-Nihayah.
Tags: Ummu Haram binti Milhan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Perpustakaan Kemenag jadi Pusat Literasi dan Pembelajaran

Next Post

Belajar Berdamai dengan Kekurangan Orang Tua dan Menyerahkan Luka kepada Allah

Next Post
Belajar Berdamai dengan Kekurangan Orang Tua dan Menyerahkan Luka kepada Allah

Belajar Berdamai dengan Kekurangan Orang Tua dan Menyerahkan Luka kepada Allah

Cara Merawat Lensa Kontak Warna

Cara Merawat Lensa Kontak Warna

Muharram jadi Momentum Hijrah untuk Perbaiki Diri dan Bangun Kesehatan Mental

Muharram jadi Momentum Hijrah untuk Perbaiki Diri dan Bangun Kesehatan Mental

  • 5 Style Gamis untuk Kajian yang Sopan dan Tetap Stylish

    5 Style Gamis untuk Kajian yang Sopan dan Tetap Stylish

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    730 shares
    Share 292 Tweet 183
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9186 shares
    Share 3674 Tweet 2297
  • Cetak Rekor, Wahdah Islamiyah Jadi Ormas Pertama yang Gelar Sertifikasi Dai Massal Bersama MUI Pusat

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1955 shares
    Share 782 Tweet 489
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Hijrahfest 2024 Hadirkan Puluhan Influencer, Begini Kata Ikram Afro

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    298 shares
    Share 119 Tweet 75
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Kisah Hasan bin Tsabit Dibayar Mahal untuk Menjelekkan Rasulullah, Tapi ini yang Terjadi

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga