• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 5 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

14/09/2026
in Berita
Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

sumber: infosidoarjo

155
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SIMBANG Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik setelah sejumlah video penampilan peserta beredar luas di media sosial.

Karnaval yang digelar pada Kamis (10/9/2026) malam tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus tradisi khitan massal yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Berdasarkan keterangan resmi Pemerintah Kabupaten Pekalongan, kegiatan tersebut telah memasuki penyelenggaraan ke-61. SKNC 2026 melibatkan 25 barisan yang berasal dari 25 mushola di Kelurahan Simbang Kulon. Selain karnaval, rangkaian kegiatan juga diisi pengajian umum dan khitan massal.

Panitia SKNC 2026, Ghiyats, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema “Nyawiji ing Budaya, Ngukuhake Paseduluran”.

“Hal ini dikandung maksud karena SKNC bukan sekadar karnaval, ini tentang bagaimana kita berjalan bersama, menjaga tradisi, merawat kebersamaan, dan menguatkan persaudaraan,” ujar Ghiyats sebagaimana dikutip dalam keterangan resmi Prokompim Setda Kabupaten Pekalongan.

Ghiyats juga menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang melibatkan PR NU Simbang Kulon.

Ketua Panitia SKNC 2026, Mahsun, sebagaimana diberitakan Suara Merdeka, menyebut kegiatan tahun ini diikuti 122 peserta khitan massal dan 25 tim kreasi. Berbagai pertunjukan ditampilkan, antara lain ogoh-ogoh, tarian, marching band, sepeda hias hingga sound horeg.

Adegan Penyembelihan Kambing Jadi Sorotan

Kontroversi muncul setelah video salah satu penampilan beredar di media sosial. Dalam video tersebut terlihat peserta menggunakan kostum menyerupai sosok menyeramkan dan menampilkan adegan teatrikal yang di dalamnya terdapat kambing hidup yang kemudian disembelih.

Sejumlah warganet kemudian mengaitkan penampilan tersebut dengan ritual satanic. Namun, sampai saat ini, belum ditemukan keterangan resmi yang membuktikan bahwa panitia SKNC menyelenggarakan ritual satanisme.

Dengan demikian, penyebutan “ritual satanic” perlu ditempatkan sebagai klaim atau interpretasi terhadap sebuah pertunjukan, bukan sebagai fakta yang telah dikonfirmasi oleh pihak berwenang.

Kepolisian juga disebut akan mendalami penyelenggaraan karnaval terkait pertunjukan yang menjadi kontroversi tersebut. Kasi Humas Polres Pekalongan Kota Iptu Purno Utomo mengatakan pihaknya masih melakukan pemantauan dan berencana meminta keterangan penyelenggara.

Sementara itu, sumber resmi Pemkab Pekalongan justru menjelaskan SKNC sebagai kegiatan masyarakat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan semangat budaya, kreativitas dan persaudaraan.

Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman yang hadir dalam kegiatan tersebut juga mengajak masyarakat menjaga kerukunan.

“Yang penting adalah semuanya rukun, semuanya bergembira. Malam hari ini kita akan melihat kreativitas saudara-saudara kita, anak-anak kita, sahabat-sahabat kita dalam berbagai kreasi yang ingin ditampilkan,” ujar Sukirman.

Peserta Karnaval Meninggal, Bukan Saat Pertunjukan

Kontroversi semakin ramai setelah muncul kabar seorang peserta karnaval meninggal dunia. Informasi tersebut memang benar, tetapi kronologi yang beredar di media sosial perlu diluruskan.

Peserta tersebut adalah Ahmad Faiz (40), warga Simbang Kulon. Ia mengikuti karnaval pada Kamis malam hingga sekitar tengah malam.

Namun, berdasarkan keterangan keluarga yang diperoleh detikJateng, Ahmad Faiz tidak meninggal ketika mengikuti karnaval.

Kerabat korban, Muslih (53), mengatakan Ahmad mengalami kelelahan berat karena selama dua hari sebelum kegiatan hampir tidak memiliki waktu tidur. Ia tetap bekerja sekaligus ikut mempersiapkan kegiatan karnaval.

“Sebetulnya kecapekan. Sudah dua hari tidak tidur. Kadang tidur cuma satu atau dua jam,” kata Muslih kepada detikJateng, Jumat (11/9/2026).

Menurut keterangan keluarga, Ahmad Faiz mengikuti karnaval mulai sekitar pukul 20.00 WIB hingga tengah malam. Setelah kegiatan selesai, ia masih sempat berbincang dengan teman-temannya dan mengeluhkan kelelahan.

Kasi Humas Polres Pekalongan Kota Iptu Purno Utomo juga meluruskan kabar bahwa Ahmad meninggal mendadak di tengah karnaval. Seusai acara, Ahmad masih sempat mampir ke rumah pamannya sekitar pukul 00.00 WIB dan bahkan membelikan teh. Sekitar pukul 02.30 WIB ia pulang untuk beristirahat.

Sekitar pukul 04.00 WIB, istrinya mendapati napas Ahmad tersengal-sengal. Keluarga kemudian berusaha mencari pertolongan. Namun, sebelum berhasil dibawa ke rumah sakit, Ahmad dinyatakan meninggal dunia di rumah.

“Iya info awal tidak terkait, meninggal dunianya sudah di rumah. Sudah tidur. Kelelahan,” kata Purno.

Keluarga juga disebut telah mengikhlaskan kepergian Ahmad dan tidak bersedia dilakukan autopsi.

Karena itu, tidak terdapat dasar yang cukup untuk menyimpulkan bahwa kematian Ahmad Faiz berkaitan dengan adegan yang disebut warganet sebagai ritual satanic.

Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

Kontroversi SKNC 2026 menunjukkan pentingnya klarifikasi dari penyelenggara mengenai konsep setiap pertunjukan, terutama karena kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Di sisi lain, informasi mengenai kematian peserta juga sebaiknya tidak dikaitkan dengan unsur mistis atau ritual tertentu tanpa bukti yang sahih.

Sampai informasi terakhir yang tersedia, fakta yang telah terkonfirmasi adalah bahwa SKNC 2026 merupakan karnaval masyarakat dalam rangkaian Maulid Nabi dan tradisi khitan massal, melibatkan 25 barisan dari 25 mushola, serta menampilkan beragam kreativitas masyarakat.

Adapun identitas kontingen yang menampilkan adegan penyembelihan kambing, siapa pencetus konsep tersebut, serta apakah terdapat persetujuan khusus dari panitia terhadap adegan tersebut masih menjadi hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut.

Masyarakat pun diimbau tidak terburu-buru menyimpulkan suatu pertunjukan sebagai ritual satanic maupun menghubungkannya dengan kematian peserta sebelum terdapat keterangan resmi dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Meskipun demikian, kejadian ini membuka mata masyarakat bahwa kreativitas yang dibungkus dengan nilai-nilai di luar Islam, apalagi dikaitkan dengan ritual tertentu, bisa jadi kewajaran apabila tidak ada aturan dan juga kesadaran masyarakat akan bahaya yang tersembunyi di baliknya. [ind]

Tags: ritual satanicsimbang kulon night carnival 2026
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Doa Nabi Yunus AS yang Menenangkan Hati Saat Berada dalam Kesulitan

Next Post

5 Wisata Kuliner Dekat Stasiun Rawa Buntu yang Wajib Dicoba

Next Post
5 Wisata Kuliner Dekat Stasiun Rawa Buntu yang Wajib Dicoba

5 Wisata Kuliner Dekat Stasiun Rawa Buntu yang Wajib Dicoba

Ayahku Monster

Ayahku Monster

Kemenhaj Perkuat Pengawasan dan Perlindungan Jemaah Umroh yang Alami Penundaan

Kemenhaj Perkuat Pengawasan dan Perlindungan Jemaah Umroh yang Alami Penundaan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9470 shares
    Share 3788 Tweet 2368
  • Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    489 shares
    Share 196 Tweet 122
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4280 shares
    Share 1712 Tweet 1070
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11817 shares
    Share 4727 Tweet 2954
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2445 shares
    Share 978 Tweet 611
  • Maulid Salimah Kota Bekasi Dihadiri 650 Jamaah, Galang Dana untuk Palestina

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1334 shares
    Share 534 Tweet 334
  • Doa Memohon Rezeki Halal yang Membawa Ketenangan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4843 shares
    Share 1937 Tweet 1211
  • Ini Dia 5 Rekomendasi Kuliner di Banyumas

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga