• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 11 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Belajar Berdamai dengan Kekurangan Orang Tua dan Menyerahkan Luka kepada Allah

06/08/2026
in Khazanah
Belajar Berdamai dengan Kekurangan Orang Tua dan Menyerahkan Luka kepada Allah

Sumber: Pixabay

69
SHARES
528
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SETIAP anak tentu memiliki harapan terhadap orang tuanya. Ada yang mendambakan kasih sayang yang lebih besar, perhatian yang lebih hangat, atau dukungan yang tidak pernah benar-benar ia rasakan. Namun, seiring bertambahnya usia, kita mulai menyadari bahwa orang tua juga manusia biasa. Mereka memiliki keterbatasan ilmu, pengalaman, kemampuan, bahkan cara dalam mengekspresikan cinta kepada anak-anaknya.

Sering kali, apa yang tidak kita dapatkan dari orang tua bukan karena mereka tidak mencintai kita, melainkan karena mereka memang tidak mampu memberikannya. Bisa jadi mereka tidak pernah diajarkan bagaimana menunjukkan kasih sayang. Bisa jadi mereka tumbuh dalam lingkungan yang keras sehingga sulit mengungkapkan perhatian. Atau mungkin mereka sedang berjuang dengan masalah hidup yang tidak pernah kita ketahui.

Baca Juga: Membangun Keluarga yang Tak Hanya Indah Dipandang, tetapi Juga Menenangkan Jiwa

Belajar Berdamai dengan Kekurangan Orang Tua dan Menyerahkan Luka kepada Allah

Dalam kondisi seperti itu, Islam mengajarkan agar seorang hamba tidak terus-menerus memendam kekecewaan. Jika ada sesuatu yang tidak kita dapatkan dari orang tua, mintalah kepada Allah agar Dia melengkapinya dengan rahmat-Nya. Allah adalah Dzat Yang Maha Mencukupi segala kekurangan hamba-Nya.

Tidak semua luka harus dibalas dengan kemarahan. Tidak semua rasa kecewa harus dipelihara hingga bertahun-tahun. Semakin lama seseorang menyimpan kebencian, semakin berat pula beban yang dipikul hatinya. Bahkan, tidak sedikit orang yang akhirnya mengalami stres berkepanjangan, sulit merasa tenang, atau kehilangan kebahagiaan karena terus hidup dalam bayang-bayang masa lalu.

Dalam kehidupan, ada luka yang memang tidak bisa dihapus. Namun, luka itu bisa disembuhkan ketika seseorang memilih untuk menerima takdir dan menyerahkannya kepada Allah. Memaafkan bukan berarti membenarkan semua kesalahan yang pernah terjadi. Memaafkan adalah cara agar hati tidak terus terikat pada rasa sakit yang sama.

Setiap orang memiliki perjalanan hidup yang berbeda. Apa yang kita anggap sebagai kekurangan orang tua bisa jadi merupakan hasil dari perjuangan panjang yang mereka alami. Mereka pun pernah menjadi anak, pernah terluka, dan mungkin belum sempat menyembuhkan luka mereka sendiri. Karena itulah, melihat orang tua dengan sudut pandang kasih sayang sering kali membuat hati menjadi lebih lapang.

Bukan berarti kita harus mengabaikan rasa sedih atau berpura-pura semuanya baik-baik saja. Perasaan kecewa tetap boleh dirasakan. Namun, jangan biarkan perasaan itu berubah menjadi kebencian yang terus menggerogoti jiwa. Berdoalah kepada Allah agar diberi hati yang lembut dan kemampuan untuk menerima kenyataan dengan ikhlas.

Jika ada perhatian yang dulu kita harapkan tetapi tidak pernah datang, jika ada pelukan yang tidak pernah kita rasakan, atau ada kata-kata yang tidak pernah kita dengar, yakinlah bahwa Allah mampu mengganti semua kekurangan itu dengan ketenangan yang tidak dapat diberikan oleh manusia.

Kesembuhan hati tidak selalu dimulai ketika orang lain berubah. Sering kali, kesembuhan justru dimulai ketika kita berhenti menuntut masa lalu menjadi berbeda. Saat kita memilih memaafkan, menerima keterbatasan orang tua, dan menyerahkan semua luka kepada Allah, perlahan hati akan menemukan kedamaian.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Pada akhirnya, tidak ada keluarga yang sempurna. Yang ada hanyalah manusia-manusia yang sama-sama sedang belajar. Maka, daripada terus memelihara ganjalan di hati, lebih baik memperbanyak doa, memperbaiki hubungan yang masih bisa diperbaiki, dan memohon kepada Allah agar setiap luka diganti dengan rahmat, ketenangan, serta kasih sayang-Nya yang tidak pernah habis. Dengan begitu, hati akan lebih ringan menjalani hidup dan tubuh pun dapat merasakan ketenangan yang selama ini dicari. [DW]

Sumber: Instagram Ustadz Zaidul Akbar

Tags: Belajar Berdamai dengan Kekurangan Orang Tua
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ummu Haram binti Milhan, Shahabiyah yang Mendapat Kabar Gembira dari Rasulullah

Next Post

Cara Merawat Lensa Kontak Warna

Next Post
Cara Merawat Lensa Kontak Warna

Cara Merawat Lensa Kontak Warna

Muharram jadi Momentum Hijrah untuk Perbaiki Diri dan Bangun Kesehatan Mental

Muharram jadi Momentum Hijrah untuk Perbaiki Diri dan Bangun Kesehatan Mental

Tips Shalat Tepat Waktu dan Berjamaah di Masjid

Tips Shalat Tepat Waktu dan Berjamaah di Masjid

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9510 shares
    Share 3804 Tweet 2378
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1351 shares
    Share 540 Tweet 338
  • Gayeng Guyub Sidomukti Hadirkan Kreasi Batik Hasil Kolaboraksi Pemkab Gunung Kidul Bersama Dompet Dhuafa Yogyakarta

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2459 shares
    Share 984 Tweet 615
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11832 shares
    Share 4733 Tweet 2958
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4295 shares
    Share 1718 Tweet 1074
  • Hiduplah dengan Sederhana dan Jauhkan Diri dari Sifat Sombong

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4854 shares
    Share 1942 Tweet 1214
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2401 shares
    Share 960 Tweet 600
  • Pada Akhirnya Hidup Adalah Tentang Doa dan Takdir

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga