• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 25 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Saudah binti Zam’ah, Ummul Mukminin yang Dikenal karena Kesederhanaan dan Keluhuran Akhlaknya

03/07/2026
in Kisah
Saudah binti Zam'ah, Ummul Mukminin yang Dikenal karena Kesederhanaan dan Keluhuran Akhlaknya

Sumber: Pixabay

70
SHARES
538
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEJARAH Islam mencatat salah satu nama indah yang menjadi teladan yaitu Saudah binti Zam’ah. Ia adalah perempuan yang menemani Rasulullah SAW pada masa-masa awal dakwah di Makkah setelah wafatnya Khadijah, ketika beliau sedang menghadapi ujian yang sangat berat.

Saudah binti Zam’ah berasal dari suku Quraisy. Ayahnya bernama Zam’ah bin Qais, sedangkan ibunya adalah Asy-Syamus binti Qais. Sejak awal datangnya Islam, Saudah termasuk perempuan yang menerima dakwah Rasulullah SAW dan memeluk agama Islam. Keimanannya diuji dengan berbagai tekanan dari kaum Quraisy yang saat itu menentang ajaran Islam.

Sebelum menikah dengan Rasulullah SAW, Saudah telah menikah dengan As-Sakran bin Amr radhiyallahu ‘anhu. Pasangan ini termasuk kelompok muslim yang berhijrah ke Habasyah (Ethiopia) untuk menghindari penyiksaan kaum Quraisy. Hijrah tersebut menjadi bukti kuatnya iman Saudah. Ia rela meninggalkan kampung halaman, keluarga, dan kenyamanan hidup demi mempertahankan keyakinannya kepada Allah SWT.

Baca Juga: Halimatus Sa’diyah binti Abu Dzu’aib, Perempuan Mulia yang Menjadi Ibu Susuan Rasulullah

Saudah binti Zam’ah, Ummul Mukminin yang Dikenal karena Kesederhanaan dan Keluhuran Akhlaknya

Namun, setelah kembali dari Habasyah, suaminya wafat. Saudah pun menjalani hidup sebagai seorang janda di tengah situasi yang tidak mudah. Pada saat yang hampir bersamaan, Rasulullah SAW juga sedang berduka karena kehilangan istri tercinta, Khadijah binti Khuwailid radhiyallahu ‘anha. Tahun itu bahkan dikenal sebagai ‘Amul Huzn atau Tahun Kesedihan, karena Rasulullah juga kehilangan pamannya, Abu Thalib.

Melihat kondisi tersebut, salah seorang sahabat mengusulkan agar Rasulullah menikahi Saudah. Pernikahan itu bukan semata-mata didasari urusan pribadi, tetapi juga menjadi bentuk perlindungan bagi seorang muslimah yang telah banyak berkorban demi Islam. Dengan menikahi Saudah, Rasulullah memberikan penghormatan sekaligus jaminan kehidupan yang lebih baik bagi beliau.

Setelah menjadi Ummul Mukminin, Saudah dikenal sebagai perempuan yang sederhana, rendah hati, dan memiliki sifat humor yang dapat menghibur Rasulullah SAW. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa beliau memiliki kepribadian yang ceria dan mampu mencairkan suasana di dalam rumah tangga Rasulullah. Meski demikian, beliau tetap menjaga adab dan rasa hormat kepada suaminya.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Saudah juga dikenal sebagai sosok yang dermawan. Ketika memperoleh harta, ia tidak segan membagikannya kepada orang-orang yang membutuhkan. Baginya, kekayaan hanyalah titipan Allah yang sebaiknya dimanfaatkan untuk membantu sesama.

Salah satu kisah yang paling menunjukkan kemuliaan hati Saudah adalah ketika usianya semakin lanjut. Beliau memahami bahwa Rasulullah SAW membagi waktu secara adil di antara istri-istrinya. Karena kecintaannya kepada Rasulullah dan keinginannya untuk tetap menjadi istri beliau di dunia maupun di akhirat, Saudah dengan sukarela menyerahkan jatah malamnya kepada Aisyah radhiyallahu ‘anha. Keputusan itu dilakukan tanpa paksaan dan menunjukkan besarnya pengorbanan serta keikhlasan beliau.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi salah satu pembahasan dalam fikih mengenai hak seorang istri yang dapat diberikan secara sukarela kepada istri lain apabila dilakukan dengan kerelaan hati.

Setelah Rasulullah SAW wafat, Saudah tetap menjalani kehidupan dengan penuh kesederhanaan. Beliau tidak mencari kemewahan dunia, melainkan lebih banyak mengisi hari-harinya dengan ibadah dan amal saleh. Keteguhan imannya menjadi teladan bagi generasi setelahnya.

Kisah Saudah binti Zam’ah mengajarkan bahwa kemuliaan seseorang tidak selalu diukur dari popularitas atau banyaknya riwayat yang disampaikan. Ketulusan dalam beriman, kesabaran menghadapi ujian, kesediaan berkorban, dan akhlak yang baik merupakan nilai-nilai yang membuat seseorang mulia di sisi Allah. [DW]

Sumber: 39 Kisah Shahabiyah. Walidah Ariyani. Win Media: 2022.

Tags: Saudah binti Zam'ah Ummul Mukminin yang Dikenal karena Kesederhanaan dan Keluhuran Akhlaknya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Halimatus Sa’diyah binti Abu Dzu’aib, Perempuan Mulia yang Menjadi Ibu Susuan Rasulullah

Next Post

Salamatush Shadr

Next Post
Salamatush Shadr

Salamatush Shadr

Terapi Jus untuk Penyakit Kandung Empedu

Terapi Jus untuk Penyakit Kandung Empedu

3 Makanan di Serial Drakor yang Ternyata Menyehatkan

3 Makanan di Serial Drakor yang Ternyata Menyehatkan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8957 shares
    Share 3583 Tweet 2239
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1129 shares
    Share 452 Tweet 282
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11621 shares
    Share 4648 Tweet 2905
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4043 shares
    Share 1617 Tweet 1011
  • Tips Menghilangkan Rasa Pahit Daun Pepaya agar Masakan Lebih Nikmat

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3501 shares
    Share 1400 Tweet 875
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2379 shares
    Share 952 Tweet 595
  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Keutamaan Istighfar Menurut Hadis

    459 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Wardah Colour Circuit Hadirkan Filosofi Speed untuk Dorong Perempuan Lebih Percaya Diri Berkarya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga