• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 25 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Halimatus Sa’diyah binti Abu Dzu’aib, Perempuan Mulia yang Menjadi Ibu Susuan Rasulullah

03/07/2026
in Kisah
Halimatus Sa'diyah binti Abu Dzu'aib, Perempuan Mulia yang Menjadi Ibu Susuan Rasulullah

Sumber: Pixabay

70
SHARES
541
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HALIMATUS Sa’diyah dikenal sebagai ibu susuan Nabi Muhammad SAW, perempuan yang dipercaya Allah untuk merawat manusia terbaik sejak usia yang masih sangat belia.

Halimatus Sa’diyah berasal dari Bani Sa’ad bin Bakr, salah satu kabilah Arab yang terkenal memiliki lingkungan dengan udara bersih dan bahasa Arab yang fasih. Pada masa itu, masyarakat Quraisy memiliki tradisi menitipkan bayi mereka kepada perempuan dari pedalaman agar tumbuh dengan tubuh yang lebih kuat dan mampu berbicara menggunakan bahasa Arab yang murni. Karena itulah, bayi Muhammad yang baru lahir juga diserahkan kepada Halimatus Sa’diyah untuk diasuh.

Ketika pertama kali datang ke Makkah, Halimah sebenarnya berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Tahun itu menjadi masa paceklik bagi kaumnya. Keledai yang ditungganginya berjalan sangat lambat, untanya hampir tidak mengeluarkan susu, dan keluarganya hidup dalam kekurangan. Bahkan, para perempuan lain enggan mengambil bayi Muhammad karena beliau telah menjadi yatim sejak masih berada dalam kandungan. Mereka berharap memperoleh bayi dari keluarga yang mampu memberikan upah lebih besar.

Karena tidak ingin pulang tanpa membawa seorang bayi asuh, Halimah akhirnya menerima Muhammad kecil. Keputusan yang tampaknya sederhana itu justru menjadi awal dari berbagai keberkahan yang luar biasa dalam hidupnya.

Sejak Rasulullah SAW berada dalam asuhannya, keadaan keluarga Halimah berubah secara perlahan. Air susu yang sebelumnya sulit keluar menjadi melimpah sehingga cukup untuk menyusui Muhammad dan anak kandungnya. Unta yang semula kurus mulai menghasilkan banyak susu. Hewan ternak milik keluarganya juga menjadi lebih sehat dibandingkan ternak milik orang lain. Keberkahan itu membuat banyak orang heran melihat perubahan yang terjadi pada keluarga Halimah.

Baca Juga: Kisah Ghaziyah binti Jabir al-Amiriyah, Shahabiyah yang Menunjukkan Keteguhan Iman kepada Rasulullah

Halimatus Sa’diyah binti Abu Dzu’aib, Perempuan Mulia yang Menjadi Ibu Susuan Rasulullah

Selain dikenal sebagai perempuan yang penyayang, Halimatus Sa’diyah juga merawat Rasulullah SAW dengan penuh perhatian. Beliau menjaga, membesarkan, dan memperlakukan Muhammad kecil seperti anaknya sendiri. Ikatan kasih sayang itu tetap terjalin meskipun masa penyusuan telah berakhir.

Salah satu peristiwa yang terkenal ketika Rasulullah tinggal bersama Halimah adalah kejadian pembelahan dada (syarh ash-shadr). Dalam riwayat yang sahih disebutkan bahwa Malaikat Jibril datang kepada Nabi Muhammad ketika masih kecil, kemudian membersihkan hatinya sebagai persiapan untuk mengemban tugas besar sebagai utusan Allah. Peristiwa tersebut membuat Halimah dan keluarganya merasa khawatir sehingga akhirnya beliau mengembalikan Muhammad kepada ibunya, Aminah binti Wahb.

Hubungan Halimatus Sa’diyah dengan Rasulullah SAW tidak berhenti ketika masa pengasuhan selesai. Setelah Nabi diangkat menjadi rasul, Halimah beberapa kali datang menemui beliau. Rasulullah selalu menyambutnya dengan penuh penghormatan. Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa beliau membentangkan selendangnya sebagai bentuk penghormatan kepada ibu susuannya. Sikap tersebut menunjukkan betapa besar rasa hormat Rasulullah kepada orang-orang yang pernah berjasa dalam hidupnya.

Keteladanan Halimatus Sa’diyah mengajarkan bahwa kasih sayang yang tulus akan mendatangkan keberkahan. Ia menerima amanah merawat seorang bayi bukan semata-mata karena mengharapkan imbalan dunia, tetapi karena keikhlasan yang akhirnya dibalas Allah dengan berbagai karunia.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Kisah hidupnya juga mengingatkan bahwa keberkahan tidak selalu diukur dari banyaknya harta, melainkan dari hadirnya rahmat Allah dalam kehidupan. Dari keluarga yang semula hidup dalam kesulitan, Halimah menyaksikan sendiri bagaimana Allah mengubah keadaan melalui keberadaan Rasulullah. [DW]

Sumber: 39 Kisah Shahabiyah. Walidah Ariyani. Win Media: 2022.

Tags: Halimatus Sa'diyah binti Abu Dzu'aib Perempuan Mulia yang Menjadi Ibu Susuan Rasulullah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pori-Pori Besar jadi Salah Satu Keluhan Kulit yang Sering Dikhawatirkan

Next Post

Saudah binti Zam’ah, Ummul Mukminin yang Dikenal karena Kesederhanaan dan Keluhuran Akhlaknya

Next Post
Saudah binti Zam'ah, Ummul Mukminin yang Dikenal karena Kesederhanaan dan Keluhuran Akhlaknya

Saudah binti Zam'ah, Ummul Mukminin yang Dikenal karena Kesederhanaan dan Keluhuran Akhlaknya

Salamatush Shadr

Salamatush Shadr

Terapi Jus untuk Penyakit Kandung Empedu

Terapi Jus untuk Penyakit Kandung Empedu

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8957 shares
    Share 3583 Tweet 2239
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1129 shares
    Share 452 Tweet 282
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11621 shares
    Share 4648 Tweet 2905
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4043 shares
    Share 1617 Tweet 1011
  • Tips Menghilangkan Rasa Pahit Daun Pepaya agar Masakan Lebih Nikmat

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3501 shares
    Share 1400 Tweet 875
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2379 shares
    Share 952 Tweet 595
  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
  • Keutamaan Istighfar Menurut Hadis

    459 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Wardah Colour Circuit Hadirkan Filosofi Speed untuk Dorong Perempuan Lebih Percaya Diri Berkarya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga