• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 30 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Miqdad Bin Amr dan Ketajaman Kata-Katanya

27/09/2021
in Kisah
Miqdad Bin Amr dan Ketajaman Kata-Katanya

Foto: Pixabay

85
SHARES
655
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Berbicara tentang Miqdad Bin Amr, para sahabatnya berkata: “Orang yang pertama memacu kudanya dalam perang sabil ialah Miqdad bin Aswad.”

Miqdad bin Aswad disini ialah Miqdad bin Amr. Di masa Jahiliyah ia menyetujui dan membuat perjanjian untuk diangkat sebagai anak oleh al-Aswad ‘Abdi Yaghuts, hingga namanya berubah menjadi Miqdad ibnu Aswad.

Namun, setelah ia masuk Islam dan turun ayat yang melarang merangkaikan nama anak angkat dengan nama ayah angkatnya. Maka namanya kembali dirangkaikan dengan nama ayah kandungnya yaitu ‘Amr bin Sa’ad.

Miqdad Bin Amr termasuk golongan sahabat yang awal masuk Islam. Ia juga termasuk orang ke-tujuh yang menyatakan keislamannya secara terang-terangan.

Saat kekejaman Quraisy sedang bergejolak ia turut merasakan penderitaan dan siksaan. Namun, ia mampu menghadapinya dengan kejantanan para ksatria dan keperwiraan kaum Hawari.

Baca Juga: Amr bin Jumuah Masuk Islam Setelah Melihat Berhalanya yang Tak Berdaya

Miqdad Bin Amr dan Ketajaman Kata-Katanya

Saat kekuatan Quraisy semakin bergelora, kesombongan dan keangkuhan mereka terus membara. Sedangkan kaum muslimin masih lemah, dari segi jumlah mereka masih sedikit.

Rasulullah menguji keimanan dengan menyeru untuk terjun di medan perang untuk yang pertama kali. Rasul menguji keimanan para pengikutnya dan meneliti persiapan mereka menghadapi tetara musuh yan datang menyerang, baik pasukan penjalan kaki maupun angkatan berkuda kaum muslimin.

Para sahabat yang mengetahui bahwa jika Rasulullah meminta pendapat dan buah fikiran, maka hal itu dimaksudnya secara sungguh-sungguh.

Artinya dari setiap mereka dimintanya pendirian dan pendapat sebenarnya, hingga bila ada di antara mereka yang berpendapat lain yang berbeda dengan pendapat umum, maka ia tidah usah takut atau akan mendapat penyesalan.

Miqdad khawatir kalau ada di antara Kaum Muslimin yang terlalu berhati-hati terhadap perang. Sebelum ada yang angkat bicara, Miqdad ingin mendahului mereka, agar dengan kalimat-kalimatnya yang tegas dapat menyalakan semangat perjuangan dan turut mengambil bagian dalam membentuk pendapat umum.

Tetapi sebelum ia menggerakkan ke dua bibirnya, Abu Bakar Ash-Shiddiq telah mulai bicara, dan baik sekali buah pembicaraannya itu, hingga hati Miqdad menjadi tenteram karenanya.

Setelah itu Umar bin Khattab menyusul bicara dan pendapatnya juga baik, Maka tampillah Miqdad, katanya:

“Ya Rasulullah… Teruslah laksanakan apa yang dititahkan Allah, dan kami akan bersama Anda…! Demi Allah kami tidak akan berkata seperti yang dikatakan Bani Israil kepada Musa: Pergilah kamu bersama Tuhanmu dan berperanglah, sedang kami akan duduk menunggu di sini.

Tetapi kami akan mengatakan kepada Anda: Pergilah Anda bersama Tuhan Anda dan berperanglah, sementara kami ikut berjuang di samping Anda…!

Demi yang telah mengutus Anda membawa kebenaran! Seandainya Anda membawa kami melalui lautan lumpur, kami akan berjuang bersama Anda dengan tabah hingga mencapai tujuan, dan kami akan bertempur di sebelah kanan dan di sebelah kiri Anda, di bagian depan dan di bagian belakang Anda, sampai Allah memberi Anda kemenangan…!”

Kata-katanya itu mengalir tak ubah bagai anak panah yang lepas dari busurnya. Dan wajah Rasulullahpun berseri-seri karenanya, sementara mulutnya komat-kamit mengucapkan doa yang baik untuk Miqdad.

Serta dari kata-kata tegas yang dilepasnya itu mengalirkan semangat kepahlawanan dalam tubuh kaum Muslimin.

Bahkan dengan kekuatan dan ketegasannya, kata-kata itupun menjadi contoh teladan bagi siapa yang ingin bicara, menjadi semboyan dalam perjuangan. [Ln]

Sumber: Karakteristik Perihidup Enam Puluh Shahabat Rasulullah, Oleh: Khalid Muh. Khalid

Tags: Miqdad Bin Amr dan Ketajaman Kata-Katanya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sertifikat Vaksin Tidak Muncul di PeduliLindungi

Next Post

3 Hal Dasar dalam Memilih Pasangan

Next Post
3 Hal Dasar dalam Memilih Pasangan

3 Hal Dasar dalam Memilih Pasangan

Ternyata Janin Telah Mengenali Aroma Makanan Bunda

Ternyata Janin Telah Mengenali Aroma Makanan Bunda

10 Cara Pasutri Membangun Kepercayaan Kembali

10 Cara Pasutri Membangun Kepercayaan Kembali

  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    500 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3438 shares
    Share 1375 Tweet 860
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7903 shares
    Share 3161 Tweet 1976
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4099 shares
    Share 1640 Tweet 1025
  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6707 shares
    Share 2683 Tweet 1677
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5270 shares
    Share 2108 Tweet 1318
  • Outfit Aurelie Hermansyah saat Datangi Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga