• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 2 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Mengenal Sosok Syaikh Ahmad Al Kurani, Guru Pertama Muhammad Al Fatih

28/10/2025
in Kisah, Unggulan
Yarmuk, dan Hari-hari Kita Kini yang Penuh Kecamuk

ilustrasi: pixabay

269
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SYAIKH Ahmad Al Kurani adalah sosok guru pertama di balik kesuksesan Muhammad Al Fatih, sang penakluk Konstantinopel.

Ustaz K.H. Aunur Rafiq Saleh Tamhid, Lc. menuliskan tentang hal ini.

Di balik sukses Sultan Muhammad al-Fatih, pembebas Konstantinopel, ada dua orang guru dan murabbi yang berperan besar dalam mengantarkan Sultan Muhammad al-Fatih kepada kemuliaan yang dicapainya dalam sejarah tersebut.

Bahkan para ahli sejarah menyebut kedua guru dan murabbinya ini sebagai “al-Fatih ar-Ruhi lil-Qasthanthiniyah”.

Guru dan murabbi pertamanya itu adalah Ahmad bin Ismail bin Utsman al-Kurani, Syihabuddin asy-Syafi’i kemudian al-Hanafi.

Seorang ahli tafsir berasal dari Kurdi, dari desa Syahrazur.

Ia belajar di Mesir kemudian pergi ke Turki hingga ditunjuk oleh Sultan Murad bin Utsman menjadi guru bagi putra mahkotanya, Muhammad al-Fatih.

Muhammad al-Fatih muda tumbuh sebagai anak yang “bandel”, tidak mau mematuhi perintah gurunya.

Karena itu, Sultan Murad, ayahnya, mencarikan guru dan murabbi terbaik bagi Amir kecil untuk dididik dengan nilai-nilai Islam dan semangat jihad.

Ketika mengetahui anaknya punya kecenderungan hidup mewah dan glamor, dan tidak mau mematuhi guru-gurunya, sang ayah bertanya tentang guru dan murabbi yang tegas yang bisa mengendalikan anaknya tersebut.

Lalu, para penasihatnya menunjukkan kepada seorang syaikh yang mulia berasal dari Kurdi, Ahmad bin Ismail al-Kurani.

Baca Juga: Kisah Kejujuran Imam Syafii

Mengenal Sosok Syaikh Ahmad Al Kurani, Guru Pertama Muhammad Al Fatih

Ia seorang ulama yang tegas dan berwibawa. Ia berbicara kepada Sultan dengan memanggil namanya saja dan berjabat tangan tanpa menundukkan kepala.

Ia tidak pernah mendatangi Sultan kecuali diminta datang. Ia mengatakan kepada Sultan: Makananmu haram dan pakaianmu haram, maka berhati-hatilah!

Dalam mengajar, ia tdak segan-segan memukul Sultan kecil untuk mendidiknya hingga dia mampu mengkhatamkan (hafalan) al-Quran dalam waktu singkat.

Kemudian, ia mengajarinya ilmu-ilmu keislaman dan membacakan buku-buku sejarah.

Syaikh al-Kurani selalu menekankan kepada murid kecilnya agar dia membebaskan ibu kota Romawi karena merupakan kemuliaan besar menjadi komandan yang disebutkan dalam berita gembira yang disampaikan Nabi Shallallahu alaihi wa sallam.

Ketika menjadi khalifah, Sultan Muhammad al-Fatih menghormati gurunya dengan mengangkatnya menjadi mufti, hakim militer dan jabatan lainnya.

Bahkan Sultan Muhammad al-Fatih pernah menawari jabatan menteri kepada gurunya ini tetapi ditolaknya.

Syaikh al-Kurani tegas kepada muridnya bukan saat proses pendidikan saja, bahkan setelah muridnya menjadi khalifah pun ia tetap bersikap tegas kepadanya.

Suatu saat, ia menerima surat dari Sultan Muhammad al-Fatih berisi hal-hal yang menurutnya bertentangan dengan syariah, lalu ia segera menyobek surat tersebut di depan kurir pembawa surat.

Syaikh al-Kurani sendiri membangun sebuah masjid agung di Istanbul yang sampai sekarang masih ada dan mendirikan sekolah yang diberi nama Darul Hadits.

Melalui dua sarana ini, ia menyebarkan ilmunya kepada masyarakat dan murid-muridnya.

Ajaran-ajaran dan tarbiyah yang disampaikan syakh al-Kurani sangat berpengaruh dalam kehidupan Muhammad al-Fatih.

Karena ia seorang ulama yang punya spiritualitas sangat kuat. Salah satu contohnya, ia selalu menghidupkan malamnya dengan membaca al-Quran.

Baca Juga: Sosok Atikah binti Zaid yang Menjadi Istri 4 Sahabat Nabi

Di samping itu, Syaikh al-Kurani juga seorang ulama yang punya beberapa karya tulis yang menunjukkan keluasan ilmunya. Di antara buku yang ditulisnya sebagai berikut.

1- غاية الاماني فى تفسير الكلام الرباني

2- الكوثر الجاري فى رياض البخاري

3- الدرر اللوامع في شرح جمع الجوامع

4- شرح الكافية لابن الحاجب

5- الشافية فى علم العروض و القافية

6- لوامع الغرر شرح فراءد الدرر

Dari daftar karya tulisnya di atas kita bisa mengetahui betapa luas ilmu sang murabbi Sultan ini.

Syaikh al-Kurani wafat pada tahun 892 H/ 1488 M. di masa pemerintahan Sultan Bayazid II. Jazahullah khairal jaza’ ‘an ummatil Islam.[ind]

Sumber: https://t.me/robbanimediatama

Tags: Guru Pertama Muhammad Al FatihMengenal Sosok Syaikh Ahmad Al Kurani
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

5 Kebiasaan untuk Mencegah Penuaan Kulit

Next Post

Drama yang Disukai Banyak Wanita

Next Post
Drama yang Disukai Banyak Wanita

Drama yang Disukai Banyak Wanita

Prediksi Tren Modest Fashion Tahun 2026 Lebih Berani dalam Warna dan Bentuk

Prediksi Tren Modest Fashion Tahun 2026 Lebih Berani dalam Warna dan Bentuk

Syariat rambut bayi aqiqah

Shalat Sambil Menggendong Bayi

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    547 shares
    Share 219 Tweet 137
  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3450 shares
    Share 1380 Tweet 863
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7917 shares
    Share 3167 Tweet 1979
  • Salimah Kota Tangerang Siap Terjun ke Masyarakat Usai Dilantik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4106 shares
    Share 1642 Tweet 1027
  • Ribuan Jamaah Padati Majelis Akbar Bekasi, Salimah Bersama IKADI Ajak Umat Sambut Ramadan Berbasis Ilmu

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Sejumlah Tokoh Luncurkan Petisi Serukan Indonesia Tarik Diri dari Dewan Perdamaian BOP

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2121 shares
    Share 848 Tweet 530
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga