• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 15 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Tragis Para Mujahid yang Kalah oleh Nafsu

26/06/2026
in Kisah, Unggulan
Kisah Tragis Para Mujahid yang Kalah oleh Nafsu

Kisah Tragis Para Mujahid yang Kalah oleh Nafsu (foto: pixabay)

149
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Kisah tragis para mujahid yang kalah oleh nafsu. Inilah urgensi mengendalikan syahwat. Allah Subhanahu wa taala berfirman,

فَخَلَفَ  مِنْۢ  بَعْدِهِمْ  خَلْفٌ  اَضَا عُوا  الصَّلٰوةَ  وَا تَّبَعُوا  الشَّهَوٰتِ  فَسَوْفَ  يَلْقَوْنَ  غَيًّا

“Kemudian datanglah setelah mereka, pengganti yang mengabaikan sholat dan mengikuti syahwatnya, maka mereka kelak akan tersesat,” (QS. Maryam: 59)

Oleh: Ustaz Aunur Rafiq Saleh

Alasan Syahwat Harus Dikendalikan

Syahwat artinya keinginan, baik terhadap harta, jabatan, kedudukan, dunia, seks, kekuasaan, kepemimpinan atau lainya yang digandrungi nafsu manusia.

Jika tidak terkendali biasanya ditempuh dengan cara-cara yang haram dan merusak moral.

Ayat ini memperingatkan bahaya selalu memperturutkan syahwat. Bisa mengakibatkan kesesatan dan kehinaan.

Orang yang tidak bisa mengendalikan syahwatnya tercela secara agama dan akal sehat.

Secara agama, dia berdosa dan akan tersesat jauh dalam kehidupan ini.

Secara akal sehat, dia tidak cerdas. Karena lebih mementingkan kesenangan sesaat dari kesengsaraan berkepanjangan atau selama-lamanya.

Baca Juga: Syahwat

Ia bodoh karena bertindak tanpa berkonsultasi kepada akal sehatnya. Sekiranya berkonsultasi, pasti akal sehatnya menyuruhnya mempertimbangkan kemaslahatan dan kesenangan yang abadi di akhirat.

Syahwat harus dikendalikan karena semakin diperturutkan semakin bertambah besar dan terus mencari pelampiasan.

Sekiranya seseorang diberi harta sebanyak harta Karun dan kekuasaan Fir’aun pasti tidak pernah merasa terpuaskan.

Bersabar menahan dan mengendalikan syahwat lebih mudah dan lebih ringan ketimbang bersabar menanggung pedihnya akibat atau konsekuensi memperturutkan syahwat.

Baca Juga: Proyek Film The Error in Terror untuk Menghentikan Islamophobia

Kisah Tragis Para Mujahid yang Kalah dengan Nafsu

Berikut ini kisah yang disampaikan oleh Ibnu al-Jauzi dan Ibnu Katsir di dalam salah satu kitabnya. Semoga bisa menjadi pelajaran dan renungan:

Di Baghdad ada seorang yang dikenal soleh bertugas sebagai muazin. Ia sudah menjalani tugasnya selama 40 tahun.

Pada suatu hari, ia naik ke atas menara untuk mengumandangkan azan. Saat turun, ia melihat seorang wanita nasrani yang tinggal di sebelah masjid.

Ia tergoda oleh wanita tersebut dan berhasrat kuat kepadanya lalu mendatangi rumahnya dan mengetuk pintunya.

Wanita itu bertanya, ‘Siapa?’ Sang muazin menjawab, saya si tukang adzan di masjid sebelah.

Setelah pintu dibuka, ia masuk rumah dan langsung memeluk wanita tersebut.

Baca Juga: Fitnah Syahwat Dunia

Wanita itu mengingatkan, ‘Kamu orang yang pandai menjaga amanah selama ini kenapa kamu lakukan pengkhianatan ini?’

Ia menjawab, ‘Jika tidak mau mengikuti keinginanku, aku akan membunuhmu’.

Wanita itu berkata, ‘Saya mau dengan syarat kamu harus keluar dari agamamu’. Muadzin itu langsung memperturutkan seraya berkata,

‘Saya berlepas diri dari Islam dan ajaran yang dibawa Muhammad’. Kemudian ia mendekati wanita tersebut.

Wanita ini berkata, ‘Kamu mengatakan itu hanya untuk bisa melampiaskan keinginanmu kemudian kamu akan kembali lagi kepada agamamu.

Makanlah daging babi ini dan minumlah khamar ini’. Ia pun memakan daging babi dan minum khamar.

Setelah minuman khamar itu mempengaruhi akalnya, ia mendekati wanita itu tetapi wanita ini masuk ke rumah dan mengunci pintunya lalu berkata,

‘Naiklah ke rooftop (sutuh) hingga bapakku datang untuk menikahkanmu denganku’.

Ia pun naik tetapi kemudian jatuh dari rooftop hingga mati.

Saat bapaknya datang, wanita itu menyampaikan ceritanya. Lalu sang bapak pun membungkus mayatnya dan membuangnya di tempat sampah di malam hari. (Dzammul Hawa, hlm. 409)

Baca Juga: Al-Muflisu, Kisah Orang yang Merugi

Pemuda yang Merugi

Ibnu Katsir (di dalam al-Bidayah 11/64) menyebutkan di antara peristiwa yang terjadi pada tahun 278 H, ada seorang mujahid bernama Abduh bin Abdur Rahim.

Ia pernah berkali-kali ikut jihad di berbagai negeri Romawi.

Di saat kaum muslimin sedang mengepung suatu kota dalam satu peperangan, ia melihat seorang wanita Romawi di dalam benteng musuh, lalu ia berkirim surat kepadanya,

‘Bagaimana caranya saya bisa sampai kepadamu?’ Wanita itu menjawab, ‘Masuklah agama kristen dan naiklah kemari’. Kemudian mujahid ini pun melakukannya.

Peristiwa ini membuat kaum muslimin shock dan bersedih, bagaimana orang yang telah berjihad bertahun-tahun di medan jihad bisa melakukan hal tersebut..

Beberapa tahun kemudian, kaum muslimin melihatnya sedang bersama wanita tersebut di benteng yang sama, lalu ditanyakan kepadanya,

‘Bagaimana dengan hafalan Quranmu? Bagaimana dengan ilmumu? Bagaimana dengan puasamu? Bagaimana dengan jihadmu? Bagaimana dengan shalatmu?’

Ia menjawab, ‘Semuanya hilang dari ingatanku kecuali firman Allah:

رُبَمَا  يَوَدُّ  الَّذِيْنَ  كَفَرُوْا  لَوْ  كَا نُوْا  مُسْلِمين
ذَرْهُمْ  يَأْكُلُوْا  وَيَتَمَتَّعُوْا  وَيُلْهِهِمُ  الْاَ مَلُ  فَسَوْفَ  يَعْلَمُوْنَ

“Orang kafir itu kadang-kadang (nanti di akhirat) menginginkan, sekiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang muslim.

Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong) mereka, kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya)”. (QS. Al-Hijr: 2-3)

Baca Juga: 8 Cara Tarbiyah Nabi Ibrahim yang Bisa Dipraktekkan Suami dan Ayah dalam Mendidik Keluarga

Dua peristiwa di atas, juga yang lainnya, mengingatkan urgensi tarbiyah ramadan dalam kehidupan kita.

Semoga Allah menyelamatkan iman kita semua. Semoga tarbiyah Robbaniyah melalui ibadah puasa di bulan ramadhan ini menjadikan kita mampu dan kuat mengendalikan syahwat,

dengan iman yang makin kuat serta pemahaman dan pengamalan Islam yang makin baik.[ind]

Tags: Kisah Tragis Para Mujahid yang Kalah dengan Nafsu
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Terapi Stem Cell bisa dari Sel Orang Lain atau Autologus

Next Post

Pola Makan Pengaruhi Kesehatan Rambut

Next Post
Pola Makan Pengaruhi Kesehatan Rambut

Pola Makan Pengaruhi Kesehatan Rambut

Inilah Kunci Kesuksesan Pendidikan Anak dari Orang Tua

Inilah Kunci Kesuksesan Pendidikan Anak dari Orang Tua

Cara Mensucikan Rumah Tangga dari Perselisihan

Cara Mensucikan Rumah Tangga dari Perselisihan

  • Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

    Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Beberapa Penyebab Rambut Tipis Mudah Lepek

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9322 shares
    Share 3729 Tweet 2331
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    835 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Beberapa Tips Memilih Tas yang bisa Dipakai di Berbagai Aktivitas

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    504 shares
    Share 202 Tweet 126
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4226 shares
    Share 1690 Tweet 1057
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4803 shares
    Share 1921 Tweet 1201
  • Inilah Negara Penghafal Qur’an Terbanyak

    514 shares
    Share 206 Tweet 129
  • Doa Nabi Musa AS untuk Jodoh dan Pekerjaan yang Mengajarkan Keteguhan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga