• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 25 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Terapi Stem Cell bisa dari Sel Orang Lain atau Autologus

25/06/2026
in Healthy
Terapi Stem Cell bisa dari Sel Orang Lain atau Autologus

Foto: Pinterest

66
SHARES
505
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SAAT ini terapi stem cell dihadapkan pada dua pilihan utama, yakni menggunakan sel dari donor orang lain atau mengambil dari tubuh sendiri (autologous).

Menjalani terapi stem cell membutuhkan pertimbangan matang, terutama terkait sumber atau dari mana jaringan sel biologis tersebut didapatkan.

Asal stem cell akan sangat menentukan tingkat keberhasilan pengobatan dan kualitas regenerasi di dalam tubuh pasien.

Keduanya memiliki kegunaan tersendiri, tetapi standar medis menetapkan kriteria yang sangat ketat terkait kelayakan sel sebelum dibiakkan di laboratorium.

Seiring bertambahnya umur, kualitas dan persentase sel penyembuh di dalam tubuh manusia akan mengalami penurunan alami.

Baca juga: Tips Aman Pilih Fasilitas Terapi Stem Cell

Terapi Stem Cell bisa dari Sel Orang Lain atau Autologus

Kondisi ini membuat sel yang diambil dari pasien berusia lanjut tidak seoptimal sel yang berasal dari donor berusia muda.

Sebagai contoh, misalnya stem cell dari usia 30 tahun dan stem cell yang berasal dari donor 70 tahun, tentunya pasti the best adalah usia 30 tahun. Usia 70 tahun pasti banyak sekali stem cell yang sudah rusak.

Selain persoalan penuaan usia, keberadaan penyakit degeneratif turut merusak kualitas jaringan pembentuk sel.

Sama-sama usia 30 tahun sumbernya, tetapi yang satu ada penyakit diabetes yang tidak terkontrol, dan yang satu sehat. Tentunya stem cell yang dari usia 30 tahun dengan diabetes ini kualitasnya kurang baik.

Guna mendapatkan kualitas terbaik yang belum terpapar proses degenerasi maupun penyakit bawaan, dunia medis memprioritaskan tali pusat bayi sebagai sumber paling murni. Konsep ini bahkan turut melahirkan industri penyimpanan darah tali pusat.

Praktik medis modern memungkinkan jaringan ari-ari tersebut diolah menjadi stem cell Wharton’s Jelly. Pemanfaatannya dalam pengobatan penyakit degeneratif bisa melintasi generasi di dalam satu garis keturunan keluarga.

Bagi pasien yang lebih nyaman menggunakan sel biologis dari tubuhnya sendiri, prosedur autologus tetap bisa dijalankan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Salah satu sumber autologus yang lazim digunakan, khususnya dalam ranah estetika dan peremajaan wajah, adalah jaringan lemak pasien.

Jaringan lemak hasil sedot lemak tersebut tidak langsung disuntikkan kembali ke wajah, melainkan diproses terlebih dahulu untuk memisahkan komponen penyembuhnya.

Setelah sumber jaringan didapatkan, pabrik pembuat harus menjaga tingkat kemurnian sel melalui beragam proses yang cukup rumit.

Demi mencegah masuknya penyakit atau penularan kuman, satu sumber donor stem cell wajib melewati serangkaian tes skrining yang ketat dan memakan biaya tidak sedikit.

Selain mengandalkan skrining di tahap awal, seluruh tahapan pembuatan sel harus berlangsung di ruangan berstandar tinggi tanpa intervensi obat pembasmi bakteri buatan. [Din]

Tags: Terapi Stem Cell bisa dari Sel Orang Lain atau Autologus
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mahasiswa Unair Buat Inovasi Malaiscope untuk Diagnosis Malaria

Next Post

Pola Makan Pengaruhi Kesehatan Rambut

Next Post
Pola Makan Pengaruhi Kesehatan Rambut

Pola Makan Pengaruhi Kesehatan Rambut

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8727 shares
    Share 3491 Tweet 2182
  • Kajian Hijabersmom Community Bekasi Ajak Muslimah Belajar Ikhlas, Sabar, dan Taat Pasca IdulAdha

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Syarat Masuk Monas Gratis dalam Rangka HUT Jakarta 2026

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3926 shares
    Share 1570 Tweet 982
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11498 shares
    Share 4599 Tweet 2875
  • Hijabersmom Community Bekasi Ajak Muslimah Manfaatkan Waktu untuk Meraih Ridha Allah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    216 shares
    Share 86 Tweet 54
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2240 shares
    Share 896 Tweet 560
  • Kemenhaj Matangkan Skenario Pembiayaan dan Peningkatan Layanan Jemaah Haji Tahun 2027

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga