• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 2 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Pemboikotan Nabi Muhammad dan Umat Islam

14/03/2021
in Kisah, Unggulan
Kisah Pemboikotan Nabi Muhammad dan Umat Islam

Kisah Pemboikotan nabi Muhammad dan Umat Islam foto: Pixabay

382
SHARES
2.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Sejak Hamzah dan Umar mengikuti Nabi Muhammad, maka orang-orang musyrik beralih ke pemboikotan untuk menghentikan dakwahnya.

Umat Islam saat itu menjadi sasaran pengepungan dalam hal ekonomi dan sosial secara penuh oleh kaum Quraisy. Berikut kisah pemboikotan yang dilakukan orang-orang musyrik terhadap Nabi Muhammad dan umat Islam.

Baca Juga: Kisah Dakwah Rasulullah saw di Darul Arqam

Pemboikotan secara Menyeluruh kepada Nabi Muhammad

Pemboikotan tersebut dilakukan oleh kaum Quraisy karena kekurangan kekuatan dan orang-orang yang menjadi Muslim memilih meninggalkan agama nenek moyang mereka.

Orang-orang musyrik berkumpul di perkampungan Bani Kinanah untuk membuat kesepakatan bersama meghadapi Bani Hayim dan Bani Al-Muththalib. Isinya berupa larangan menikah, berjual beli, memasuki rumah, kecuali jika secara suka rela mereka menyerahkan Muhammad untuk dibunuh.

Untuk keperluan ini, mereka menulis di atas selembar papan, berisi kesepakatan dan ketetapan untuk tidak menerima perjanjian dari Bani Hasyim sebelum mereka menyerahkan beliau untuk dibunuh.

Waktu terus berjalan. Cadangan dan bahan makanan sudah habis. Sementara orang-orang musyrik tidak membiarkan bahan makanan masuk ke Makkah.

Keadaan Bani Hasyim dan Bani Muththalib benar-benar mengenaskan, mereka kelaparan. Sampai akhirnya mereka hanya bisa memakan dedaunan dan kulit binatang.

Sementara itu, Abu Thalib selalu khawatir terhadap keadaan Rasulullah. Ketika semua orang sudah tidur, dia menyuruh beliau untuk tidur di atas tempat tidurnya. Dengan demikian, dia bisa tahu jika ada seseorang yang hendak menikam beliau secara sembunyi-sembunyi.

Akan tetapi, Rasulullah Shallahu Alahi wa sallam bersama-sama orang Muslim tetap keluar pada masa musim haji untuk menemui orang-orang yang menyeru kepada Islam.

Baca Juga: Kisah Sutaitah al-Mahamili Sang Jagoan Matematika dari Baghdad

Pembatalan Piagam

Genap tiga tahun keadaan berjalan seperti itu. Pada bulan Muharram tahun kesepuluh dari nubuwah, papan sudah terkoyak dan isinya terhapus.

Sebenarnya banyak orang di sana tidak rela dengan terhadap penulisan piagam yang dibuat oleh orang-orang musyrik itu. Lalu, mereka berkumpul di suatu tempat yang terpencil dan bersepakat untuk membatalkan piagam.

Mereka mendatangi Abu Jahl di tempat pertemuan mereka di dekat Ka’bah. Satu per satu dan secara terbuka menyuarakan penentangan mereka terhadap boikot. Dukungan publik kemudian terhadap boikot mulai bergeser.

Saat itu, Abu Thalib hanya duduk di pojok masjid, dan menghampiri orang-orang Quraisy karena Allah telah mengisyaratkan kepada Rasul-Nya masalah piagam tersebut.

Percaya bahwa keponakannya tidak akan pernah berbohong. Abu Thalib menantang para pemimpin Makkah, jika anak saudaranya berbohong, ia akan menyerahkan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam kepada mereka. Namun, jika benar, mereka harus benhenti memboikot kaum Muslim.

Apa yang disampaikan Abu Thalib itu didengar orang-orang dan juga Abu Jahal serta para pemimpin Makkah pun setuju dengan kesepakatan itu. Lalu Al-Muth’im bangkit menghampiri piagam dan siap merobeknya.

Dia melihat rayap-rayap telah memakan isinya, kecuali penggalan tulisan “Bismika Allahuma” (dengan asma-Mu ya Allah), dan setiap bagian yang ada kata “Allah” juga tidak termakan rayap.

Akhirnya, papan piagam itu benar-benar dirobek dan dibatalkan Rasulullah Shallahahu alaihi wasalam. Orang-orang musyrik telah melihat satu tanda besar dari tanda-tanda nubuwah, tetapi mereka seperti yang diperintahkan Allah,

 

وَاِنْ يَّرَوْا اٰيَةً يُّعْرِضُوْا وَيَقُوْلُوْا سِحْرٌ مُّسْتَمِرٌّ

 

“Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata, “(Ini adalah) sihir yang terus menerus.”(QS. Qamar:2)

Mereka berpaling dari ayat ini, mengingkari kebesaran Allah dan kekufuran mereka semakin menjadi-jadi.

Demikianlah kisah pemboikotan Nabi Muhammad dan umat Islam selama di Mekkah. Semoga peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi kita semua.[ind/Walidah]

Tags: Kisah Pemboikotan Nabi Muhammad dan Umat Islam
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kisah Umar bin Khattab Masuk Islam

Next Post

Keajaiban Sedekah yang Allah Janjikan

Next Post
Keajaiban Sedekah yang Allah Janjikan

Keajaiban Sedekah yang Allah Janjikan

Ustaz Syam Resmi Menikah dengan Jihan Salsabila

Ustaz Syam Resmi Menikah dengan Jihan Salsabila

4 Ide Sarapan Sehat di Akhir Pekan

4 Ide Sarapan Sehat di Akhir Pekan

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    579 shares
    Share 232 Tweet 145
  • Indahnya Syiar Islam di Malam Nisfu Sya’ban

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Ribuan Jamaah Padati Majelis Akbar Bekasi, Salimah Bersama IKADI Ajak Umat Sambut Ramadan Berbasis Ilmu

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3450 shares
    Share 1380 Tweet 863
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7919 shares
    Share 3168 Tweet 1980
  • Salimah Kota Tangerang Siap Terjun ke Masyarakat Usai Dilantik

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4107 shares
    Share 1643 Tweet 1027
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga