• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 2 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Cinta Abdullah bin Abu Bakar dan Atikah

08/12/2025
in Kisah
10 Cara Suami Mengungkapkan Cinta

10 Cara Suami Mengungkapkan Cinta (foto: pixabay)

270
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Kisah cinta Abdullah bin Abu Bakar dan Atikah ini terungkap dalam tulisan “Hanya Saat Cintamu Membentur Cinta-Nya” yang ditulis oleh Ustaz Budi Ashari pada tahun 2013.

Duhai Atikah sayang, aku tak bisa melupakanmu selama mentari masih bersinar
Dan selama merpati berkalung masih berkicau

Duhai Atikah sayang, pada setiap siang dan malam hatiku memendam rasa padamu

Aku tak pernah menyaksikan orang sepertiku menceraikan wanita seperti dirinya

Dan tak pernah ada wanita sepertinya yang diceraikan tanpa kesalahan

Dia wanita berakhlak mulia, cerdas, bernasab tinggi, berparas indah dalam malu dan jujur

Baca Juga: Virus Cinta Muda-Mudi Aktivis Masjid (3)

Kisah Cinta Abdullah bin Abu Bakar dan Atikah

Puisi cinta. Kalimat pujangga dimabuk asmara. Dan ini bukan sastra kosong tanpa pemeran. Ini ungkapan keresahan jiwa yang ditinggal wanita yang sangat dicintainya.

Terik padang pasir berpindah ke dalam relung jiwanya. Meradang karena rindu. Sangat terpaksa ia harus berpisah. Perpisahan yang tak pernah dibayangkannya apalagi diinginkannya.

Bagaimana tidak seperti itu keadaannya. Kalau wanita pujaannya itu sangat cantik, kalau tak mau dikatakan tercantik di sukunya. Agung akhlaknya. Fasih dan indah tutur bahasanya. Dari keluarga terhormat.

Sempurna…!

Kalau kesempurnaan itu telah pergi, maka yang tertinggal hanya ketimpangan rasa, cacat jiwa dan kekurangan hidup.

Tahukah Anda, siapa pemilik kalimat penyimpan dahaga rindu di atas?

Bukan sembarang pujangga. Apalagi penyair musiman. Bahkan bukan orang biasa.

Orang mulia, yang mungkin tak pernah kita duga.

Abdullah, putra Abu Bakar Ash Shiddiq. Radhiallahu anhuma. Sahabat mulia putra sahabat paling mulia.

Abdullah meradang dalam kerinduan dan penyesalan yang membuat matanya tak mampu terpejam. Atikah, istri sempurna itu pergi. Karena Abdullah sendiri yang menceraikannya.

Baca Juga: Selamat Malam Cinta

Aneh…apa pasalnya?

Mengapa menceraikannya kalau ia sangat mencintainya?

Ya, setelah Abdullah menikahi Atikah selama setahun, Abdullah banyak berubah. Hari-harinya hanya mengagumi istrinya. Hingga beberapa kewajiban ibadahnya tertunda dan tidak terlaksanakan dengan baik.

Abu Bakar tentu tak tinggal diam. Abu Bakar meminta Abdullah untuk menceraikan istrinya. Abdullah sebagai anak yang sangat taat kepada orangtuanya terpaksa menceraikannya.

Tetapi ternyata Abdullah hanya bisa memisahkan Atikah dari fisiknya. Hatinya telah dibawa terbang oleh Atikah.

Dan puisi itulah meluncur jujur dari hatinya.

Abu Bakar mendengarnya. Hati sang ayah iba. Dan Abu Bakar memerintahkan Abdullah untuk kembali rujuk dengan Atikah.

(Lihat kisah Abdullah dan Atikah ini dalam Usdul Ghobah karya Ibnul Atsir, Al Isti’ab karya Ibnu Abdil Barr, Al Ishobah karya Ibnu Hajar dan lainnya)

Baca Juga: Cinta Keluarga hingga ke Surga

Begitulah cinta di rumah sahabat Nabi. Cinta tetap cinta. Sangat bergelora. Sangat bertenaga. Sangat berkuasa.

Abu Bakar Ash Shiddiq meminta anaknya bercerai dari istrinya, karena cintanya telah mengganggu ibadahnya kepada Allah.

Tetapi akhirnya Abu Bakar Ash Shiddiq mengizinkan anaknya untuk kembali kepada belahan jiwanya itu, karena perpisahan itu tak sanggup ditanggungnya. Tentu dengan syarat, tak boleh lagi mengganggu ibadah.

Ini seperti peringatan Allah,

Katakanlah, “Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah Memberikan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik. (Qs. At Taubah: 24)

Cintamu pada orang yang kau cintai tak boleh mengikis cintamu pada Allah, Rasul dan jihad. Karena cinta yang satu ini harus ada di tempat paling atas, di atas semua cinta.

Tapi ketika cinta pada Allah, Rasul dan jihad tidak terganggu. Maka cintai Allah, Rasul dan jihad sepenuh hati. Dan cintai cintamu dengan sepenuh hatimu.

Seperti Abu Bakar yang mengizinkan Abdullah untuk kembali dalam sepenuh cintanya pada Atikah. Asal tak membentur cinta-Nya.[ind]

Tags: Kisah Cinta Abdullah bin Abu Bakar dan Atikah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ketahui Bahaya Polusi Udara untuk Wajah

Next Post

Cara Membiasakan Diri untuk Tidur Mematikan Lampu

Next Post
Cara Membiasakan Diri untuk Tidur Mematikan Lampu

Cara Membiasakan Diri untuk Tidur Mematikan Lampu

Sabar yang Sebenarnya

Sabar yang Sebenarnya

Sayuran Sawi Mengandung Banyak Vitamin dan Mineral

Sayuran Sawi Mengandung Banyak Vitamin dan Mineral

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    538 shares
    Share 215 Tweet 135
  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7916 shares
    Share 3166 Tweet 1979
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3448 shares
    Share 1379 Tweet 862
  • Salimah Kota Tangerang Siap Terjun ke Masyarakat Usai Dilantik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    636 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Sejumlah Tokoh Luncurkan Petisi Serukan Indonesia Tarik Diri dari Dewan Perdamaian BOP

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2120 shares
    Share 848 Tweet 530
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga