• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 18 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Jendela Hati

Sabar yang Sebenarnya

07/12/2025
in Jendela Hati, Unggulan
Sabar yang Sebenarnya

FB Fifi Proklawati Jubilea

73
SHARES
564
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

JADI sabar yang sebenarnya adalah sabar ketika di awal cobaan bukan ketika sudah pasrah, sudah ikhlas, sudah tenang .. berat memang.
Apa-apa memang harus berkualitas ..

Ini kisah yang semalam aku baca dari buku Renungan Qalbu. Aku share di sini yaa ..

Suatu hari, ketika Nabi sedang berjalan, beliau melintas di depan rumah seorang wanita. Setelah dekat, tahulah Nabi bahwa wanita itu ternyata seorang ibu yang tengah menangis meratapi kematian anaknya.

Si ibu menangis meraung-raung sehingga suara tangisnya terdengar ke mana-mana.

Pada saat berhadapan dengan ibu itulah Nabi kemudian berkata,
‘Bersabarlah wahai ibu!”

Mendengar suara yang ditujukan kepadanya, ibu itu dengan spontan menoleh kepada Nabi seraya berkata dengan nada ketus dan masih sambil menangis, “Engkau tentu saja bisa berkata begitu kepadaku, sebab yang mati bukan anakmu!”

Mendengar jawaban ibu tersebut, Nabi tidak marah, beliau kemudian melanjutkan perjalanannya.

Baca juga: Tiga Jenis Hati Manusia

Sabar yang Sebenarnya

Selang beberapa waktu, seseorang yang rupanya sedari tadi mengamati dialog ibu tersebut dengan Nabi, datang menghampiri sang ibu.

la bertanya, “Apakah yang dikatakan orang itu kepadamu?” Ibu itu menjawab, “la seenaknya menyuruhku bersabar.”
“Lalu apa yang engkau katakan kepadanya?”

“Aku katakan, bahwa dia bisa berkata begitu karena yang mati bukan anaknya.”
‘Mengapa engkau berkata begitu kepada Nabi?”

‘Astaghfirullah … aku telah khilaf….,” kata ibu itu terhenyak.

Ibu itu seketika menjadi menyesal telah memberikan jawaban yang tidak pantas.

Setelah tenang kembali, ia pun segera mencari dan menghadap Nabi.

Kepada Nabi, ia berkata, “Maafkan saya wahai Rasulullah, karena saya telah berlaku tidak sopan kepada Anda.
Tapi sungguh, saya tadi benar-benar dalam keadaan terpukul karena kematian anak saya. Kini saya telah menjadi tenang, dan saya akan bersabar.”

Rasulullah saw pun kemudian berkata, “Ketahuilah wahai ibu, bahwa inti ke-sabaran adalah pada pukulan pertama.”

(Maksudnya, seseorang itu
dituntut untuk bersabar justru pada saat ia pertama kali mendapat musibah, bukan setelah hatinya menjadi tenang dan pikirannya menjadi terang benderang).

Kisah ini membuat aku berfikir semalaman ..

FB Fifi Proklawati Jubilea

Tags: fifi proklawati jubileaSabar yang Sebenarnya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cara Membiasakan Diri untuk Tidur Mematikan Lampu

Next Post

Sayuran Sawi Mengandung Banyak Vitamin dan Mineral

Next Post
Sayuran Sawi Mengandung Banyak Vitamin dan Mineral

Sayuran Sawi Mengandung Banyak Vitamin dan Mineral

KBIHU Aisyiyah Batang Gelar Bimbingan Manasik Haji 2026: Kupas Tuntas Fikih Haji bagi Muslimah dan Review Umrah

KBIHU Aisyiyah Batang Gelar Bimbingan Manasik Haji 2026: Kupas Tuntas Fikih Haji bagi Muslimah dan Review Umrah

Perjanjian Kredit Rumah sebelum Menikah

Hukum Transaksi Over Kredit Rumah

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8436 shares
    Share 3374 Tweet 2109
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11343 shares
    Share 4537 Tweet 2836
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3801 shares
    Share 1520 Tweet 950
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4315 shares
    Share 1726 Tweet 1079
  • Lewat Sekolah Lansia, Salimah Tulungagung Ajak Masyarakat Kenali Gejala Demensia Sejak Dini

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2258 shares
    Share 903 Tweet 565
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3362 shares
    Share 1345 Tweet 841
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga