• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 22 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Ketika Umair Diangkat Menjadi Gubernur

04/08/2022
in Kisah
Tepuk Tangan Quraisy Saat Rasulullah Bercerita Isra Miraj (1)

Foto: Pixabay

91
SHARES
697
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

INSPSPIRASI ketika Umair diangkat menjadi gubernur. Khalifah Umar sangat hati-hati dalam memilih para gubernur.

Seakan ia memilih nasibnya sendiri. Yang dipilih adalah orang-orang yang zuhud, shalih, jujur, yang sejatinya mereka tidak menginginkan jabatan, bahkan tidak mau menerimanya kecuali jika dipaksa.

Baca Juga: Istri Gubernur yang Low Profile

Ketika Umair Diangkat Menjadi Gubernur

Meskipun memiliki pandangan yang tajam dan pengalaman yang luas, Umar tetap berhati-hati dalam memilih gubernur dan para menterinya.

Ia sering mengulang-ngulang parameternya, “Aku menginginkan seorang laki-laki, ia seperti rakyat biasa. Aku mengingkan seorang gubernur yang tidak membedakan dirinya dari manusia kebanyakan dalam soal pakaian, makanan, dan tempat tinggal.

Menegakkan shalat, berbagi secara adil, memutuskan perkara dengan adil, dan selalu membuka pintu untuk rakyatnya.”

Berpijak pada parameter inilah, ia memilih Umair bin Sa’d untuk menjadi gubernur Hims. Dengan segala alasan, Umair berusaha menolak. Namun Khalifah tetap memaksannya. Akhirnya, setelah beristikharah, Umair menerima tugas itu.

Setahun sudah ia memerintah Hims, namun selama itu tidak ada aliran dana yang masuk ke pemerintahan pusat di Madinah. Bahkan, ia sama sekali tidak menulis laporan kepada Khalifah Umar. Khalifah Umar memanggil sekretarisnya, menyuruh menulis surat yang berisi pemanggilan Umair untuk datang ke Madinah.

“Pada suatu hari, jalan-jalan kota Madinah menjadi saksi keberadaan seorang laki-laki dengan rambut kusut dan tubuh berdebu.

Ia sangat kelelahan, langkahnya terseok-seok. Saat jauh perjalanan yang ia tempuh. Di pundak kanannya terdapat bungkusan kecil dan satu piring.

Sementara itu, di pundak kiri ada kantong kulit yang kecil berisi air. Ia berjalan dengan menggunakan tongkat kecil yang menandakan kurusnya orang yang menggunakan tongkat itu.

Dengan langkah gontai, ia menuju tempat Khalifah Umar.

Umair, “Assalamu’alaikum, wahai Khalifah.”

Umar menjawab salam itu. Dengan perasaan sedih ia bertanya,

“Umair, ada apa denganmu?”

Umair, “Seperti yang Khalifah lihat. Bukankah aku sehat, darahku bersih, dan semua kebutuhan dunia di tanganku?”

Umar, “Apa yang kau bawa?”

Umair, “Kantong untuk membawa perbekalan, piring untuk makan, kantong air untuk minum dan wudhu, dan tongkat untuk bersandar serta melawan musuh yang menghadang. Demi Allah, ini semua sudah mencukupi kebutuhan duniaku.”

Umar, “Apakah kamu datang dengan berjalan kaki?”

Umair, “Ya.”

Umar, “Apakah tidak ada yang memberimu hewan tunggangan?”

Umair, “Tidak ada, dan aku tidak memintanya.”

Umar, “Bagaimana dengan tugasmu selama ini?”

Umair, “Aku sudah pergi ke wilayah yang Khalifah maksudkan kukumpulkan orang-orang terbaik, lalu kutugaskan untuk mengumpulkan pajak. Setelah berkumpul, kubagikan kepada rakyat yang membutuhkan. Seandainya ada yang tersisa untukmu, pasti kubawa.”

Umar, “Jadi kamu tidak membawa apa-apa untuk kami?”

Umair, “Tidak.”

Khalifah sangat gembira, lalu berseru, “Ketahuilah, Umair kuangkat kembali sebagai Gubernur Hims.”

Umair, “Masa itu telah lewat. Sekarang aku tidak akan menjadi gubernur, baik di masa pemerintahanmu maupun sesudah itu.”

Kisah ini tidak dibuat-buat, tapi benar-benar nyata. Ini adalah kisah sejarah yang pernah terjadi di Madinah, pusat pemerintahan Islam di masa kejayannya.

Tipe manusia apakah, orang-orang mulia ini?!

Khalifah Umar pernah berkata, “Aku ingin  sekali memiliki orang-orang seperti Umair yang membantuku dalam melayani kaum muslimin.”

Umair yang dijuluki rekan-rekan sebagai “Tokoh yang Tiada Duanya” benar-benar sudah bisa mengatasi kelemahan manusiawi yang disebabkan oleh menteri dan gemerlapnya dunia.

Keimanan dan keshalihannya sama sekali tidak berubah meskipun ia menjabat sebagai gubernur, bahkan semakin meningkat dan bersinar.

Ketika menjabat sebagai Gubernur di Hims, ia telah menggariskan tugas dan kewajiban seorang kepada pemerintahan Islam. Ia selalu mengutarakannya di depan rakyat, “Ketahuilah, Islam mempunyai dinding yang kokoh dan pintu yang kuat. Dinding Islam adalah berlaku adil sedangkan pintunya adalah kebenaran. Jika dindingya dirobohkan dan pintunya dihancurkan, Islam pasti mudah dikalahkan. Islam akan tetap kokoh selama pemerintahannya kuat. Kuatnya pemerintahan bukan karena bertangan besi, tetapi karena menegakkan kebenaran dan keadilan.”

[Cms]

Sumber : 60 Sirah Sahabat Rasulullah SAW/Khalid Muhammad Khalid/Al Itishom

Tags: Ketika umair dipilih menjadi gubernur
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bolehkah Nenek-Nenek Membuka Aurat?

Next Post

6 Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Kembali

Next Post
Makanan yang tidak boleh dipanaskan

6 Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Kembali

Program Sosial Bank Indonesia Bagikan Bantuan Peralatan Usaha untuk UMKM

Program Sosial Bank Indonesia Bagikan Bantuan Peralatan Usaha untuk UMKM

Bantuan Modal Usaha untuk Kelompok Difabel di Gianyar

Bantuan Modal Usaha untuk Kelompok Difabel di Gianyar

  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    358 shares
    Share 143 Tweet 90
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8697 shares
    Share 3479 Tweet 2174
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    260 shares
    Share 104 Tweet 65
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    243 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4445 shares
    Share 1778 Tweet 1111
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11480 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3914 shares
    Share 1566 Tweet 979
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2323 shares
    Share 929 Tweet 581
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga