• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Alasan Umar bin Khattab Memberikan Uang Dua Kali Lipat kepada Usamah bin Zaid daripada kepada Anaknya Sendiri

07/02/2025
in Khazanah, Unggulan
Apakah Hina Menjadi Pelayan Suami?

Foto: Pixabay

127
SHARES
977
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

APA alasan Khalifah Umar bin Khattab memberikan uang dua kali lipat kepada Usamah bin Zaid daripada kepada anaknya sendiri? Saat itu, Khalifah Umar bin Khaththab sedang membagikan uang kas negara kepada rakyatnya.

Ketika tiba giliran Abdullah bin Umar, Khalifah memberikan bagiannya dan ketika tiba giliran Usamah bin Zaid, Khalifah Umar memberinya bagian dua kali lipat dari bagian putranya, Abdullah.

Baca Juga: Cara Khalifah Umar bin Khattab Menghadapi Resesi Ekonomi

Alasan Umar bin Khattab Memberikan Uang Dua Kali Lipat kepada Usamah bin Zaid daripada kepada Anaknya

Khalifah Umar menyesuaikan besarnya bagian seseorang dengan keutamaan dan jasanya untuk Islam. Karena itu, Abdullah khawatir kalau-kalau kedudukannya dalam Islam berada pada urutan terakhir, padahal ia sangat mengharapkan agar dengan ketaatan, perjuangan, sifat zuhud, dan keshalihannya ia bisa berada di posisi terdepan di Sisi Allah.

Maka, ia menanyakan perbedaan bagian yang diterimanya, “Mengapa bagian Usamah lebih besar daripada aku, padahal aku ikut dalam peristiwa- peristiwa penting, sementara Usamah tidak.”

Khalifah menjawab, “Usamah lebih disayangi Rasulullah daripada kamu dan ayahnya lebih disayangi Rasulullah daripada ayahmu.”

Nah, siapakah orang yang dirinya dan ayahnya lebih disayangi Rasulullah daripada Ibnu Umar dan Umar? Dialah Usamah bin Zaid. Para sahabat menjulukinya sebagai, “Orang kesayangan dan putra dari orang kesayangan.

Ayahnya adalah Zaid bin Haritsah, pelayan Rasulullah yang lebih diutamakan daripada ayah, ibu dan keluarga Rasul sendiri.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Dialah Usamah yang pernah dihadapkan oleh Rasulullah di depan kaum muslimin, lalu beliau bersabda, “Aku persaksikan kepada kalian bahwa Zaid ini adalah nakku, menjadi ahli warisku dan aku menjadi ahli warisnya.

Sejak itu, ia dikenal oleh kaum muslimin sebagai Zaib bin Muhammad, hingga akhirnya Allah mengubah tradisi pengambilan anak angkat seperti yang berlaku pada zaman jahiliah.

Usamah yang kita bicarakan sekarang adalah putra Zaid. Ibunya adalah Ummu Aiman, budak yang dimerdekakan oleh Rasululiah, juga wanita pengasuh beliau.

Wajah dan perawakannya sama sekali tidak meyakinkan; tidak memberinya peluang untuk meraih satu pun prestasi duniawi, seperti yang ditulis oleh para ahli sejarah, “Hitam dan pesek Dua kata yang melukiskan seluruh bentuk lahiriah Usamah.

Akan tetapi, sejak kapan Islam mementingkan bentuk lahiriah seseorang? Sungguh tidak pernah. Bahkan, Rasulullah pernah berkata, “Ketahuilah, betapa banyak orang yang berambut kusut, penuh debu dan berpakaian usang hingga tak diacuhkan orang, tetapi bila ia memohon kepada Allah, pasti dikabulkan.”

Kalau begitu, kita tidak perlu membicarakan bentuk lahiriah Usamah. Kita tidak perlu membicarakan kulitnya yang hitam atau hidungnya yang pesek, karena semua itu sama sekali tidak berarti dalam penilaian Islam.

Marilah kita lihat sampai di mana tingkat loyalitasnya; bagaimana perjuangannya; bagaimana jiwanya yang besar; dan bagaimana hidupnya yang penuh perjuangan.

Di semua bidang itu, ia telah mencapai tingkatan yang menjadikan Rasulullah sayang dan hormat kepadanya. Beliau pernah bersabda, “Usamah bin Zaid adalah orang yang paling kusayangi.

Aku berharap ia termasuk orang-orang terbaik di amara kalian. Karena itu, perlakukan dia dengan baik ”

Usamah memiliki ‘semua sifat utama yang menyebabkan dirinya disayangi dan dihormati Rasulullah. la adalah putra dari sepasang suami-istri yang sudah masuk Islam di masa-masa awal dan memiliki kesetiaan tinggi kepada Rasulullah.

la lahir dalam pangkuan Islam dan menyusu dari susu murni yang tidak tercampur debu-debu jahiliah.

Meskipun usianya masih muda, ia seorang muslim yang tangguh dan memiliki keimanan kuat yang siap memikul tanggung jawab keimanan.

la memiliki kesetiaan yang tinggi dan tekad yang kuat. la juga sangat cerdas, tawadhu’ dan pengorbanannya untuk Allah dan Rasul-Nya tidak terbatas.

Selain itu, ia mewakili orang-orang yang menjadi korban rasisme yang ingin dihapus oleh Islam. Laki-laki hitam pesek ini mempunyai kedudukan tersendiri di hati Nabi dan kaum muslimin, karena Islam yang merupakan agama yang dipilih Allah bagi hamba-Nya telah membuat standar yang benar terhadap penyebab keutamaan manusia.

Allah berfirman, “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari seorang laki-laki dan seorang Perempuan dan menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kalian saling mengenal. Sesungguhnya, orang yang paling mulia di antara kalian di Sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa.” (al-Hujurat: 13)

Begitulah, bahkan pada peristiwa Fathu Makkah, Rasulullah memasuki Makkah dengan membonceng pemuda hitam pesek ini, Usamah bin Zaid.

Kemudian, kita lihat beliau memasuki Ka’bah di saat-saat yang paling mengharukan dan penuh kemenangan itu—diapit oleh Bilal dan Usamah, di kanan dan kiri beliau.

Dua lelaki yang tubuh mereka dibungkus oleh kulit yang hitam pekat, tetapi Islam yang memenuhi rongga dada mereka yang luas dan suci telah mengubah mereka menjadi manusia agung dan mulia.

Inilah Islam yang menghapuskan segala perbedaan kulit, suku dan ras. Islam yang hanya memandang seseorang dari keimanan dan ketaqwaannya. Bahkan Umar pun sebagai pemimpin mampu bertindak adil. [Cms/Sdz]

Sumber : Biografi 60 Sahabat Nabi, Penerbit Al Itihsom

Tags: Alasan khalifah umar memberikan uang dua kali lipat kepada usamah bin zaid
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menanamkan 4 Kualitas Kepemimpinan Umar bin Khattab pada Anak

Next Post

SS Group Resmikan SS Store dan Luncurkan Tren Makeup Baru Lewat SSYourMakeUp

Next Post
SS Group Resmikan SS Store dan Luncurkan Tren Makeup Baru Lewat SSYourMakeUp

SS Group Resmikan SS Store dan Luncurkan Tren Makeup Baru Lewat SSYourMakeUp

Hindun binti 'Utbah, Wanita yang Merusak Tubuh Hamzah ini Mendapat Hidayah

Hindun binti 'Utbah, Wanita yang Merusak Tubuh Hamzah ini Mendapat Hidayah

Berawal dari Nabi Muhammad Diolok-olok, ini Kisah Keislaman Hamzah bin Abdul Muthalib yang Unik

Berawal dari Nabi Muhammad Diolok-olok, ini Kisah Keislaman Hamzah bin Abdul Muthalib yang Unik

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6156 shares
    Share 2462 Tweet 1539
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    867 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    456 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Kokurikuler SDIT Yapidh Dorong Literasi Lewat Program Jurnalis Cilik Berkarya

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1752 shares
    Share 701 Tweet 438
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7866 shares
    Share 3146 Tweet 1967
  • Resep Singkong Keju Goreng

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5247 shares
    Share 2099 Tweet 1312
  • Kronologi Pendaki Syafiq Ali yang Hilang di Gunung Slamet, Kini Sudah Ditemukan

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga