• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 28 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Al-Barra’ bin Malik: Tuhan Tidak Akan Menghalangiku Mati Syahid

23/09/2025
in Khazanah
Al-Barra' bin Malik: Tuhan Tidak Akan Menghalangiku Mati Syahid

Foto: Pixabay

94
SHARES
720
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AL-BARRA’ bin Malik, sahabat Rasulullah dan saudara kandung dari Anas bin Malik.

Ia termasuk golongan terkemuka dan terhormat, menjalani kehidupannya dengan bersemboyan “Allah dan Surga.”

Siapa saja yang melihatnya sedang berperang mempertahankan Agama Allah, niscaya akan melihat hal ajaib.

Ketika ia berhadapan pedang dengan orang-orang musyrik, Barra’ bukanlah orang yang hanya mencari kemenangan, sekalipun kemenangan itu termasuk tujuan, tetapi tujuan akhirnya ialah mencari syahid.

Seluruh cita-citanya mati syahid, menemui ajalnya di salah satu gelanggang pertempuran dalam mempertahankan haq dan melenyapkan bathil.

Baca Juga: Ia adalah Anas bin Malik

Al-Barra’ bin Malik: Tuhan Tidak Akan Menghalangiku Mati Syahid

Dia tidak pernah ketinggalan dalam setiap peperangan baik bersama Rasul ataupun tidak.

Pada suatu hari sahabatnya datang mengunjunginya, ia sedang sakit, dibacanya air muka sahabatnya lalu Barra’ berkata, “Mungkin kalian takut aku mati di atas tempat tidurku. Tidak, demi Allah, Tuhan tidak akan menghalangiku mati syahid!”

Di perang Yamamah melawan nabi palsu, Musailamah Al-Kadzdzab, kepahlawanan Barra’ wajar dan cocok dengan watak serta tabiatnya.

Wajar untuk seorang pahlawan yang sampai-sampai Umar mewasiatkan agar ia jangan jadi komandan pasukan, disebabkan keberaniannya yang luar biasa, keperwiraan dan ketetapan hatinya menghadang maut.

Semua sifatnya itu akan menyebabkan kepemimpinannya dalam pasukan membahayakan anak buahnya dan dapat membawa kebinasaan.

Barra’ berdiri di medan perang Yamamah, ketika balatentara Islam yang berada di bawah komando Khalid bersiap-siap untuk menyerbu.

Ia berdiri dan merasakan detik-detik itu, yakni saat sebelum panglimanya memerintahkan maju, amat lama sekali.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Kedua matanya yang tajam bergerak-gerak dengan cepatnya menyelusuri seluruh medan tempur.

Seolah-olah sedang mencari tempat bersemayam yang sebaik-baiknya untuk seorang pahlawan.

Memang tidak ada yang menyibukkannya di antara segala urusan dunia, kecuali tujuan yang satu ini.

Dimulai dengan berjatuhannya korban di pihak kaum musyrikin penyeru kedzaliman dan kebathilan akibat ketajaman dan tebasan pedangn Barra’ yang ampuh.

Kemudian di akhir pertempuran, suatu pukulan pedang mengenai tubuhnya dari tangan seorang musyrik, menyebabkan jasadnya jatuh ke tanah.

Sementara ruhnya menempuh jalannya membumbung ke tingkat yang tertinggi ke mahligai para syuhada tempat kembalinya orang-orang yang beroleh berkah.

Itulah khayalannya ketika ia menunggu komando.

Lalu apakah benar Barra’ mati dalam peperangan? Jika iya, bagaimana ia menjemput syahid tersebut? [Ln/Sdz]

bersambung…

Tags: Al-Barra' bin Malik: Tuhan Tidak Akan Menghalangiku Mati Syahid
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Buku Mewariskan Kekayaan

Next Post

Pembicaraan Mengarah ke Ghibah

Next Post
9 Cara Asyik Mendengarkan Curhatan Teman

Pembicaraan Mengarah ke Ghibah

Mengobati Batuk dengan Menggunakan Jahe

Mengobati Batuk dengan Menggunakan Jahe

Saat Cobaan Datang Menyapa

9 Tips Tegar Menghadapi Cobaan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8276 shares
    Share 3310 Tweet 2069
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3718 shares
    Share 1487 Tweet 930
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4242 shares
    Share 1697 Tweet 1061
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11288 shares
    Share 4515 Tweet 2822
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    777 shares
    Share 311 Tweet 194
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2080 shares
    Share 832 Tweet 520
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2212 shares
    Share 885 Tweet 553
  • Menghina Allah dalam Hati

    471 shares
    Share 188 Tweet 118
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3319 shares
    Share 1328 Tweet 830
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5096 shares
    Share 2038 Tweet 1274
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga