• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 27 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Ustman bin Mazh’un Orang Ke-14 yang Masuk Islam

03/09/2021
in Khazanah
Detik Terakhir Kehidupan Rasulullah, Kalimat Ummati Ummati Ummati Terucap

Foto: Pexels

100
SHARES
771
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – Orang ke-14 yang masuk Islam. Jika Anda menyusun daftar nama para sahabat Rasulullah saw. sesuai urutan waktu masuknya ke dalam Islam, maka pada urutan keempat belas Anda akan mendapati nama Utsman bin Mazh’un.

Baca Juga: Perjanjian Lausanne Akhiri Konflik Perang Turki Utsmani dan Inggris

Orang ke-14 yang Masuk Islam

Anda harus tahu bahwa Utsman bin Maz’un adalah Muhajirin yang pertama kali wafat di Madinah. Dan, ia pun muslim pertama yang dimakamkan di pemakaman Baqi’.

Anda harus tahu bahwa sahabat agung ini, adalah laki-laki ahli ibadah. Bukan karena ia mengurung diri dalam mesjid, melainkan karena tempat ibadahnya adalah kehidupan itu sendiri.

Ya! Kehidupan dengan semua gairah, keutamaan, dan rasa tanggung jawab adalah masjidnya. Sementara ibadahnya adalah perjuangan dan pengorbanan yang tak kenal henti di jalan Allah.

Tatkala cahaya Islam mulai bersinar dari kalbu Rasulullah saw. dan dari ucapan-ucapan beliau yang disampaikan ke beberapa orang secara sembunyi-sembunyi dan rahasia, Utsman bin Mazh’un adalah satu dari beberapa orang yang bergegas menerima panggilan Ilahi dan bergabung dengan Rasulullah. Ia ditimpa berbagai derita dan siksa, sebagaimana yang dialami oleh orang-orang beriman lainnya saat itu, namun mereka tetap tabah dan sabar.

Ketika Rasulullah saw mengutamakan keselamatan golongan kecil yang teraniaya ini, dengan jalan menyuruh mereka berhijrah ke Habasyah, sementara beliau tetap di Mekah, memikul beban dakwah seorang diri, maka Utsman bin Mazh’un terpilih sebagai pemimpin rombongan hijrah pertama ini. Dengan membawa putranya yang bernama Saib, ia melangkahkan kaki dengan mantap menuju negeri yang jauh, menghindar dari upaya jahat musuh-musuh Allah : Abu Jahal dan Kaum Quraisy yang semakin brutal.

Hijrah ke Habasyah berlangsung dua gelombang dan mereka semakin mantap di jalur keimanan. Memang, dua gelombang hijrah ke Habasyah itu telah menampilkan corak perjuangan mulia tersendiri dalam membela Islam. Orang-orang yang beriman dan mengakui kebenaran Rasulullah saw. serta mengikuti Nur Ilahi yang diturunkan kepada beliau. Mereka telah muak terhadap pemujaan berhala dengan segala kesesatan dan kebodohannya. Dalam diri mereka telah tertanam fitrah yang tidak bersedia lagi menyembah patung-patung yang dipahat dari batu atau dibentuk dari tanah liat.

Ketika berada di Habasyah, mereka berhadapan dengan satu agama yang terorganisasi dan tersebar luas; mempunyai gereja-gereja dan para pendeta. Agama itu sangat berbeda dengan agama yang dianut para penyembah berhala yang selama ini mereka temui di negara mereka.

Para pendeta dan rahib di Habasyah tidak henti-hentinya berusaha menarik orang-orang Islam ini untuk masuk ke agama Nasrani.

Akan tetapi, kaum muslimin tetap setia kepada Islam dan Rasulullah. Dengan hati rindu dan gelisah mereka menunggu waktu untuk pulang ke kampung halaman tercinta, untuk beribadah kepada Allah yang Maha Esa dan berdiri di belakang Nabi, di dalam masjid  pada waktu damai, dan di medan tempur saat mempertahankan diri dari ancaman musyrikin.

Rombongan kaum muslimin ini tinggal di Habasyah dengan aman dan tenteram, termasuk Utsman bin Mazh’un. Namun, ia tidak dapat melupakan upaya jahat dan penderitaan yang ia terima dari saudara sepupunya, Umayyah bin Khalaf. Utsman menghibur diri dengan menggubah syair yang berisi ancaman untuk saudara sepupunya itu.

“Kau pasangkan bulu pada anak panah

Kau runcingkan setajam-tajamnya

Kau perangi orang-orang suci dan mulia

Kau celakakan orang-orang berwibawa

Ingatlah

Saat bahaya datang menimpa

Rakyat berkuasa

Kau tak bisa berbuat apa-apa”

 

Sumber :  60 Sirah Sahabat Rasulullah SAW/Khalid Muhammad Khalid/Al Itishom

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips Agar Seprei Kasur Selalu Rapi

Next Post

Wujudkan Kota Bandung Ramah Lingkungan, Mulai Januari 2016 Semua Bangunan Dapat Izin IMB Jika Lolos Sertifikasi Green Building

Next Post

Wujudkan Kota Bandung Ramah Lingkungan, Mulai Januari 2016 Semua Bangunan Dapat Izin IMB Jika Lolos Sertifikasi Green Building

Pinisi Edutainment Park, Tempat Bermain dan Belajar di Pusat Perbelanjaan Ibukota

Ketika Pesan Tak Kunjung Dibalas

Pinisi Edutainment Park, Tempat Bermain dan Belajar di Pusat Perbelanjaan Ibukota

Tidak Menolak Jika Diberi Minyak Wangi

  • Tips Memilih Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Ungu

    Tips Memilih Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Ungu

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8740 shares
    Share 3496 Tweet 2185
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    592 shares
    Share 237 Tweet 148
  • Tips Mix and Match Outfit Coklat dan Hitam

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11506 shares
    Share 4602 Tweet 2877
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3933 shares
    Share 1573 Tweet 983
  • Dubes Iran di Forum SAJID: Rudal Israel Tak Membedakan Sunni atau Syiah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Simalakama Rokok: Lebih Baik Memagari Remaja atau Menyembuhkan Pecandu?

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Rahasia Menggoreng Ayam Tepung agar Renyah di Luar dan Matang Sempurna di Dalam

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga