• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Perjanjian Lausanne Akhiri Konflik Perang Turki Utsmani dan Inggris

03/07/2021
in Khazanah
Perjanjian Lausanne Akhiri Konflik Perang Turki Utsmani dan Inggris

Perjanjian Lausanne Akhiri Konflik Perang Turki Utsmani dan Inggris (Foto: Pexels/RODNAE Productions)

241
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Perjanjian Lausanne menjadi perjanjian damai antara Turki Utsmani dan Inggris Raya serta sekutu-sekutunya, seperti Republik Perancis, Kerajaan Italia, Kekaisaran Jepang, Kerajaan Yunani, dan kerajaan Romania.

Dalam menghadapi konflik atau perang yang berkepanjangan, perjanjian damai tentunya menjadi langkah akhir untuk meredakan konflik tersebut.

Baca Juga: Demonstran Desak Yordania Batalkan Perjanjian Damai dengan Israel

Perjanjian Lausanne Ditandatangani 24 Juli 1923

Dilansir telegram Hikmah Agung, Ustaz Agung Waspodo menuliskan perjanjian perdamaian tersebut ditandatangani di kota Lausanne, Swiss pada tanggal 24 Juli 1923.

Naskah asli perjanjian ditulis dalam bahasa Perancis dan merupakan upaya kedua setelah kegagalan Perjanian Sèvres.

Kegagalan itu terjadi akibat penolakan oleh Pergerakan Nasionalis Turki yg mengangkat senjata guna menolak butiran perjanjian yg sangat menghinakan serta merampas banyak wilayah.

Perjanjian damai ini mengakhiri semua konflik dan memastikan perbatasan baru Republik Turki. Pada perjanjian ini, Republik Turki diwajibkan melepas semua tuntutan atas bekas wilayah Kekhilafahan Turki Utsmani sebelumnya.

Sebagai gantinya, pihak Sekutu sebagai pemenang perang dunia pertama mengakui kedaulatan Republik Turki dan seluruh perbatasannya.

Perjanjian ini kemudian diratifikasi oleh Turki pada 23 agustus 1923, oleh Yunani pada 25 Agustus 1933, Italia pada 12 Maret 1924, Jepang pada 15 Mei 1924, dan Inggris Raya pada 16 Juli 1924.

Akhirnya, perjanjian ini memiliki kekuatan hukum pada 6 Agustus 1924 ketika semua instrumen ratifikasi telah secara resmi disimpan di Paris, Perancis.

Baca Juga: Kisah Butir-butir Perjanjian Islam

Terdiri dari 143 Artikel dengan 4 Bagian Besar

Perjanjian ini terdiri dari 143 artikel dengan 4 bagian besar, termasuk convention on the Turkish Straits, trade (abolition of capitulations), agreements, dan Binding letters.

Lausanne menjadi landasan kemerdekaan Republik Turki termasuk perlindungan atas minoritas Nasrani beragama Orthodox Yunani di Turki serta minoritas muslimin di Yunani.

Akan tetapi, sebagian besar populasi Nasrani di Turki maupun populasi Muslimin di Yunani sudah saling mendeportasi.

Hal ini sesuai dengan konvensi mengenai Pertukaran Populasi Yunani dan Turki (Convention Concerning the Exchange of Greek and Turkish Populations) yang disepakati kedua negara.

Hanya penduduk minoritas Yunani di Konstantinopel, pulau Imbros dan Tenedos yg dikecualikan dalam konvensi tersebut (jumlah mereka sekitar 270 ribu ketika itu) sebagaimana muslimin di wilayah Thrace Barat (jumlahnya sekitar 129,120 orang pada 1923).

Turki juga (terpaksa) menerima hilangnya Cyprus dan Mesir. Cyprus merupakan wilayah pendudukan Inggris Raya setelah Kongres Berlin 1878 walaupun secara de jure tetap menjadi bagian Turki Utsmani hingga perang dunia pertama.

Sementara itu, Mesir dan Sudan Mesir-Inggris juga diduduki oleh Inggris Raya dengan dalih meredam pemberontakan Urabi dan pemulihan ketentraman. Namun, secara de jure juga masih dimiliki Turki Utsmani hingga akhir perang dunia pertama. Keduanya secara sepihak dianeksasi Inggris pada 5 November 1914.

Kemudian, nasib provinsi Mosul diserahkan kepada Liga Bangsa-Bangsa. Turki juga dipaksa untuk melepas semua tuntutannya atas Kepulauan Dodecanese Islands yang secara terpaksa harus dikembalikan oleh Italia sesuai Artikel 2 pada Perjanjian Ouchy 1912.

Perjanjian ini sering disebut sebagai Perjanjian Pertama Lausanne (1912), di Château d’Ouchy sebuah kota di Swiss, setelah berakhirnya perang Itali-Turkey 1911-1912.

Sahabat Muslim, itulah sejarah perjanjian Lausanne ini. Banyak hikmah yang bisa kita ambil dari sejarah tersebut, seperti tentang persatuan, harus pandai berdiplomasi, dan sebagainya. [Cms]

Tags: Perjanjian lausanne
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pameran Waralaba dan Lisensi IFRA Hybrid, Ditunda Hingga November 2021

Next Post

Resep Samilakor, Minuman Rempah Cegah Corona

Next Post
Resep Samilakor, Minuman Rempah Cegah Corona

Resep Samilakor, Minuman Rempah Cegah Corona

Maimunah Safitri, Siswi Asal Langkat yang Masuk UGM Tanpa Tes

Maimunah Safitri, Siswi Asal Langkat yang Masuk UGM Tanpa Tes

Aturan Lengkap Penyelenggaraan Idul Adha 2021

Aturan Lengkap Penyelenggaraan Idul Adha 2021

  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    297 shares
    Share 119 Tweet 74
  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    169 shares
    Share 68 Tweet 42
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9288 shares
    Share 3715 Tweet 2322
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4208 shares
    Share 1683 Tweet 1052
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4789 shares
    Share 1916 Tweet 1197
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11747 shares
    Share 4699 Tweet 2937
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga