• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 14 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Thufail bin Amru Gambaran Fitrah yang Lurus

25/06/2021
in Khazanah
Thufail bin Amru Gambaran Fitrah yang Lurus

Foto: Pixabay

82
SHARES
633
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – Dalam Alquran, Allah telah memuji “orang–orang yang mendengarkan perkataan, lalu mengikuti yang terbaik.” Nah, sekarang kita bertemu dengan satu dari mereka. Dia merupakan gambaran tepat dari fitrah yang lurus.

Baru saja telinga Thufail bin Amru mendengar beberapa ayat mengenai petunjuk dan kebaikan yang diturunkan Allah kepada Rasul-Nya, semua pendengaran dan hatinya terbuka, lalu tangannya terbentang untuk menyatakan keislaman. Tidak berhenti di sana, ia langsung merasa bertanggung jawab untuk mengajak keluarga dan kaumnya kepada agama yang benar dan jalan yang lurus ini.

Baca Juga: Syahidnya Thufail bin Amru

Thufail bin Amru Gambaran Fitrah yang Lurus

Karena itu, baru saja ia sampai di Daus (rumah dan kampung halamannya), ia memaparkan kepada ayahnya apa yang sekarang menjadi keyakinannya. la juga bercerita tentang Rasulullah yang mengajak ke jalan Allah, bagaimana keagungan, kesucian, kejujuran, keikhlasan, dan ketaatannya kepada Allah, Tuhan alam semesta. Setelah itu, ia mengajak ayahnya untuk masuk Islam.

Saat itu juga, sang ayah masuk Islam. Kemudian ia memaparkan kepada ibunya. la pun masuk Islam. Lalu kepada istrinya. la juga masuk Islam.

Setelah merasa puas karena seisi rumahnya telah masuk Islam, ia beralih mengajak kerabat dan kaumnya untuk masuk Islam. Ternyata, tidak seorang pun dari mereka yang masuk Islam, kecuali Abu Hurairah.

Kaumnya menghinanya dan menjauh darinya. Akhirnya, ia tidak sabar lagi menghadapi mereka. la mengendarai kudanya, menempuh perjalanan jauh pergi ke tempat Rasulullah untuk mengadukan permasalahannya, sekaligus meminta bekal dari ajarannya.

Setibanya di Mekah, ia bergegas ke rumah Rasul, dibimbing oleh kerinduan yang mendalam. la berkata kepada Nabi, “Wahai Rasulullah, aku tidak mampu menghadapi perzinahan dan riba yang merajalela di desa Daus. Maka, mohonkanlah kepada Allah agar la menghancurkan Daus.”

Thufail sangat térkejut ketika dilihatnya Rasulullah menengadahkan kedua tangannya ke langit dan berdoa, “Ya Allah, tunjukilah orang-orang Daus, dan datangkanlah mereka ke sini sebagai orang-orang Islam.” Beliau menoleh kepada Thufail dan berkata, “Kembalilah kepada kaummu. Ajaklah mereka dan bersikap lembutlah kepada mereka.”

Peristiwa ini benar-benar mempesona Thufail. Jiwanya penuh kedamaian. la tidak habis-habisnya memuji Allah yang telah menjadikan Rasulullah yang penyayang ini menjadi guru dan pembimbingnya, dan yang telah menjadikan Islam sebagai agama dan tempat berlindungnya.

Dengan semangat ia kembali kepada kaumnya. Di sana, ia terus mengajak mereka kepada Islam dengan penuh kehati-hatian dan lemah lembut, seperti pesan Rasulullah saw.

Selama masa yang dilaluinya di tengah-tengah kaumnya, di Sisi lain Rasulullah telah hijrah ke Madinah, telah melewati Perang Badar, Uhud dan Khandaq.

Ketika Rasulullah sedang berada di Khaibar, usai membebaskan daerah itu dari tangan orang-orang Yahudi, ada rombongan besar yang terdiri dari delapan puluh keluarga Daus datang menghadap Rasulullah sambil membaca tahlil dan takbir. Mereka duduk di hadapannya berjanji setia (berbaiat) kepada Rasulullah secara bergantian.

Setelah kejadian demi kejadian itu, Thufail bin Amru duduk sendiri merenung, mengingat masa lalunya, merenungkan jalan yang dilaluinya.

la teringat saat datang kepada Rasulullah, memohon agar beliau berdoa kepada Allah untuk kehancuran penduduk Daus, namun beliau berdoa dengan doa lain yang membuatnya terpesona. Beliau berdoa, “Ya Allah, tunjukilah penduduk Daus, dan bawalah mereka ke sini sebagai orang-orang Islam.”

Allah benar-benar telah memberi hidayah kepada penduduk Daus. Mereka datang sebagai orang-orang Islam.

Inilah mereka, 80 keluarga mewakili mayoritas penduduk Daus. Sekarang, mereka sudah bergabung dalam barisan suci di belakang Rasulullah yang tepercaya.

Sumber : Biografi 60 Sahabat Nabi, Penerbit Al Itihsom

Tags: Thufail bin Amru Gambaran Fitrah yang Lurus
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ketika Kehilangan Cincin

Next Post

DPR RI Komitmen Tuntaskan Persoalan Vaksin Palsu Hingga ke Ranah Hukum

Next Post

DPR RI Komitmen Tuntaskan Persoalan Vaksin Palsu Hingga ke Ranah Hukum

DPR Minta KPI Segera Perpanjang Izin Siaran 10 TV Swasta

Ketua DPR Minta Kejagung Segera Eksekusi 10 Terpidana Mati

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1915 shares
    Share 766 Tweet 479
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3569 shares
    Share 1428 Tweet 892
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    650 shares
    Share 260 Tweet 163
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    261 shares
    Share 104 Tweet 65
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8066 shares
    Share 3226 Tweet 2017
  • Beberapa Warna Hijab yang bisa Kamu Mix and Match dengan Gamis Hitam

    136 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Melipatgandakan Pahala Infak Hingga 700 Kali Lipat

    224 shares
    Share 90 Tweet 56
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1831 shares
    Share 732 Tweet 458
  • Kolaborasi BAZNAS dan LAZ Dorong Optimalisasi Zakat Jadi Solusi Menguatkan Indonesia dari Kemiskinan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4170 shares
    Share 1668 Tweet 1043
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga