• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 10 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

‘Seandainya’ Itu Pintu Setan

31/03/2022
in Khazanah, Unggulan
'Seandainya' Itu Pintu Setan

Foto: Unsplash

124
SHARES
951
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Kata ‘seandainya’ sering muncul dari lisan kita saat kita benar-benar menyesali suatu perbuatan atau peristiwa yang kita alami. Pada ‘seandainya’ ini adalah pintu setan yang akan menjerumuskan kita pada kesengsaraan.

Ustadz Umar Hidayat, M.Ag, menuliskan dalam bukunya berkaitan dengan hal ini sebagai berikut:

Penyesalan selalu datang terlambat. Pasti. Kalau datang lebih awal, namanya pendahuluan. Siapa pun kita pernah mengalaminya. Nyesel. Menyesal. Getun.

Baca Juga: Seandainya Hijab Dunia Dibuka

‘Seandainya’ Itu Pintu Setan

Saat seseorang sedang mengalami rasa penyesalan, ia sering mengurai masa lalunya. Mendadak ingatannya jadi tajam. Bahkan sampai hal-hal yang kecil dan detail. Anehnya ia bisa cerita runtut bagai sejarawan.

Dan seperti reporter berita yang terus melakukan siaran ulang. Bahkan tidak sedikit agar enak dan semakin sedap masakannya ditambahi bumbu cerita.

Di sinilah mulai keenakan menggunakan kalimat “seandainya”. Makin lincah memainkan lisan kita. Hati kita. Pikiran kita. Akhirnya tingkah kita. Semua dimainkannya untuk mengobati rasa kecewa dan memutar ulang seperti orkestra yang dahsyat dan mengagumkan.

Sepintas lega hatinya. Merasa nikmat. Tetapi bertambah gusar jiwanya. Closingnya tetap saja membuat hidupnya tidak tenang.

Mulailah kembali memproduksi rasa penyesalan yang diperbaharui. Di rapikan disana sini. Diperindah. Dipercantik. Kembali “seandainya” jadi andalan. Seandainya dulu tidak begitu, sekarang pasti tidak begini.

Bumbu penyesalan muncul lagi. Akhir episode dari semua ini adalah depresi, stress dan gusaran jiwa yang tidak menenangkan hati. Bahkan ada yang bunuh diri, atau membunuh. Ngeri.

Na’udzubillahi min dzalik. Jangan deh. Jangan terjadi pada kita. Nikmat sesaat yang mengundang malapetaka.

“Seandainya” itu pintu setan. Bahkan pintu gerbang yang paling empuk untuk setan masuk ke dalam diri kita. Lalu dengan leluasa memainkan hati dan pikiran kita. Mengobrak abrik jiwa kita. Dan meluluhkan lantahkan seluruh sendi-sendi kehidupan kita.

Indikasinya orang yang terperangkap setan ini, merasa terhibur sejenak, nikmat sejenak, lega sejenak, tetapi gusar dan runyam hidupnya berkepanjangan.

Ingat, ketika kita sedang bicara, “Seandainya dulu tidak begitu, sekarang pasti tidak begini” itu namanya kita sok tahu. Kok tahu akan begini. Setan semakin getol memainkan hati kita dengan memutar kembali masa silamnya.

Benar kata baginda Nabi, Sesungguhnya, kalimat lauw (seandainya) membawa kepada perbuatan setan.”

Jadilah pribadi yang tangguh.

Agar setan tak berpengaruh

(Selanjutnya baca buku “Menjadi Pribadi Tangguh” karya Hidayat Abu Salma/ Umar Hidayat) [Ln]

Tags: 'Seandainya' Itu Pintu SetanNasihatPintusetan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cantik Luar Dalam Menurut Teteh Peggy Melati Sukma

Next Post

Sambut Ramadan, HaKa Resto Hadirkan Nusantara Delight untuk Berbuka Puasa

Next Post
Sambut Ramadan, HaKa Resto Hadirkan Nusantara Delight untuk Berbuka Puasa

Sambut Ramadan, HaKa Resto Hadirkan Nusantara Delight untuk Berbuka Puasa

Hukum Menjual Produk Kecantikan

Tren Make up Wedding dan Ramadan Terkini Versi MUA Profesional

6 Tempat Buka Bersama Yogyakarta yang Instagramable

6 Tempat Buka Bersama Yogyakarta yang Instagramable

  • 15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3479 shares
    Share 1392 Tweet 870
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7948 shares
    Share 3179 Tweet 1987
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2900 shares
    Share 1160 Tweet 725
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    604 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4128 shares
    Share 1651 Tweet 1032
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4442 shares
    Share 1777 Tweet 1111
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1129 shares
    Share 452 Tweet 282
  • Hikmah Awet Muda ala Ashabul Kahfi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Salimah Bogor Resmikan Empat Pimpinan Cabang Baru Sekaligus

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga