• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 2 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Rasulullah Mengajarkan Kita untuk Memiliki Jiwa Humor yang Sehat

12/01/2026
in Khazanah, Unggulan
Rasulullah Mengajarkan Kita untuk Memiliki Jiwa Humor yang Sehat

Foto: Pixabay

66
SHARES
511
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HUMOR merupakan bagian dari interaksi manusia yang dapat menciptakan suasana nyaman dan mempererat hubungan sosial. Dalam konteks pendidikan dan pembinaan umat, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memberikan teladan bahwa senda gurau yang sehat dapat digunakan sebagai sarana komunikasi yang efektif, selama tetap berada dalam batas kewajaran dan nilai kebenaran.

Senda gurau yang dilakukan secara tepat mampu menghadirkan suasana yang kondusif dalam ruang belajar, halaqah, maupun pertemuan lainnya.

Humor yang sehat dapat mengurangi kejenuhan dan ketegangan yang dirasakan oleh peserta, sehingga mereka lebih siap menerima pelajaran.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memanfaatkan humor sebagai selingan yang meringankan suasana, tanpa mengalihkan perhatian dari tujuan utama pembelajaran atau pesan yang hendak disampaikan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Namun demikian, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam juga menegaskan pentingnya menjaga batas dalam bercanda.

Humor yang berlebihan dapat menghilangkan kewibawaan dan mengurangi nilai manfaat dari sebuah majelis ilmu.

Oleh karena itu, senda gurau tidak dijadikan sebagai tujuan, melainkan sebagai sarana pendukung agar proses penyampaian ilmu dan nasihat tetap berjalan secara efektif dan bermakna.

Teladan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menunjukkan bahwa humor harus berlandaskan kejujuran dan kebenaran. Dalam beberapa riwayat, beliau bercanda dengan para sahabat menggunakan ungkapan yang benar secara makna, meskipun disampaikan dengan cara yang ringan dan mengundang senyum.

Rasulullah Mengajarkan Kita untuk Memiliki Jiwa Humor yang Sehat

Diceritakan, seorang laki-laki datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam lalu berkata, “Ya Rasulallah, bawalah aku.”

Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab, “Aku akan membawamu di atas anak unta.”

Lelaki itu bertanya (penuh heran), “Bagaimana aku akan dibawa oleh seekor anak unta?”

Kemudian Nabi menjawab, “Bukankah unta itu dilahirkan dalam bentuk anak
unta?”

Candaan tersebut tidak mengandung kebohongan, tidak menyakiti perasaan, serta tidak merendahkan martabat orang lain.

Dalam kisah lain, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam juga menunjukkan kepekaan emosional ketika bercanda.

Ketika candaan berpotensi disalahpahami, beliau segera memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan kesedihan.

Baca juga: 4 Cara Mengendalikan Diri saat Marah ala Rasulullah

Dalam sebuah riwayat diceritakan, seorang nenek datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan berkata, “Ya Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar saya dimasukkan kedalam surga.”

Rasulullah menjawab, “Wahai nenek sesungguhnya surga itu tidak akan dimasuki oleh orang-orang tua.”

Hasan berkata, “Nenek itu pergi sambil menangis.” Kemudian Rasulullah bersabda, “Beritahulah kepadanya bahwa dia tidak akan masuk surga dalam kondisi nenek-nenek.”

Ketika itu juga disampaikan firman Allah yang berbunyi:

اِنَّآ اَنْشَأْنٰهُنَّ اِنْشَاۤءًۙ  ۝٣٥ 

فَجَعَلْنٰهُنَّ اَبْكَارًاۙ ۝٣٦

عُرُبًا اَتْرَابًاۙ ۝٣٧

“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung. Dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan. Penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (QS. Al-Waqiah: 35-37).

Hal ini mencerminkan bahwa humor yang sehat selalu disertai dengan empati dan tanggung jawab moral.

Secara keseluruhan, teladan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam bersenda gurau mengajarkan bahwa humor dapat menjadi bagian dari metode pendidikan dan komunikasi yang humanis.

Humor yang sehat, jujur, dan proporsional mampu menciptakan suasana yang nyaman, mempererat hubungan, serta mendukung tercapainya tujuan pembelajaran dan pembinaan umat.[Sdz]

Tags: Rasulullah Mengajarkan Kita untuk Memiliki Jiwa Humor yang Sehat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Seniman Pecatu Bali Raih Juara di Ajang 28th International Snow Sculpture Competition di China

Next Post

Masa Iddah Bagi Perempuan, Muslimah Harus Tahu

Next Post
Menghitung Masa Iddah Jika Haid Tidak Teratur

Masa Iddah Bagi Perempuan, Muslimah Harus Tahu

Ubah Air Keruh jadi Air Bersih Layak Minum, ITB Hadirkan Instalasi Pengolahan Air Mobile

Ubah Air Keruh jadi Air Bersih Layak Minum, ITB Hadirkan Instalasi Pengolahan Air Mobile

Pentingnya Mengembangkan Rasa Tanggung Jawab pada Anak

Pentingnya Mengembangkan Rasa Tanggung Jawab pada Anak

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    537 shares
    Share 215 Tweet 134
  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7916 shares
    Share 3166 Tweet 1979
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3448 shares
    Share 1379 Tweet 862
  • Salimah Kota Tangerang Siap Terjun ke Masyarakat Usai Dilantik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Sejumlah Tokoh Luncurkan Petisi Serukan Indonesia Tarik Diri dari Dewan Perdamaian BOP

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    636 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2120 shares
    Share 848 Tweet 530
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga