• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Mengenal Onomatope, Tiruan Bunyi dalam Tulisan

15/01/2022
in Khazanah
Mengenal Onomatope, Tiruan Bunyi dalam Tulisan

Foto: Pexels/Jens Mahnke

385
SHARES
3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Saat membaca novel, pernahkah Sahabat Muslim membaca onomatope atau tiruan bunyi? Contohnya seperti dor, duar, brak, dan semacam itu. Apa pendapat Sahabat setelah membaca tulisan tersebut?

Baca Juga: Macam-macam Gaya Bahasa dalam Tulisan

Mengenal Onomatope, Tiruan Bunyi dalam Tulisan

Apakah makin mudah dalam mengimajinasikan suatu novel atau justru bingung karena tiruan-tiruan bunyi tersebut aneh ketika kita baca?

Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita lihat dulu arti dari onomatope. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), onomatope adalah kata tiruan bunyi, misal ‘kokok’ tiruan bunyi ayam, ‘cicit’ tiruan bunyi tikus, dan banyak lagi.

Tentunya, penggunaan tiruan-tiruan ini akan membuat tulisan kita jauh lebih hidup sehingga menarik bagi pembaca.

Akan tetapi, penggunaan onomatope juga tidak semudah sekadar memasukkan bunyi-bunyi yang kita yakini.

Gunakanlah tiruan bunyi yang memang sudah lazim di telinga masyarakat. Jangan hanya sekadar memakai perasaan kita.

Contoh, masyarakat lazim dengan bunyi ‘dor’ sebagai suara tembakan. Maka, kita bisa gunakan.

Contoh lain, ketika buku jatuh dari atas meja, kita menuliskan tiruan bunyinya dengan ‘pak’ karena kita merasa saat buku jatuh dari ketinggian, maka begitulah bunyinya.

Namun, ternyata lazimnya di masyarakat bunyi lazim untuk buku jatuh adalah ‘brak’. Maka, yang harus kita gunakan adalah brak.

Kalau kita nulis ‘pak’, pembaca bisa saja kebingungan itu bunyi apa. Jadi intinya, dalam penggunaan onomatope harus berhati-hati.

Usahakan untuk cari tiruan-tiruan bunyi yang lazim agar kita bisa menghidupkan suasana cerita melalui onomatope.

Jangan sampai justru pembaca kebingungan karena kita menulis tiruan bunyi-bunyi yang aneh bagi mereka. [Cms]

Tags: OnomatopeTiruan bunyi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Penolakan Terkadang Menyelamatkan Kita

Next Post

Kelebihan Pengelolaan Dokumen Digital Dibanding Fisik

Next Post
Kelebihan Pengelolaan Dokumen Digital Dibanding Fisik

Kelebihan Pengelolaan Dokumen Digital Dibanding Fisik

Merenungi Definisi Al-Qur’an

Merenungi Definisi Al-Qur'an

Pola Hidup Sehat untuk Penderita Diabetes

Pola Hidup Sehat untuk Penderita Diabetes

  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    213 shares
    Share 85 Tweet 53
  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9284 shares
    Share 3714 Tweet 2321
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4205 shares
    Share 1682 Tweet 1051
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4787 shares
    Share 1915 Tweet 1197
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11746 shares
    Share 4698 Tweet 2937
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2468 shares
    Share 987 Tweet 617
  • Kemendiktisaintek Gandeng BAZNAS Perluas Akses Beasiswa dan Pemberdayaan Masyarakat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga