• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 9 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Melawan Arus

08/12/2018
in Khazanah
67
SHARES
516
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Oleh: Edgarhamas

ChanelMuslim.com–Seringkah kita merasa lelah justru ketika mendengar apa kata manusia?

Seperti dikisahkan Luqman dan putranya, yang suatu hari ketika anaknya menaiki keledai dan melewati sebuah perkampungan. Penduduk kampung berseloroh, “Dasar anak tak tahu diri, enak-enak naik keledai tapi ayahnya jalan kaki!”

Ketika ayahnya yang menaiki keledai, tetap saja orang-orang berkomentar, “Bapak tak sayang anak! Kasihan anaknya jalan kaki, kok bapaknya enak-enak naik keledai.”

Ketika keduanya naik keledai, masih lagi mereka berkomentar sinis, “Kasihan keledainya! Dasar bapak dan anak tidak sayang binatang…”

Ketika bapak dan anak ini berjalan kaki menuntun keledai, lagi-lagi mereka pedas berseloroh, “Ada keledai kok tidak dinaiki, bagaimana sih bapak dan anak ini?!”

***

Kata-kata manusia seringkali bermaksud ingin berkomentar, tapi jatuhnya malah membuat kita kesal. Melaju fokus dalam jenjang pendidikan, ditanya, “Kapan nikah?” Ketika sudah menikah malah dikomentari, “Lho, kok, nikah cepat? Nanti studi bagaimana?”

Menikah muda dibilang korban media akun dakwah, menikah tua dibilang tidak laku-laku, makanya cari seadanya. Punya anak banyak diprotes tidak taat negara, punya anak sedikit dituduh tak paham ajaran agama. Astaghfirullah, kata-kata manusia memenuhi jagat memori kita dengan keduniaan yang sungguh melelahkan.

Kita perlu melawan arus. Kata-kata dan komentar itu tercipta karena kita sendiri pun memang memasang telinga untuk mendengarnya. Akhirnya kita malah didikte oleh apa kata orang, dan lupa pada tujuan mulia yang sejatinya telah kita komitmen sejak permulaan. Ingat ini: kita memiliki buku sejarah sendiri, jangan biarkan orang lain yang mendiktenya.

Tak usah buang waktu untuk menjawab secara diplomatis apa-apa yang mereka komentari, sebab memang itulah tabiat manusia suka mencari-cari titik hitam di kertas putih. “Just remember, they’ll criticize the process but praise the results.”

Pada akhirnya yang benar-benar menang di akhir kisah adalah yang teguh pada pendiriannya, namun tetap mendengarkan nasihat orang-orang berilmu lagi saleh akhlaknya. Jangan benar-benar menutup telinga. Tapi, jangan juga buka selebar-lebarnya.

27 September 2018
[ind]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Muslim Malaysia Gelar Aksi Himpunan 812 Tolak Penghapusan Hak Istimewa Bangsa Melayu

Next Post

Belajar Kreatif dan Menyenangkan di SD Islam Permata Hati

Next Post

Belajar Kreatif dan Menyenangkan di SD Islam Permata Hati

Kesalahan Komunikasi Orangtua terhadap Anak

Relawan Dompet Dhuafa Meriahkan International Volunteer Anticorruption Camp 2018

  • Wisata Minat Khusus di Kulon Progo, Yogyakarta

    Wisata Minat Khusus di Kulon Progo, Yogyakarta

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Siswa SMA Islam PB Soedirman Bangun Perusahaan Mini di Desa Cibunian, Warga Sambut Antusias Bazar Murah

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8356 shares
    Share 3342 Tweet 2089
  • Kandungan Kosmetik Berbahaya yang Dilarang BPOM

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3768 shares
    Share 1507 Tweet 942
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2237 shares
    Share 895 Tweet 559
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Uang Itu Belakangan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4283 shares
    Share 1713 Tweet 1071
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5109 shares
    Share 2044 Tweet 1277
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga