• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 28 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Kegigihan Qomariyatus Sholihah dalam Pendidikan Hingga Menjadi Guru Besar Termuda Indonesia

01/02/2016
in Khazanah
188
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

qomariyatus

Chanelmuslim.com – Islam menganjurkan setiap muslim untuk menuntut ilmu. Tidak menyerah dalam menuntut ilmu. Dan hal itulah yang dilakukan oleh Qomariyatus Sholihah, yang menjadi guru besar termuda di Indonesia.

Ia menjadi guru besar termuda pada bidang kesehatan masyarakat di Indonesia dalam usia 36 tahun 11 bulan dengan gelar Prof. Dr Qomariyatus Sholihah Amd hyp ST MKes. Perjuangannya menyelesaikan S3 hingga dapat meraih gelar sebagai dokter termuda tidaklah mudah. Dukungan dari suami dan anak-anaklah yang membuatnya tidak terus menyerah.

Saat menempuh studi S3 di Universitas Brawijaya Malang, ia membawa serta putrinya yang berusia 3 tahun saat itu. setiap hari berangkat kuliah ia mengantarnya ke sekolah yang tidak jauh dari kampus Univ. Brawijaya. Sementara suaminya bekerja di Kalimantan untuk mencari nafkah dan untuk membantu biaya kuliah S3, karena beasiswa dari pemerintah tentu tidak cukup untuk membiayai keseluruhan kebutuhan kuliah dan penelitian.

Suatu waktu memang ia harus mengorbankan waktu libur bersama keluarga untuk dapat menyelesaikan tugas. Demi untuk menyelesaikan studinya ia harus banyak membuat penelitian, tulisan, buku/teks, tetapi semua itu dilakukannya tidak hanya semata sebagai tugas. Ia berharap semua yang telah disusunnya baik tulisan dan penelitian dapat bermanfaat bagi orang banyak.

Jenjang pendidikan secara maraton ditempuh Qomariyatus, tanpa mengenal lelah. Penelitian demi penelitian telah ia geluti sebagai upaya pengembangan dunia pendidikan dan beberapa pelatihan diikutinya untuk menambah wawasan dan pengalaman ilmiah.

Sejak semula meraih rekor dalam bidang pendidikan adalah salah satu motivasi Prof. Qomariyatus dalam menempuh pendidikan. Beliau ingin menunjukkan bahwa perempuan dapat menggapai pencapaian tertinggi dalam dunia ilmiah dan pendidikan.

Selain itu ia pun ingin mendobrak paradigma yang selama ini dipahami masyarkat bahwa seorang profesor identik dengan seorang yang,tua dengan rambut yang sudah memutih, mengenakan kacamata dan kebanyakan seorang laki-laki. Proses pendidikan yang panjang membuat dosen-dosen wanita mengalami kesulitan untuk meraihnya. Selain tugas sebagai seorang pendidik di akademik, juga sebagai ibu dan istri.

“Sebagai perempuan kita juga berhak untuk mendapatkan apa yang kaum laki-laki dapatkan, namun bukan untuk menyaingi atau merendahkan kaum laki-laki, namun kita dapat berjalan bersama dengan saling mendukung,” ujarnya dalam wawancara yang dikutip dari beritabanjarmasin.com.

Ia berpesan bahwa sebagai perempuan jangan takut untuk berkembang, untuk belajar, untuk mencari tahu, untuk berpendapat, untuk berpikir, dan berbicara selama itu masih dalam koridor yang tepat. Sampaikan lah semua yang kita ingin katakan dan lakukan dengan cara yang tepat, sehingga apa yang dituju dapat tercapai. (w)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ada Jejak Mushadeq di Gafatar

Next Post

Menuntut Ilmu pun Ada Adabnya

Next Post
Belajar dari Kegigihan Ibnu Hajar Menuntut Ilmu

Menuntut Ilmu pun Ada Adabnya

Inggris, Negara dengan Tingkat Ibu Menyusui Terendah di Dunia

8 Tahapan Mengatur Kemarahan pada Istri agar Tak Berujung KDRT

Ratakan Warna Kulit dengan Bahan Alami ini

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    545 shares
    Share 218 Tweet 136
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8523 shares
    Share 3409 Tweet 2131
  • 3 Resep Olahan Daging Sapi Recommended Dicoba

    530 shares
    Share 212 Tweet 133
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    452 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4361 shares
    Share 1744 Tweet 1090
  • Perbedaan Air Mani dan Madzi

    245 shares
    Share 98 Tweet 61
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    232 shares
    Share 93 Tweet 58
  • 15 Tahun Menebar Berkah, Yayasan Bunyaanun Marshush Salurkan Qurban di Gunungsari Bogor

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    231 shares
    Share 92 Tweet 58
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga