• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Jangan Tunggu Menjadi Baik Baru Mendekat kepada Allah

06/09/2026
in Khazanah
Jangan Tunggu Menjadi Baik Baru Mendekat kepada Allah

Sumber: Pixabay

67
SHARES
519
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ADA satu bisikan yang sering membuat seseorang terus menunda hijrah. Bukan karena ia tidak ingin berubah, tetapi karena merasa dirinya belum pantas mendekat kepada Allah. Ia berkata, “Nanti kalau sudah lebih baik, aku akan rajin shalat. Kalau sudah berhenti dari maksiat, baru aku mulai membaca Al-Qur’an.” Padahal, cara berpikir seperti inilah yang justru menjauhkan kita dari rahmat-Nya.

Kebenarannya adalah kita tidak perlu menunggu hati menjadi baik untuk datang kepada Allah. Justru hati akan menjadi baik ketika kita memilih mendekat kepada-Nya. Ibarat orang yang sedang sakit, ia tidak menunggu sembuh untuk pergi ke dokter. Ia datang berobat agar memperoleh kesembuhan. Begitu pula hati manusia; obatnya adalah mengingat Allah.

Baca Juga: 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

Jangan Tunggu Menjadi Baik Baru Mendekat kepada Allah

Mungkin hari ini membaca Al-Qur’an masih terasa berat. Baru membuka mushaf beberapa menit saja pikiran sudah ke mana-mana. Tidak apa-apa. Mulailah dengan satu halaman, bahkan beberapa ayat. Yang Allah cintai bukan banyaknya amalan yang dilakukan sekaligus, melainkan amalan yang terus dijaga dengan istiqamah.

Begitu juga dengan shalat. Ada kalanya kita berdiri menghadap kiblat, tetapi hati belum benar-benar khusyuk. Jangan jadikan itu alasan untuk meninggalkannya. Khusyuk bukan syarat agar kita boleh shalat, melainkan buah dari shalat yang terus diperbaiki. Semakin sering kita hadir memenuhi panggilan Allah, semakin lembut pula hati yang selama ini terasa keras.

Lalu bagaimana jika dosa terasa terlalu banyak? Jawabannya tetap sama: perbanyak istighfar. Setan ingin kita percaya bahwa dosa kita lebih besar daripada ampunan Allah. Padahal, rahmat Allah jauh lebih luas daripada kesalahan hamba-Nya. Selama nyawa belum sampai di tenggorokan dan matahari belum terbit dari barat, pintu taubat masih terbuka.

Perubahan besar hampir selalu dimulai dari langkah yang kecil. Satu ayat yang dibaca hari ini, dua rakaat yang tidak ditinggalkan, satu istighfar yang diucapkan dengan tulus—semuanya adalah tanda bahwa kita sedang berjalan pulang menuju Allah.

Jadi, jangan menunggu menjadi sempurna untuk beribadah. Tidak ada manusia yang benar-benar tanpa dosa. Datanglah kepada Allah dengan segala kekurangan yang kita miliki, karena Dia tidak menunggu kita suci untuk menerima taubat. Dia hanya menunggu kita mau kembali.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

“Dan bertaubatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.” (QS. An-Nur: 31)

Tags: Jangan Tunggu Menjadi Baik Baru Mendekat kepada Allah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Multiple Sclerosis Bisa Pengaruhi Kelemahan Anggota Tubuh

Next Post

Teman Seperjalanan seperti Ibn Bathutah

Next Post
Teman Seperjalanan seperti Ibn Bathutah

Teman Seperjalanan seperti Ibn Bathutah

Ketahui Perbedaan Teh Hijau dan Matcha

Ketahui Perbedaan Teh Hijau dan Matcha

Evaluasi Diri Sebagai Proses Perbaikan Diri

Evaluasi Diri Sebagai Proses Perbaikan Diri

  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9566 shares
    Share 3826 Tweet 2392
  • Masjid Apung An-Nur Resmi Dibuka Jadi Ikon Wisata Religi Baru di Jakarta

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Wakaf Warrior Perluas Kolaborasi dengan Menggandeng Tiga Bank Syariah dan AWQAF Dental di ISEF 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Biden akan Pertahankan Kedutaan Besar AS di Yerusalem

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Menemukan Kebahagiaan dalam Kesederhanaan Hidup

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Salimah Tulungagung Berbagi Tips Menua dengan Bahagia

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pemerintahan Biden akan Mengatur Ulang Hubungan dengan Palestina

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga