• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 15 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Jangan Mudah Melaknat Sesama Muslim

19/06/2026
in Khazanah, Unggulan
Jangan Mudah Melaknat Sesama Muslim

Jangan Mudah Melaknat Sesama Muslim (foto: pixabay)

106
SHARES
819
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Jangan mudah melaknat sesama muslim.⁣ Sangat baik mengingatkan maupun memperingatkan manusia agar tidak jatuh pada perbuatan syirik,

termasuk yang dimungkinkan terjadi dalam ziarah kubur. Tetapi menempatkannya secara adil dan seimbang juga sangat penting. ⁣⁣

Baca Juga: Mengenal Li’an, Ketika Suami Menuduh Istrinya

Jangan Mudah Melaknat Sesama Muslim

Oleh: Ustaz Muhammad Fauzil Adhim

⁣⁣⁣⁣Namanya ‘Abdullah. Ia berjuluk Keledai (Himar). Ia suka membuat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam tertawa. Nabi shallallahu alaihi wa sallam telah berulang kali mencambuknya karena ia mabuk.

Suatu hari, ia ditangkap lagi dan Nabi shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan agar dia dicambuk. Maka salah seseorang berkata, “Ya Allah laknatlah dia, betapa sering ia menjalani hukuman cambuk ini.”⁣⁣
⁣⁣
RasuluLlah shallallahu alaihi wa sallam pun berkata:

⁣⁣
لَا تَلْعَنُوهُ فَوَاللَّهِ مَا عَلِمْتُ إِنَّهُ يُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ⁣⁣
⁣⁣

“Janganlah kalian melaknat dia, demi Allah, setahuku dia mencintai Allah dan rasul-Nya.” (HR. Bukhari).⁣⁣
⁣⁣
Kalian dengar perkataan Nabi Shallallahu alaihi wa sallam? Jangan melaknat. Padahal laki-laki itu sudah sangat jelas kesalahannya. Ia kecanduan khamr, sedangkan meminum khamr termasuk dosa besar.

Tetapi ‘Abdullah, nama laki-laki itu, masih menunjukkan kecintaannya kepada Allah dan rasul-Nya. Maka, ia tidak boleh dilaknat. Khamr memang terlaknat, baik bagi peminum, pembuat maupun penjualnya.

Tetapi laknat itu tidak ditujukan langsung kepada orang per orang. ⁣⁣
⁣⁣

Perhatikan pula perkataan beliau Shallallahu alaihi wa sallam tentang ‘Abdullah. Didahului dengan sumpah, wallahi (demi Allah), beliau shallallahu alaihi wa sallam kemudian menyatakan,

“Setahuku, dia mencintai Allah dan rasul-Nya.” Alangkah santun beliau. Dan alangkah berbeda sebagian orang di masa sekarang yang mengaku mengikuti sunnah beliau shallallahu alaihi wa sallam

dengan mudah menetapkan keburukan atas diri seseorang, sekelompok orang bahkan suatu kaum serta memastikan tuduhan ke atas mereka dan melaknatnya.⁣⁣
⁣⁣
Sama-sama bernama ‘Abdullah, sangat berbeda dengan ‘Abdullah Al-Qasimi. Ia memiliki pengetahuan yang sangat luas dalam agama ini, hafal Al-Qur’an semenjak kecil,

menguasai tafsir dan sejarah serta berbagai cabang keilmuan lainnya. Ia banyak menghasilkan karya, tetapi ada yang luput dari perhatiannya, yakni suka menyanjung diri dengan menulis syair tentang dirinya.

Ia juga sangat tajam perkataannya terhadap orang-orang berziarah kubur dengan menyatakan mereka melakukan kesyirikan.

Sangat baik mengingatkan maupun memperingatkan manusia agar tidak jatuh pada perbuatan syirik, termasuk yang dimungkinkan terjadi dalam ziarah kubur.

Tetapi menempatkannya secara adil dan seimbang juga sangat penting. ⁣⁣
⁣⁣

‘Abdullah Al-Qasimi kelak mati dalam keadaan murtad. Ia mati sebagai atheis. Bukan sekadar kafir.

Ia mati di Mesir tanggal 9 Januari 1996 dengan gelar The Godfather of Arab Atheism alias tokoh atheis paling berpengaruh di dunia Arab.⁣⁣
⁣⁣
Alangkah mengerikan akhir hidupnya, mengingatkan kita kepada sebuah hadis yang juga berkenaan dengan laknat.⁣⁣
⁣⁣
Dari sahabat Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

⁣⁣
إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا لَعَنَ شَيْئًا صَعِدَتِ اللَّعْنَةُ إِلَى السَّمَاءِ فَتُغْلَقُ أَبْوَابُ السَّمَاءِ دُونَهَا، ثُمَّ تَهْبِطُ إِلَى الْأَرْضِ فَتُغْلَقُ أَبْوَابُهَا دُونَهَا، ثُمَّ تَأْخُذُ يَمِينًا وَشِمَالًا، فَإِذَا لَمْ تَجِدْ مَسَاغًا رَجَعَتْ إِلَى الَّذِي لُعِنَ، فَإِنْ كَانَ لِذَلِكَ أَهْلًا وَإِلَّا رَجَعَتْ إِلَى قَائِلِهَا⁣⁣
⁣⁣

“Jika seorang hamba melaknat sesuatu, maka laknat itu akan naik ke langit, dan tertutuplah pintu-pintu langit di bawahnya. Kemudian laknat itu akan turun lagi ke bumi, namun pintu-pintu bumi telah tetutup.

Laknat itu kemudian bergerak ke kanan dan ke kiri. Jika tidak mendapatkan tempat berlabuh, ia akan menghampiri orang yang dilaknat, jika orang itu memang layak dilaknat.

Namun jika tidak, maka laknat itu akan kembali kepada orang yang melaknat.” (HR. Abu Dawud). ⁣⁣

Baca Juga: 64 Dosa-Dosa yang Dianggap Biasa

Bersebab Melaknat, Seseorang Dapat Terkena Laknat
⁣⁣

Melaknat sesuatu saja sudah besar keburukannya. Apalagi melaknat sesama muslim yang mereka bukan peminum khamr.

Bersebab melaknat, seseorang dapat terkena laknat yang ia ucapkan sendiri apabila sesuatu yang bahkan “hanyalah” angin atau hewan tunggangan tidak layak mendapat laknat.

Apalagi melaknat muslimin yang beribu-ribu jumlahnya dan mereka sedang mengalami penindasan luar biasa, melaknat dan menetapkan tuduhan kepada mereka sangatlah besar keburukannya.

Karena itulah, kita perlu berlindung dari mereka yang bermudah-mudah melaknat, bermudah-mudah menuduh. Keduanya, yakni melaknat dan menuduh, ibarat dua sisi mata uang.

Ringan di lisan maupun ujung jempol saat share, tetapi setiap laknat maupun tuduhan akan kembali kepada dirinya sendiri apabila yang dilaknat maupun dituduh tidak layak mendapatkan laknat maupun tuduhan.⁣⁣
⁣⁣
Pertanyaannya, bagaimanakah kalian dapat memastikan kerusakan iman pada sangat banyak orang tanpa pernah duduk bersama,

mengetahui kehidupannya secara langsung dari tiap-tiap yang terkena tuduhan dan laknat? Padahal Usamah bin Zaid saja saat tetap mengayunkan pedangnya ketika musuh tiba bersyahadat.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menegurnya dengan keras sebab ia merupakan kesalahan fatal, tetapi itu tidak menjadikan Usamah bin Zaid terhapus jalannya meraih kemuliaan.

Bahkan Usamah bin Zaid yang kelak ditunjuk oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjadi panglima perang di saat beliau shallallahu alaihi wa sallam mendekati wafatnya.⁣⁣
⁣⁣
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam itu ma’shum. Beliau terjaga dari berbuat dosa. Selain beliau, tidak ada yang ma’shum.

Tetapi mengapa manusia yang berkemungkinan memiliki dosa sangat banyak bertindak seolah-olah lebih ma’shum daripada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam?

Padahal, sekali lagi, tidak ada yang ma’shum selain para nabi. Artinya, sesudah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tidak ada lagi orang yang ma’shum.[ind]

Tags: jangan mudah melaknat sesama muslim
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tujuh Tips Menjaga Kesehatan Mental untuk Kesejahteraan Hidup

Next Post

Tips Merawat dan Menjaga Kesehatan Wajah Secara Alami

Next Post
Tips Merawat dan Menjaga Kesehatan Wajah Secara Alami

Tips Merawat dan Menjaga Kesehatan Wajah Secara Alami

Mengenal Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)

Stress Masalah Keluarga? Coba 11 Langkah Ini

Akulturasi Budaya China dan Indonesia Terjadi Berabad-Abad Lalu

Akulturasi Budaya China dan Indonesia Terjadi Berabad-Abad Lalu

  • Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

    Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Beberapa Penyebab Rambut Tipis Mudah Lepek

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9322 shares
    Share 3729 Tweet 2331
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    835 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Beberapa Tips Memilih Tas yang bisa Dipakai di Berbagai Aktivitas

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    504 shares
    Share 202 Tweet 126
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4226 shares
    Share 1690 Tweet 1057
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4803 shares
    Share 1921 Tweet 1201
  • Doa Nabi Musa AS untuk Jodoh dan Pekerjaan yang Mengajarkan Keteguhan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Inilah Negara Penghafal Qur’an Terbanyak

    514 shares
    Share 206 Tweet 129
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga