ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Selasa, 29 September 2020 | 12 Safar 1442 H
Login
Register

 


 
 
 
 
KHAZANAH

Hari-Hari Utama dan Istimewa dalam Islam (Bag. 2)

03 August 2020 11:15:01
Hari-Hari Utama dan Istimewa dalam Islam (Bag. 2)
Foto: Freepik

oleh: Ustaz Farid Nu'man Hasan

ChanelMuslim.com - Hari-hari istimewa dan utama dalam Islam - tertera dalam Sunnah- sangatlah banyak. Maka, cukuplah kaum muslimin dengan hari-hari tersebut, tidak usah ditambah dengan lainnya seperti valentine, Aprilmop, atau hari raya keagamaan selain Islam.

Hari ‘Asyura

'Asyura artinya sekitar sepuluh, dari kata 'asyar, 'asyrah (artinya 10), yaitu tanggal 9, 10, 11 Muharram.

Berikut ini keistimewaannya:

Hari diselamatkannya Nabi Musa ‘Alaihissalam dan Bani Israel dari kejaran Fir’aun dan tentaranya

Dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘Anhuma, katanya:

قدم النبي صلى الله عليه وسلم المدينة فرأى اليهود تصوم عاشوراء.

فقال: " ما هذا؟ " قالوا: يوم صالح، نجى الله فيه موسى وبني السرائيل من عدوهم، فصامه موسى فقال صلى الله عليه وسلم: " أنا أحق بموسى منكم " فصامه، وأمر بصيامه

Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sampai di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa ‘Asyura. Beliau bertanya: “Apa ini?” mereka menjawab: “Ini hari baik, Allah telah menyelamatkan pada hari ini Musa dan Bani Israel dari musuh mereka, maka Musa pun berpuasa.” Maka, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: "Aku lebih berhak terhadap Musa dibanding kalian.” Maka, beliau pun berpuasa dan memerintahkan untuk berpuasa (‘Asyura).” (HR. Muttafaq ‘Alaih)

Hari dianjurkannya berpuasa

Dari Abu Qatadah, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

وَصَوْمُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ إِنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

"Dan berpuasa ‘Asyura, sesungguhnya saya berharap kepada Allah bahwa dihapuskannya dosa setahun sebelumnya.” (HR. Abu Daud  No. 2425, Ibnu Majah No. 1738. Shahih.   Shahihul Jami’ No. 3806)

Berkata Al Hafizh Ibnu Hajar Rahimahullah –setelah merangkum semua dalil yang ada tentang puasa ‘Asyura:

وعلى هذا فصيام عاشوراء على ثلاث مراتب : أدناها أن يصام وحده ، وفوقه أن يصام التاسع معه ، وفوقه أن يصام التاسع والحادي عشر والله أعلم .

Oleh karena itu, puasa ‘Asyura terdiri atas tiga tingkatan:

1. Paling rendah yakni berpuasa sehari saja (tanggal 10)

2. Puasa hari ke-9 dan ke-10

3.  Paling tinggi puasa hari ke-9, 10, dan ke-11. Wallahu A’lam”

(Fathul Bari, 6/280. Lihat juga Fiqhus Sunnah, 1/450)

Secara umum, shaum di bulan Muharram adalah shaum terbaik, berdasarkan hadits dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

أفضل الصيام بعد رمضان شهر الله المحرم

"Puasa paling utama setelah puasa Ramadhan adalah pada bulannya Allah yaitu puasa pada bulan Muharam.” (HR. Muslim No. 1163)

Dulu, puasa Asyura merupakan rutinitas Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, bahkan sebagian ulama mengatakan dulu shaum Asyura adalah wajib, seperti pendapat Imam Abu Hanifah, walau pernyataan ini tdk dibenarkan ulama lainnya. Namun, ketika turun ayat tentang Shaum Ramadhan (2 Hijriyah), shaum Asyura menjadi sunnah atau pilihan saja. Hal itu berdasarkan beberapa riwayat, di antaranya:

عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُنَا بِصِيَامِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ وَيَحُثُّنَا عَلَيْهِ وَيَتَعَاهَدُنَا عِنْدَهُ فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانُ لَمْ يَأْمُرْنَا وَلَمْ يَنْهَنَا وَلَمْ يَتَعَاهَدْنَا عِنْدَهُ

Dari Jabir bin Samurah Radhiallahu 'Anhu telah berkata:

"Dulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kami untuk berpuasa di hari 'Asyura` dan beliau selalu menganjurkan untuk selalu melakukannya, maka ketika puasa Ramadhan diwajibkan, beliau tidak lagi memerintahkan kami, dan tidak pula melarang kami dan tidak pula memperhatikan apakah kami berpuasa atau tidak." (HR. Muslim no. 1908)

Imam Al 'Aini berkata:

اتفق العلماء على أن صوم عاشوراء الآن سنة وليس بواجب واختلفوا في حكمه أول الإسلام

Para ulama sepakat bahwa sekarang puasa Asyura adalah sunnah, bukan kewajiban, tapi mereka berbeda pendapat tentang hukumnya dimasa awal Islam. (Dikutip Imam 'Ubaidullah Ar Rahmani Al Mubarkafuri, Mir'ah Al Mafatih, 7/97)

Demikian. Wallahu a'lam.[ind]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
hari-hari utama dan istimewa dalam islam (bag. 2)
 
BERITA LAINNYA
 
 
KHAZANAH
07 November 2018 21:59:24

Mendidik, Bukan Sekadar Menyayangi

 
 
KHAZANAH
13 August 2020 08:00:01

Anak adalah Investasi Paling Berharga

Senandung Akbar
 

 
 
TERBARU
 
cmm market
 
 
TERPOPULER
 
 
Pelatihan Menulis Oase Chanel Muslim
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284