• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 28 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Gaya Jalan Sang Khalifah

26/04/2025
in Khazanah, Unggulan
Gaya Jalan Sang Khalifah

foto: pixabay

114
SHARES
874
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

RUPANYA, gaya jalan seorang pemimpin, sang khalifah Umar ibn Abdil Aziz menarik perhatian pada zamannya. Sang khalifah yang bergelar Khulafaur Rasyidin kelima itu menjadi standar keanggunan waktu itu.

Ustaz Salim A. Fillah dalam tulisan lamanya, pada 17 Agustus 2017, mengisahkan tentang gaya jalan sang khalifah.

Selain takwa dan keadilannya, apa yang paling menarik dari seorang lelaki yang digelari Khulafaur Rasyidin kelima itu? Gaya jalannya.

“Adalah para gadis”, demikian ‘Abdullah ibn ‘Abdil Hakam merekam dalam karyanya yang bertajuk ‘Al Khalifatul ‘Adil’, “menjadikan gaya jalan ‘Umar ibn ‘Abdil ‘Aziz itu sebagai ukuran keanggunan dan pesona.

“Mereka berupaya keras melatihnya agar bisa serupa dan membanggakannya. Inilah lenggang dan liuk langkah penuh gaya ala pemuda kebanggaan Bani ‘Umayyah.”

Unik. Tetapi bagi sang peletak gaya, lenggang itu justru sangat mengganggu.

“Hai Muzahim”, begitu ‘Umar selalu berpesan kepada bekas budak yang kini diangkat jadi menteri utamanya,

“Tegur aku jika gaya jalanku seperti itu lagi. Sungguh aku bertekad tuk meninggalkannya. Aku harus bisa mengubahnya.”

“Maka aku akan kelelahan untuk mengingatkanmu ya Amiral Mukminin”, ujar Muzahim terkekeh.

“Kulihat, engkau telah mampu meninggalkan semua bagian kehidupanmu di masa lalu; kekayaan, kemewahan, kemegahan, dan kenikmatannya, kecuali… Kecuali dalam caramu melangkahkan kaki.”

‘Umar tertunduk. Air matanya menggenangi pelupuk. “Aku takut. Sungguh takut”, dia bergumam geram-geram, “Itu termasuk cara jalan angkuh yang dibenci Allah.”

Baca Juga: Ilmu dan Etika Berjalan Beriringan

Gaya Jalan Sang Khalifah

Selalu ada yang tersisa dari masa lalu yang ingin kita tinggalkan. Selalu ada yang tertinggal dari pribadi lampau yang hendak kita lupakan.

Sebab kita manusia, perubahan yang paling tajam dan menyeluruh pun masih akan meninggalkan sudut-sudut bergeming. Atau setidaknya, bekas-bekas yang tak tuntas.

Di situlah peran kawan hijrah kita; untuk saling mengingatkan dan menjaga agar bersama terus menanjak menuju keluhuran di sisi-Nya.[ind]

 

Tags: Gaya Jalan Sang Khalifah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menghormati Adat Pernikahan yang Sesuai dengan Syariat

Next Post

Perbedaan Haji Furoda, Haji Khusus dan Haji Reguler

Next Post
Perbedaan Haji Furoda, Haji Khusus dan Haji Reguler

Perbedaan Haji Furoda, Haji Khusus dan Haji Reguler

Ibadah suami dalam pekerjaan rumah tangga

Ibadah Suami dalam Pekerjaan Rumah Tangga

Kenali Rukhsah dalam Haji yang Berikan Kemudahan Bagi Jemaah

Kenali Rukhsah dalam Haji yang Berikan Kemudahan Bagi Jemaah

  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    448 shares
    Share 179 Tweet 112
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    530 shares
    Share 212 Tweet 133
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8516 shares
    Share 3406 Tweet 2129
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2175 shares
    Share 870 Tweet 544
  • 3 Resep Olahan Daging Sapi Recommended Dicoba

    526 shares
    Share 210 Tweet 132
  • Menghina Allah dalam Hati

    524 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Bacaan Doa Iftitah sesuai Sunnah Rasulullah

    239 shares
    Share 96 Tweet 60
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4357 shares
    Share 1743 Tweet 1089
  • Membaca Inni Wajjahtu Wajhiya dalam Doa Iftitah juga Sunnah

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    229 shares
    Share 92 Tweet 57
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga