• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 28 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Empat Tingkatan Manusia dalam Menghadapi Musibah

20/07/2025
in Khazanah
Empat Tingkatan Manusia dalam Menghadapi Musibah
88
SHARES
678
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

APA saja tingkatan manusia dalam menghadapi musibah? Ketika musibah datang menghampiri, bagaimana respons kita? Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah berkata :

اﻟﻨﺎﺱ ﺇﺯاء اﻟﻤﺼﻴﺒﺔ ﻋﻠﻰ ﺩﺭﺟﺎﺕ:

Dalam menghadapi musibah, manusia terdiri dari beberapa derajat:

اﻷﻭﻟﻰ: اﻟﺸﺎﻛﺮ. اﻟﺜﺎﻧﻴﺔ: اﻟﺮاﺿﻲ. اﻟﺜﺎﻟﺜﺔ: اﻟﺼﺎﺑﺮ. اﻟﺮاﺑﻌﺔ: اﻟﺠﺎﺯﻉ.

Pertama: Orang yang bersyukur,
Kedua: Orang yang ridho,
Ketiga: Orang yang bersabar,
Keempat: Orang yang berkeluh Kesah

Baca Juga: Kalau Kamu Masih Berpikir Musibah itu Hukuman, Kamu Harus Baca Ini

Empat Tingkatan Manusia dalam Menghadapi Musibah

ﺃﻣﺎ اﻟﺠﺎﺯﻉ: ﻓﻘﺪ ﻓﻌﻞ ﻣﺤﺮﻣﺎ، ﻭﺗﺴﺨﻂ ﻣﻦ ﻗﻀﺎء ﺭﺏ اﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ اﻟﺬﻱ ﺑﻴﺪﻩ ﻣﻠﻜﻮﺕ اﻟﺴﻤﻮاﺕ ﻭاﻷﺭﺽ، ﻟﻪ اﻟﻤﻠﻚ ﻳﻔﻌﻞ ﻣﺎ ﻳﺸﺎء.

Adapun orang yang berkeluh kesah, maka dia telah melakukan sesuatu yang diharamkan dan kecewa dengan ketentuan Robb semesta alam yang di tangan-Nya lah kerajaan langit dan bumi. Dia memiliki kekuasaan, Dia melakukan apa yang Dia kehendaki.

ﻭﺃﻣﺎ اﻟﺼﺎﺑﺮ: ﻓﻘﺪ ﻗﺎﻡ ﺑﺎﻟﻮاﺟﺐ، ﻭاﻟﺼﺎﺑﺮ: ﻫﻮ اﻟﺬﻱ ﻳﺘﺤﻤﻞ اﻟﻤﺼﻴﺒﺔ، ﺃﻱ ﻳﺮﻯ ﺃﻧﻬﺎ ﻣﺮﺓ ﻭﺷﺎﻗﺔ، ﻭﺻﻌﺒﺔ، ﻭﻳﻜﺮﻩ ﻭﻗﻮﻋﻬﺎ، ﻭﻟﻜﻨﻪ ﻳﺘﺤﻤﻞ، ﻭﻳﺤﺒﺲ ﻧﻔﺴﻪ ﻋﻦ اﻟﺸﻲء اﻟﻤﺤﺮﻡ، ﻭﻫﺬا ﻭاﺟﺐ.

Adapun orang yang bersabar, maka sungguh dia telah menunaikan kewajiban. Orang yang sabar adalah orang yang memikul musibah tersebut, yaitu dia melihat bahwa musibah itu pahit, berat, sulit, dan dia tidak menyukai terjadinya musibah itu.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Namun, dia tetap memikulnya dan menahan dirinya dari sesuatu yang diharamkan. Dan ini adalah wajib.

ﻭﺃﻣﺎ اﻟﺮاﺿﻲ: ﻓﻬﻮ اﻟﺬﻱ ﻻ ﻳﻬﺘﻢ ﺑﻬﺬﻩ اﻟﻤﺼﻴﺒﺔ، ﻭﻳﺮﻯ ﺃﻧﻬﺎ ﻣﻦ ﻋﻨﺪ الله ﻓﻴﺮﺿﻰ ﺭﺿﺎ ﺗﺎﻣﺎ، ﻭﻻ ﻳﻜﻮﻥ ﻓﻲ ﻗﻠﺒﻪ ﺗﺤﺴﺮ ﺃﻭ ﻧﺪﻡ ﻋﻠﻴﻬﺎ؛ ﻷﻧﻪ ﺭﺿﻲ ﺭﺿﺎ ﺗﺎﻣﺎ، ﻭﺣﺎﻟﻪ ﺃﻋﻠﻰ ﻣﻦ ﺣﺎﻝ اﻟﺼﺎﺑﺮ. ﻭﻟﻬﺬا ﻛﺎﻥ اﻟﺮﺿﺎ ﻣﺴﺘﺤﺒﺎ، ﻭﻟﻴﺲ ﺑﻮاﺟﺐ.

Adapun orang yang rida, maka dia adalah orang yang tidak mempedulikan musibah ini, dan dia melihat bahwa musibah ini dari sisi Allah, lalu dia rela-menerima dengan kerelaan yang sempurna, dan tidak ada dalam hatinya rasa sedih atau penyesalan terhadap musibah itu karena dia rela-menerima dengan kerelaan yang sempurna.

Dan tingkatannya lebih tinggi dari tingkatan orang yang sabar. Oleh karena inilah, sikap ridho itu disukai (mustahab) dan bukan wajib.

ﻭاﻟﺸﺎﻛﺮ: ﻫﻮ ﺃﻥ ﻳﺸﻜﺮ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻫﺬﻩ اﻟﻤﺼﻴﺒﺔ. ﻭﻟﻜﻦ ﻛﻴﻒ ﻳﺸﻜﺮ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻫﺬﻩ اﻟﻤﺼﻴﺒﺔ ﻭﻫﻲ ﻣﺼﻴﺒﺔ؟

Dan orang yang bersyukur adalah orang yang bersyukur kepada Allah atas musibah ini. Namun, bagaimana bisa dia bersyukur kepada Allah atas musibah ini padahal itu adalah penderitaan?

Maka, jawabannya ada dari dua sisi:

اﻟﻮﺟﻪ اﻷﻭﻝ: ﺃﻥ ﻳﻨﻈﺮ ﺇﻟﻰ ﻣﻦ ﺃﺻﻴﺐ ﺑﻤﺎ ﻫﻮ ﺃﻋﻈﻢ، ﻓﻴﺸﻜﺮ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﺃﻧﻪ ﻟﻢ ﻳﺼﺐ ﻣﺜﻠﻪ، ﻭﻋﻠﻰ ﻫﺬا ﺟﺎء اﻟﺤﺪﻳﺚ:

SISI PERTAMA : Hendaknya dia memandang kepada orang yang diberi musibah yang lebih besar, maka dia bersyukur kepada Allah karena dia tidak ditimpa musibah yang seperti itu. Dan atas hal ini, ada sebuah hadits:

ﻻ ﺗﻨﻈﺮﻭا ﺇﻟﻰ ﻣﻦ ﻫﻮ ﻓﻮﻗﻜﻢ، ﻭاﻧﻈﺮﻭا ﺇﻟﻰ ﻣﻦ ﻫﻮ ﺃﺳﻔﻞ ﻣﻨﻜﻢ، ﻓﺈﻧﻪ ﺃﺟﺪﺭ ﺃﻻ ﺗﺰﺩﺭﻭا ﻧﻌﻤﺔ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻜﻢ

“Janganlah kalian melihat pada orang yang diatas kalian, dan lihatlah pada orang yang dibawah kalian, karena itu lebih layak agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah atas kalian.” (HR. Bukhori dan Muslim)

اﻟﻮﺟﻪ اﻟﺜﺎﻧﻲ: ﺃﻥ ﻳﻌﻠﻢ ﺃﻧﻪ ﻳﺤﺼﻞ ﻟﻪ ﺑﻬﺬﻩ اﻟﻤﺼﻴﺒﺔ ﺗﻜﻔﻴﺮ اﻟﺴﻴﺌﺎﺕ، ﻭﺭﻓﻌﺔ اﻟﺪﺭﺟﺎﺕ ﺇﺫا ﺻﺒﺮ، ﻓﻤﺎ ﻓﻲ اﻵﺧﺮﺓ ﺧﻴﺮ ﻣﻤﺎ ﻓﻲ اﻟﺪﻧﻴﺎ، ﻓﻴﺸﻜﺮ اﻟﻠﻪ

SISI KEDUA : hendaknya dia mengetahui bahwa dengan sebab musibah ini, akan dihapus kejelekan-kejelekan dan ditinggikan derajat jika bersabar, kemudian apa yang ada di akhirat itu lebih baik dari yang ada di dunia, sehingga dia bersyukur kepada Allah.

ﻭﺃﻳﻀﺎ ﺃﺷﺪ اﻟﻨﺎﺱ ﺑﻼء اﻷﻧﺒﻴﺎء، ﺛﻢ اﻟﺼﺎﻟﺤﻮﻥ، ﺛﻢ اﻷﻣﺜﻞ ﻓﺎﻷﻣﺜﻞ، ﻓﻴﺮﺟﻮ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﺑﻬﺎ ﺻﺎﻟﺤﺎ، ﻓﻴﺸﻜﺮ اﻟﻠﻪ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻭﺗﻌﺎﻟﻰ ﻋﻠﻰ ﻫﺬﻩ اﻟﻨﻌﻤﺔ.

Dan juga, orang yang paling keras musibahnya tiada lain adalah para nabi, kemudian orang-orang shalih, lalu yang semisal itu, lalu yang semisal itu.

Maka dia berharap agar dijadikan sebagai orang shalih dengan sebab musibah itu, sehingga dia bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas nikmat ini.

[Cms/Sdz]

Syarhul Mumti’ shahihfiqih

t.me/bimbingansyariah

Tags: Tingkatan manusia dalam menghadapi musibah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

9 Tanda Mental Kamu Tidak Sehat

Next Post

Belajar Melihat Niat Baik Orang

Next Post
Belajar Melihat Niat Baik Orang

Belajar Melihat Niat Baik Orang

Hukum Meminta Doa dari Orang yang Diberi Sedekah

Hukum Meminta Doa dari Orang yang Diberi Sedekah

Allah Mudahkan Jalan Penuntut Ilmu Menuju Surga

Allah Mudahkan Jalan Penuntut Ilmu Menuju Surga

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1765 shares
    Share 706 Tweet 441
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1688 shares
    Share 675 Tweet 422
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8022 shares
    Share 3209 Tweet 2006
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11184 shares
    Share 4474 Tweet 2796
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2948 shares
    Share 1179 Tweet 737
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4476 shares
    Share 1790 Tweet 1119
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3535 shares
    Share 1414 Tweet 884
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Diskon Tiket Masuk Taman Safari Prigren, Bisa Pesan Melalui WhatsApp

    157 shares
    Share 63 Tweet 39
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga