• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 5 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Dua Pola Kejatuhan Rezim Zalim

13/05/2026
in Khazanah
Israel Bom Lebanon di Hari Pertama Gencatan Senjata

Ilustrasi, foto: edition.cnn.com

69
SHARES
528
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

REZIM zalim di dunia ini pasti akan jatuh. Ada dua pola kejatuhan mereka yang selalu berulang.

Rezim zalim selalu ada dari masa ke masa. Mulai dari masa Nabi Nuh alaihissalam, hingga akhir zaman saat ini.

Pola Kejatuhan masa Sebelum Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam

Hampir semua Nabi dan Rasul selalu berhadapan dengan rezim yang zalim. Allah subhanahu wata’ala menjadikan para rezim zalim ini sebagai ujian misi dakwah para Nabi, dari masa ke masa.

Menariknya, kejatuhan para rezim zalim di masa sebelum Rasulullah dihancurkan melalui fenomena alam. Artinya, Allah subhanahu wata’ala menjadikan faktor alam untuk menghancurkan mereka dan memenangkan misi dakwah para Nabi.

Misalnya, di masa Nabi Nuh alaihissalam, rezim zalim saat itu Allah hancurkan melalui banjir besar. Nyaris tak ada yang tersisa kecuali yang Allah selamatkan melalui bahtera Nabi Nuh.

Kemudian di masa Nabi Ibrahim alaihissalam. Masa itu, rajanya bernama Namrud. Ia adalah raja dari negeri Babilonia yang super power. Nyaris, tak ada kekuatan manusia saat itu yang mampu mengalahkannya.

Menariknya, Namrud dikalahkan oleh seekor lalat yang masuk ke lubang hidungnya. Lalat it uterus berdengung kedalam otak raja zalim itu hingga bertahun-tahun. Ia pun akhirnya tewas.

Di masa Nabi Musa alaihissalam juga seperti itu. Raja zalim itu bernama Firaun. Ia tumbang oleh laut yang terbelah saat sedang mengejar Nabi Musa dan kaumnya yang sedang menyeberangi laut Merah.

Raja-raja zalim yang menghalangi dakwah Nabi Luth, Nabi Soleh, dan lainnya sebelum masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga mengalami hal yang hampir sama. Mereka dikalahkan oleh kekuatan alam melalui kekuasaan Allah subhanahu wata’ala.

Masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam

Raja-raja atau penguasa zalim masih terus ada hingga datangnya Rasulullah, sebagai Nabi akhir zaman. Penutup dari semua Nabi.

Namun, ada perbedaan dalam kekalahan dan kehancuran mereka. Kalau para penguasa zalim sebelum Rasulullah tumbang melalui kekuatan alam, di masa Rasulullah dan sesudahnya tumbang melalui jihad.

Inilah konsep dakwah yang agak berbeda dengan masa sebelum Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Yaitu, kekuatan senjata dan perlawanan fisik.

Tidak heran jika Al-Qur’an memasukkan jihad sebagai bagian dari tiga pilar, yaitu Iman, Hijrah, Jihad. Kezaliman di masa Rasulullah, para sahabat, tabi’in, dan seterusnya; harus ditumbangkan melalui upaya perlawanan fisik dan senjata melalui jihad.

Dari konsep yang agak berbeda inilah, sebagian ulama menyebut bahwa mati syahid dalam jihad fi sabilillah adalah cita-cita tertinggi umat Islam.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Persiapkanlah untuk (menghadapi) mereka apa yang kamu mampu, berupa kekuatan (yang kamu miliki) dan pasukan berkuda. Dengannya, kamu membuat gentar musuh Allah, musuh kamu, dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya…” (QS. Al-Anfal: 60)

Paradigma Perlawanan

Meski begitu, Islam tidak mengajarkan serba kekerasan di semua misi dakwah. Perlawanan dalam jihad merupakan pilihan terakhir atau dalam rangka membela diri dari serangan musuh.

Hal ini menjadikan umat Islam tidak ekstrim kekerasan yang serba keras dan kasar. Islam tetap harus sebagai rahmatan lil ‘alamin.

Di sisi lain, umat Islam juga tidak boleh ‘lembek’: mempasrahkan pipi kanan ketika pipi kiri ditampar musuh. Terlebih lagi ‘lembek’ karena penakut. [Mh]

 

 

Tags: Dua Pola Kejatuhan Rezim Zalim
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Penjelasan Mengenai Fidyah

Next Post

Empat Makna Konsep Diin dalam Islam

Next Post
Aturan Ngaji di Kantor Tidak Menjadikan Orang Bersikap Munafik

Empat Makna Konsep Diin dalam Islam

Hukum Berpegangan Tangan setelah Bertunangan

Makna Pernikahan Sekufu

Simak Itinerary Seharian di Kota Malang

Simak Itinerary Seharian di Kota Malang

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    1546 shares
    Share 618 Tweet 387
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    143 shares
    Share 57 Tweet 36
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9034 shares
    Share 3614 Tweet 2259
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4083 shares
    Share 1633 Tweet 1021
  • Saudi Edu Expo 2026 Usai, Antusias Pengunjung Melonjak Lebih Tiga Kali Lipat

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Kemendikdasmen Buka Pendaftaran UKPPPG hingga 15 Agustus 2026

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4725 shares
    Share 1890 Tweet 1181
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Bahasa Gaul di Era Digital: Kreativitas Anak Muda atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga