• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 24 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Dua Pola Kejatuhan Rezim Zalim

13/05/2026
in Khazanah
Israel Bom Lebanon di Hari Pertama Gencatan Senjata

Ilustrasi, foto: edition.cnn.com

68
SHARES
521
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

REZIM zalim di dunia ini pasti akan jatuh. Ada dua pola kejatuhan mereka yang selalu berulang.

Rezim zalim selalu ada dari masa ke masa. Mulai dari masa Nabi Nuh alaihissalam, hingga akhir zaman saat ini.

Pola Kejatuhan masa Sebelum Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam

Hampir semua Nabi dan Rasul selalu berhadapan dengan rezim yang zalim. Allah subhanahu wata’ala menjadikan para rezim zalim ini sebagai ujian misi dakwah para Nabi, dari masa ke masa.

Menariknya, kejatuhan para rezim zalim di masa sebelum Rasulullah dihancurkan melalui fenomena alam. Artinya, Allah subhanahu wata’ala menjadikan faktor alam untuk menghancurkan mereka dan memenangkan misi dakwah para Nabi.

Misalnya, di masa Nabi Nuh alaihissalam, rezim zalim saat itu Allah hancurkan melalui banjir besar. Nyaris tak ada yang tersisa kecuali yang Allah selamatkan melalui bahtera Nabi Nuh.

Kemudian di masa Nabi Ibrahim alaihissalam. Masa itu, rajanya bernama Namrud. Ia adalah raja dari negeri Babilonia yang super power. Nyaris, tak ada kekuatan manusia saat itu yang mampu mengalahkannya.

Menariknya, Namrud dikalahkan oleh seekor lalat yang masuk ke lubang hidungnya. Lalat it uterus berdengung kedalam otak raja zalim itu hingga bertahun-tahun. Ia pun akhirnya tewas.

Di masa Nabi Musa alaihissalam juga seperti itu. Raja zalim itu bernama Firaun. Ia tumbang oleh laut yang terbelah saat sedang mengejar Nabi Musa dan kaumnya yang sedang menyeberangi laut Merah.

Raja-raja zalim yang menghalangi dakwah Nabi Luth, Nabi Soleh, dan lainnya sebelum masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga mengalami hal yang hampir sama. Mereka dikalahkan oleh kekuatan alam melalui kekuasaan Allah subhanahu wata’ala.

Masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam

Raja-raja atau penguasa zalim masih terus ada hingga datangnya Rasulullah, sebagai Nabi akhir zaman. Penutup dari semua Nabi.

Namun, ada perbedaan dalam kekalahan dan kehancuran mereka. Kalau para penguasa zalim sebelum Rasulullah tumbang melalui kekuatan alam, di masa Rasulullah dan sesudahnya tumbang melalui jihad.

Inilah konsep dakwah yang agak berbeda dengan masa sebelum Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Yaitu, kekuatan senjata dan perlawanan fisik.

Tidak heran jika Al-Qur’an memasukkan jihad sebagai bagian dari tiga pilar, yaitu Iman, Hijrah, Jihad. Kezaliman di masa Rasulullah, para sahabat, tabi’in, dan seterusnya; harus ditumbangkan melalui upaya perlawanan fisik dan senjata melalui jihad.

Dari konsep yang agak berbeda inilah, sebagian ulama menyebut bahwa mati syahid dalam jihad fi sabilillah adalah cita-cita tertinggi umat Islam.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Persiapkanlah untuk (menghadapi) mereka apa yang kamu mampu, berupa kekuatan (yang kamu miliki) dan pasukan berkuda. Dengannya, kamu membuat gentar musuh Allah, musuh kamu, dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya…” (QS. Al-Anfal: 60)

Paradigma Perlawanan

Meski begitu, Islam tidak mengajarkan serba kekerasan di semua misi dakwah. Perlawanan dalam jihad merupakan pilihan terakhir atau dalam rangka membela diri dari serangan musuh.

Hal ini menjadikan umat Islam tidak ekstrim kekerasan yang serba keras dan kasar. Islam tetap harus sebagai rahmatan lil ‘alamin.

Di sisi lain, umat Islam juga tidak boleh ‘lembek’: mempasrahkan pipi kanan ketika pipi kiri ditampar musuh. Terlebih lagi ‘lembek’ karena penakut. [Mh]

 

 

Tags: Dua Pola Kejatuhan Rezim Zalim
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Penjelasan Mengenai Fidyah

Next Post

Empat Makna Konsep Diin dalam Islam

Next Post
Aturan Ngaji di Kantor Tidak Menjadikan Orang Bersikap Munafik

Empat Makna Konsep Diin dalam Islam

Lima Kelebihan Busana Berbahan Linen untuk Iklim Tropis Indonesia

Lima Kelebihan Busana Berbahan Linen untuk Iklim Tropis Indonesia

Hukum Berpegangan Tangan setelah Bertunangan

Makna Pernikahan Sekufu

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8716 shares
    Share 3486 Tweet 2179
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11494 shares
    Share 4598 Tweet 2874
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3923 shares
    Share 1569 Tweet 981
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3428 shares
    Share 1371 Tweet 857
  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    213 shares
    Share 85 Tweet 53
  • Doa untuk Para Muzakki

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Hanya Islam yang Pantas Pimpin Palestina

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Warna Coklat Susu

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2244 shares
    Share 898 Tweet 561
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga