• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 16 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Cerita tentang Polisi dan Maling

17/07/2022
in Khazanah
Belajar Gaul dengan Tetangga (3)

Ilustrasi, foto: braincharm.com

104
SHARES
800
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

POLISI dan maling itu tidak pernah damai. Polisi berada di barisan kebenaran. Sementara maling ada di barisan kejahatan.

Dalam film-film jaman baheula, polisi dan maling tidak pernah berdamai. Keduanya saling bermusuhan. Di mana ada polisi, di situ tidak ada maling.

Film pun terus berkembang. Bukan hanya teknologinya, tapi juga bagaimana ceritanya. Semakin era keterbukaan bergulir, cerita dalam film lebih mendekati kenyataan aslinya.

Dalam film kekinian pula, akhirnya publik bisa menyaksikan sosok polisi dan maling dalam wajah yang lain. Ada yang disebut kemasan sindikat, mafia, dan lainnya.

Dalam kemasan sindikat dan mafia, polisi dan maling tidak selalu bermusuhan. Seperti halnya politik, ada adagium yang dipegang, ‘Tidak ada musuh abadi. Yang ada, kepentingan abadi.’ Begitu pun cerita film tentang polisi dan maling.

Polisi dan maling, diceritakan, bersatu dalam satu kepentingan yang sama: kepentingan atau keuntungan. Bentuknya apalagi kalau bukan uang.

Jadi, film menggambarkan seolah ada institusi dalam institusi. Ada institusi resmi, ada yang tidak resmi. Yang resmi seperti yang dipahami publik atau penonton, sementara yang tidak resmi itulah yang menarik.

Dalam institusi yang tidak resmi, anak buah bisa berfungsi sebagai atasan dan atasan menjadi bawahan. Tergantung dari kesepakatan dengan pihak kedua, yaitu maling. Karena dunia maling tidak peduli dengan pangkat, yang penting loyalitas atau kesetiaan.

Film juga menceritakan tentang dinamikanya. Antara lain, polisi diuntungkan dengan setoran yang besarnya bisa berlipat-lipat dari gaji resmi. Sementara maling diuntungkan dengan adanya keamanan dan kenyamanan dalam nyolong.

Ya, namanya juga film. Ada awalnya, ada ketegangannya, dan ada juga cerita akhirnya. Cerita akhirnya biasanya dengan aksi tembak-tembakan.

Siapa yang dimenangkan dari cerita akhir itu? Nah, ini tergantung lagi dengan versi filmnya. Kalau film yang edisi lama, biasanya klise: yaitu polisi baik yang menang dan para maling pun kalah.

Namun di versi terbaru, ceritanya lebih kreatif. Tidak ada polisi baik yang menang, dan tidak juga para maling yang kalah. Yang menang adalah pihak ketiga yang sejak awal memang ‘memainkan’ kebobrokan itu untuk kepentingan diri dan kelompoknya yang lebih besar.

Siapakah pihak ketiga itu? Dalam film Hollywood yang berlatar belakang Amerika, pihak ketiga itu biasanya para politisi licik. Bisa dari kalangan parlemen yang merupakan perpanjangan partai, bisa juga top eksekutif yang haus kekuasaan.

Semua itu hanya dalam cerita film. Semoga tidak pada cerita aslinya. [Mh]

 

Tags: Cerita tentang Polisi dan Maling
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Layakkah Sifat Pelupa Sebagai Alasan Tidak Menghafal Al-Quran?

Next Post

DPRD Jawa Barat Siap Advokasi Penerimaan Siswa Baru Jenjang SMA

Next Post
DPRD Jawa Barat Siap Advokasi Penerimaan Siswa Baru Jenjang SMA

DPRD Jawa Barat Siap Advokasi Penerimaan Siswa Baru Jenjang SMA

Hukum Imam Membaca Mushaf dalam Shalat

Hukum Imam Membaca Mushaf dalam Shalat

Salimah Kabupaten Bogor Gelar Sekolah Pranikah Usia Remaja

Salimah Kabupaten Bogor Gelar Sekolah Pranikah Usia Remaja

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    499 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9113 shares
    Share 3645 Tweet 2278
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    679 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1197 shares
    Share 479 Tweet 299
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11688 shares
    Share 4675 Tweet 2922
  • Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Tuntunan Rasulullah

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Manfaat Air Cucian Beras untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Bikin Kulit Lebih Sehat?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4401 shares
    Share 1760 Tweet 1100
  • Tips Menyimpan Bawang Merah agar Tidak Cepat Busuk

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga