ISLAM memberikan perhatian besar terhadap kebersihan, kesehatan, dan higienitas sebagai bagian dari kehidupan seorang Muslim.
Kebersihan tidak hanya dipandang sebagai kebiasaan baik, tetapi juga menjadi bagian dari ibadah dan syarat sahnya beberapa amalan, seperti shalat.
Seorang Muslim diwajibkan menjaga kebersihan diri melalui berbagai cara, seperti bersuci setelah buang air, berwudhu sebelum shalat, dan mandi wajib dalam kondisi tertentu, misalnya setelah hubungan suami istri.
Selain itu, menjaga kebersihan gigi dan tubuh juga sangat dianjurkan.
Hal ini menunjukkan bahwa Islam tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga pada kesejahteraan fisik.
Mukmin yang sehat dan kuat lebih mampu menjalankan tugas keagamaannya serta memberi manfaat bagi orang lain.
Berikut ini beberapa hadits yang berkaitan dengan kesehatan dan kebersihan beserta periwayatnya:
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
1. Kebersihan sebagai bagian dari iman
Dari Abu Malik Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Kesucian adalah separuh dari iman.”
(HR. Muslim)
2. Anjuran menggunakan miswak
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi ﷺ bersabda:
“Miswak itu membersihkan mulut dan mendatangkan keridaan Allah.”
(HR. An-Nasa’i dan Ibnu Khuzaimah; disahihkan oleh Al-Albani)
3. Miswak sebelum salat
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Seandainya tidak memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka bersiwak setiap hendak salat.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)
4. Kebersihan termasuk fitrah manusia
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda:
“Lima perkara termasuk fitrah: khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, dan memendekkan kumis.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)
10 Hadits tentang Kesehatan dan Kebersihan dalam Islam
5. Amalan kebersihan di hari Jumat
Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barangsiapa mandi pada hari Jumat dengan baik, bersuci, memakai pakaian terbaik, menggunakan wewangian, lalu datang ke masjid tanpa mengganggu orang lain, maka diampuni dosa-dosanya antara Jumat itu dan Jumat sebelumnya.”
(HR. Ibnu Majah; disahihkan oleh Al-Albani)
6. Larangan mengotori lingkungan
Dari Mu’adz radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Hindarilah tiga hal yang mendatangkan laknat: buang air di tempat orang berteduh, di jalan, dan di sumber air.”
(Hadis hasan, diriwayatkan dan disahihkan oleh Al-Albani)
7. Membersihkan jalan sebagai sedekah
Dari Abu Dzar Al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda:
“Menyingkirkan gangguan dari jalan adalah sedekah.”
(HR. Al-Albani dalam riwayat sahih)
Baca juga: Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan
8. Anjuran berobat
Dari Usamah bin Syarik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
“Berobatlah kalian, karena Allah tidak menurunkan penyakit kecuali Dia juga menurunkan obatnya, kecuali satu penyakit, yaitu tua.”
(HR. Abu Dawud; disahihkan oleh Al-Albani)
9. Mukmin yang kuat lebih dicintai
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, dan pada keduanya terdapat kebaikan…”
(HR. Muslim)
10. Larangan makan berlebihan
Dari Al-Miqdam bin Ma’dikarib radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda:
“Tidak ada wadah yang diisi manusia lebih buruk daripada perutnya…”
Beliau juga menjelaskan bahwa sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk napas.
(HR. Ahmad dan At-Tirmidzi; disahihkan oleh Al-Albani)
Hadits-hadits di atas menunjukkan bahwa Islam sangat menekankan pentingnya kebersihan dan kesehatan, baik secara pribadi maupun lingkungan.
Dengan menjaga tubuh dan lingkungan tetap bersih serta sehat, seorang Muslim dapat menjalankan ibadah dengan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi orang lain.[Sdz]




