PRESTASI membanggakan kembali diraih oleh siswa-siswi SMA Jakarta Islamic School (JISc) yang lolos kampus dalam dan luar negeri.
Sejumlah siswa berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi ternama, baik di dalam negeri maupun luar negeri melalui jalur talent scouting serta perolehan Letter of Acceptance (LoA) dari kampus internasional.
Untuk penerimaan dalam negeri, sebanyak 13 siswa JISc dinyatakan lolos seleksi UI Talent Scouting 2026 di Universitas Indonesia.
Mereka diterima di berbagai program studi unggulan, di antaranya Teknik Perkapalan, Psikologi, Bisnis Islam, Ekonomi Islam, Teknik Sipil, hingga Arsitektur.
Baca juga: Public Speaking Bukan Tentang Sempurna, Melainkan Keterampilan yang Terus Dilatih di SMA JISc
Siswa SMA Jakarta Islamic School Lolos Kampus Dalam dan Luar Negeri Lewat Jalur Talent Scouting

Nama-nama siswa tersebut antara lain Adrian Dhanish, Brianna Athifah, Shafira Chairunnisa, Lintang Pramatyo, Haidar Lingga, M. Afdhal Adrian, Nadinda Syifa, Najla Muntaza, Omar Malik, Ken Raka Deva, Danish Nadim, Evolette Putri, dan Azalea.
Keberhasilan ini menjadi bukti kualitas akademik serta potensi siswa JISc yang mampu bersaing di salah satu universitas terbaik di Indonesia melalui jalur prestasi.
Tidak hanya di dalam negeri, prestasi juga ditorehkan di kancah internasional. Beberapa siswa JISc berhasil memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dari kampus luar negeri ternama.
Brianna Athifah diterima di University of British Columbia, Kanada, serta Adelaide University di Australia. Sementara itu, Sabina Camila Adinda berhasil mendapatkan LoA dari Bond University di Gold Coast, Queensland, Australia.
Prestasi serupa juga diraih oleh Hanan Rabbani Arifin yang diterima di College of International Management (APM) dan Asia Pacific University (APU) yang berafiliasi dengan Ritsumeikan University di Jepang.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa siswa JISc tidak hanya unggul secara akademik di tingkat nasional, tetapi juga mampu menembus persaingan global.
Jalur talent scouting dan penerimaan LoA menjadi salah satu bukti bahwa potensi, bakat, serta konsistensi belajar siswa dapat membuka peluang besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kerja keras para siswa serta dukungan orang tua dan guru yang terus membimbing selama proses pendidikan.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan berani mengejar peluang, baik di dalam maupun luar negeri. [Din]





