KEMAMPUAN berbahasa Inggris sekaligus kepedulian terhadap budaya lokal kembali ditunjukkan oleh siswa Primary Jakarta Islamic School (JISc).
Melalui sebuah presentasi yang menarik, seorang siswi kelas Primary 6 berhasil menjelaskan sejarah dan keunikan Kue Akar Kelapa, salah satu jajanan tradisional khas Betawi yang telah menjadi bagian dari warisan kuliner Indonesia.
Dengan percaya diri, siswi tersebut memaparkan karakteristik Kue Akar Kelapa yang memiliki tekstur renyah, cita rasa manis, serta bentuk unik menyerupai akar pohon kelapa.
Penyampaian materi dilakukan menggunakan bahasa Inggris yang baik, mencerminkan kemampuan komunikasi sekaligus pemahaman terhadap budaya Indonesia.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang mengintegrasikan kemampuan akademik dengan pelestarian budaya.
Siswa Primary JISc Kenalkan Kue Akar Kelapa Betawi Lewat Presentasi Berbahasa Inggris
Melalui presentasi bertema kuliner tradisional, peserta didik tidak hanya berlatih berbicara di depan umum, tetapi juga belajar mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.
“Crunchy, sweet, and full of tradition! Listen to how beautifully this Primary 6 student explains the story behind Kue Akar Kelapa, a classic Betawi snack that never goes out of style. Good job, girl!” menjadi apresiasi yang diberikan atas penampilan siswi tersebut yang dinilai mampu menyampaikan informasi secara komunikatif dan penuh percaya diri.
Pembelajaran seperti ini sejalan dengan komitmen Jakarta Islamic School (JISc) dalam membentuk generasi yang memiliki wawasan global tanpa melupakan akar budaya bangsa.
Dengan mengombinasikan penggunaan bahasa Inggris dan materi tentang budaya lokal, siswa didorong untuk menjadi duta budaya yang mampu memperkenalkan Indonesia di kancah internasional.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebagai The First Integrated International Islamic School, Jakarta Islamic School menerapkan Edexcel Curriculum dari Inggris dan merupakan Official Edexcel Exam Centre.
JISc juga dikenal sebagai sekolah dengan peraih nilai tertinggi di Indonesia untuk Edexcel International GCSE English, sehingga penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu keunggulan yang terus dikembangkan sejak jenjang dasar.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Selain berfokus pada akademik, JISc mengedepankan pengembangan 21st century skills melalui berbagai aktivitas pembelajaran, penguatan Islamic Value dan Program Al-Qur’an, pembiasaan Active English Speaking, serta pengembangan critical and creative thinking dalam suasana belajar yang nyaman dengan kelas kecil berkapasitas maksimal 16 siswa.
Di tingkat Primary, JISc juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengikuti Immersion Program ke Malaysia dan Singapur sebagai bagian dari pembelajaran lintas budaya yang memperluas wawasan internasional sejak dini.
Melalui berbagai program tersebut, JISc terus berkomitmen mencetak generasi berkarakter, berprestasi, serta siap menjadi Leader of the World tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan identitas bangsa. [Din]



